Tampilkan postingan dengan label informasi terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi terkini. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Agustus 2026

Kelakar Menko Pangan ke Kepala BGN: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?


 Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), berkelakar mengenai penurunan berat badan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, saat memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tata Kelola Program MBG yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).


Saat mempersilakan Sudaryono untuk menyampaikan pernyataan ke awak media, Zulhas menyoroti perubahan fisik Sudaryono yang tampak lebih langsing dalam waktu singkatDan saya kira lebih lanjut Pak Kepala BGN silakan. Ini Mas Dar sudah turun berapa kilo nih? Ya ini baru belum sebulan sudah turun berapa kilo saya lihat kok langsing sekali ini," kata Zulhas.Zulhas juga memuji kinerja Kepala BGN serta optimisme lembaganya dalam merapikan program MBG ke depan dalam hitungan bulan.Ini kerjanya luar biasa, anak muda tapi mudah- mudahan lah ya sebulan dua bulan BGN ini bisa kita rapikan dengan baik," ujarnya.


Sudaryono terlihat hanya tersenyum saat mendengar pujian tersebut.Pemerintah menggelar Rapat Koordinasi Terbatas Perbaikan Tata Kelola MBG di Kantor Kementerian Koordinator bidang Pangan, Kamis (6/8/2026).


Dalam rapat tersebut Menko Pangan Zulkifli Hasan memastikan tata kelola SPPG di daerah 3T rampung dalam waktu satu bulan.Lanjutan dari rapat minggu lalu karena target kita ada jangka pendek, jangka pendek itu satu bulan harus ada yang kita selesaikan terutama eh SPPG yang di daerah 3T, yaitu Papua, NTT dan Maluku, yang paling berhak banyak stunting dan seterusnya," ungkapnya.


Sejumlah menteri yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Rembangunan Manusia dan KebudayaanPratikno, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BGN Sudaryono

Rabu, 05 Agustus 2026

Pajak Marketplace Ditunda, Pedagang yang Terlanjur Dipungut Bakal Dapat Pengembalian


 IKPI, Jakarta: Pemerintah resmi menunda implementasi pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi di marketplace yang sudah berlaku 1 Agustus 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat yang dinilai belum pulih sepenuhnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan tersebut belum akan diberlakukan pada bulan ini.

Menurutnya, pemerintah memilih menunda implementasi agar tidak menambah beban pelaku usaha maupun masyarakat di tengah kondisi konsumsi yang masih memerlukan dukungan.

“Penerapan pajak online mungkin kita tunda, enggak Agustus ini mulai berjalan,” ujar Purbaya dalam Media Briefing di Jakarta, Rabu (5/8).

Ia menjelaskan, penundaan tersebut akan dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Selama aturan tersebut belum diterbitkan, ketentuan yang berlaku sebelumnya masih menjadi dasar pelaksanaan.

Purbaya juga memastikan pemerintah akan menyiapkan mekanisme pengembalian apabila terdapat pedagang online yang telah lebih dahulu dipungut pajak oleh marketplace.

“Nanti pasti ada mekanisme untuk mengembalikannya,” kata dia.

Sebelum keputusan penundaan ini diumumkan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menunjuk empat marketplace sebagai pemungut PPh Pasal 22 atas transaksi pedagang online, yakni Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli.

Penunjukan tersebut merupakan pelaksanaan PMK Nomor 37 Tahun 2025 yang mengatur penunjukan penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) sebagai pihak yang memungut, menyetor, dan melaporkan PPh Pasal 22 atas penghasilan pedagang dalam negeri yang berjualan melalui platform digital.

Pemerintah sebelumnya menegaskan bahwa ketentuan tersebut bukan merupakan pengenaan pajak baru, melainkan perubahan mekanisme pemungutan.

Dengan skema baru, kewajiban memungut pajak dialihkan kepada marketplace yang memenuhi persyaratan tertentu, seperti menggunakan rekening escrow dan memiliki nilai transaksi maupun jumlah pengguna sesuai ketentuan yang ditetapkan DJP.

Dalam regulasi tersebut, tarif PPh Pasal 22 ditetapkan sebesar 0,5% dari nilai peredaran bruto yang tercantum dalam dokumen tagihan, di luar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Pajak dipungut pada saat pembayaran diterima melalui marketplace.

PMK Nomor 37 Tahun 2025 juga memberikan pengecualian bagi wajib pajak orang pribadi dengan omzet hingga Rp 500 juta per tahun.

Kelompok tersebut tidak dikenai pemungutan PPh Pasal 22 sepanjang telah menyampaikan surat pernyataan kepada marketplace bahwa omzet tahunannya tidak melebihi batas tersebut. (ds)

Selasa, 04 Agustus 2026

Kejagung Geledah Kantor Don Ritto dan Rumah Nurman Herin di Kasus TPPU Febrie


Tim 9 Kejagung melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Penggeledahan dilakukan di beberapa titik di wilayah Jakarta Selatan dan Depok

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menyebut penggeledahan dilakukan di kantor Don Ritto hingga kediaman Nurman Herin. Lokasi- lokasi tersebut diduga berkaitan dengan aliran aset para tersangka.

"Saat ini, Tim Penyidik juga melakukan penggeledahan yang sedang berlangsung di beberapa tempat yakni kantor tersangka DR (Don Ritto) dan rekan di Jakarta Selatan, serta rumah milik tersangka NH (Nurman Herin) di Kota Depok," kata Anang melalui keterangannya, Senin (3/8/2026).Selain kantor Don Ritto dan rumah Nurman Herin, penyidik menyisir sejumlah kantor perusahaan di Jakarta Selatan, di antaranya kantor PT HI, PT PIS, PT KPE, dan PT SME.

Namun, Anang menyebutkan pihaknya belum bisa merinci apa saja barang bukti atau dokumen yang telah ditemukan oleh penyidik dalam rangkaian penggeledahan tersebut. Sebab, proses penggeledahan masih terus berlangsung hinggakini.

Selain melakukan penggeledahan, lanjut Anang, pada hari yang sama Tim 9 juga memeriksa empat orang saksi yang merupakan karyawan swasta berinisial T, ER, DH, dan HH. Pemeriksaan saksi dan penggeledahan ini bertujuan memperjelas konstruksi perkara serta menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan.

"Seluruh tindakan penyidikan tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran terhadap aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana," tutur Anang.Dia menegaskan seluruh proses hukum dilakukan secara profesional dan akuntabel. Dia berjanji akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan kasus ini.

"Tim penyidik akan terus menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada publik sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-undangan," pungkas Anang.Untuk diketahui, kasus ini merupakan pengembangan setelah Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah (FA), sebagai tersangka TPPU. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik menemukan barang bukti berupa emas seberat 74 kilogram dan uang tunai senilai Rp 543 miliar di kediamannya di kawasan Sentul.

Kejagung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan TPPU tersebut. Dia adalah Nurman Herin (NH), yang diduga kuat terlibat dalam kasus TPPU Febrie.

Ketua Tim 9 sekaligus Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Pengawasan (JAM-Was), Rudi Margono, mengungkapkan praktik TPPU ini diduga dilakukan Febrie selama dia menjabat jaksa maupun saat menduduki posisi struktural di lingkungan Kejaksaan.Selain itu, Febrie terjerat dalam tiga perkara lain di Kejagung. Perkara pertama berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi untuk PT Krakatau Steel. Kedua. berkaitan dengan dugaan tindak

terkait PT ASABRI. Dalam kasus ini, sebelumnya Polri menetapkan Feprie Adriansvan sebagaidugaan Tindak Pidana Korupsi untuk PT Krakatau Steel. Kedua, berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang mengakibatkan blackout.

Terakhir, penyidik juga telah menerbitkan Sprindik terkait dugaan korupsi dan TPPU dalam perkara terkait PT ASABRI. Dalam kasus ini, sebelumnya Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU bersama pihak swasta, Don Ritto (DR), yang ditetapkan sebagai tersangka TPPU.


 

Senin, 03 Agustus 2026

Update Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa: 5 Meninggal, 227 Selamat


 Jumlah korban meninggal dalam musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura kembali bertambah lagi. Berdasarkan pembaruan data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 17.00 WIB, total korban meninggal dunia kini sebanyak 5 orang.


Dilansir detik Jatim, Minggu (2/7/2026), total penumpang dan awak kapal yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat terus bertambah mencapai 227 orang. Dengan demikian total keseluruhan korban yang telah diangkat dari laut maupun dek kapal oleh tim gabungan mencapai 232 orang.

Proses evakuasi massal di perairan terus bergerak dinamis dengan mel sedikitnya sembilan armada kapal r hingga kapal tanker yang bergotong merapat ke titik koordinat musibah.


Berdasarkan data resmi Basarnas pukul 17.00 WIB, berikut rincian sebaran evakuasi korban oleh sembilan kapal penolong di lokasi kejadian:

1. KM Meratus Pematang Siantar: Evakuasi 109 orang selamat dan 2 orang meninggal dunia.

2. TB Hasnur 26: Evakuasi 65 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.

3. KM Transco Arafura: Evakuasi 17 orang selamat.

4. KM Meratus Project 3: Evakuasi 13 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.

5. KM Icon Daniel: Evakuasi 1 orang meninggal dunia.

6. KM Selaras Mas: Evakuasi 7 orang selamat.

7. KM Prakarsa Mas: Evakuasi 7 orang selamat.

8. KM SC Aila XVII: Evakuasi 7 orang selamat.

9. KM British Mentor: Evakuasi 2 orang selamat.

Sabtu, 01 Agustus 2026

Mengenal 3 Kandidat Polisi Berintegritas Hoegeng Awards 2026

 


Acara puncak Hoegeng Awards 2026 akan digelar pada Jumat, 31 Juli. Dalam acara itu akan diumumkan satu sosok polisi teladan sebagai penerima Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Berintegritas.

Malam penganugerahan Hoegeng Awards 2026 akan dilangsungkan mulai pukul 19.00 WIB, Jumat (31/7/2026), di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, dan disiarkan live di detikcom. Penyanyi ternama Tanah Air, Pongki Barata, akan memeriahkan acara malam nanti.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung (CT) akan menghadiri acara tersebut. Para menteri dan pimpinan lembaga negara juga dijadwalkan akan hadir.

Satu dari tiga besar kandidat penerima penghargaan Polisi Berintegritas ini telah dipilih oleh Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026. Ketiganya adalah Kombes Norul Hidayat, Kombes Yimmy Kurniawan, dan Kombes Muhammad Arsal Sahban.

Adapun Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 yaitu Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, M.Psi, Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, S.Psi., ММ, Mantan Plt Pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., anggota Kompolnas Gufron Mabruri, dan Ketua Komisi III DPR, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H.

1. Kombes Muhammad Arsal Sahban

Saat ini, Kombes Arsal menjabat sebagai Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri. Dia dikenal sebagai sosok yang tegas dan berintegritas. Saat menjadi Kapolres Lumajang, Arsal membentuk Tim Cobra untuk menumpas kejahatan seperti begal hingga peredaran narkoba.

Kesaksian tentang ketegasan dan integritas Arsal datang dari mantan anak buahnya di Polres Lumajang. Arsal disebut tidak pandang bulu dan antisuap ketika membongkar sejumlah kejahatan yang melibatkan 'orang penting' serta jaringan besar.

Lewat operasi Tim Cobra, angka kriminalitas di Lumajang turun cukup drastis pada tahun 2019. Semula dalam setahun tercatat 500 lebih kasus, saat Arsal menjabat turun menjadi 312 kasus per tahun dengan penyelesaian kasus 88,46%. Setelah Arsal dimutasi, angka kejahatan di Lumajang kembali naik menjadi lebih dari 500 kasus per tahun.

Kepemimpinan Arsal saat menjadi Kapolres Lumajang dirasakan betul oleh warganya. Bahkan warga mengusulkan Arsal untuk menjadi Bupati Lumajang pada 2024 lalu.

2. Kombes Norul Hidayat

Kombes Norul merupakan Kepala SPN Polda Bangka Belitung sejak akhir tahun 2023. Dia dinilai sebagai sosok pemimpin yang menjunjung kedisiplinan, ketegasan, dan integritas.

Sejumlah anggota SPN Polda Balel, orang tua peserta didik, hingga warga sipil menyebut Norul selalu menekankan pemberantasan pungutan liar, transparansi anggaran, tertib administrasi, serta penegakan aturan di lingkungan pendidikan. la menolak segala bentuk pemberian dari peserta didik maupun pihak lain, dan meminta personel menjaga marwah institusi, serta menindak tegas pelanggaran.

Selain itu, Kombes Norul juga sosok yang sederhana. Pangkat tinggi tidak membuat Norul bergaya mewah. Selama masa kepemimpinannya, ia juga dikenal menghindari kegiatan yang menghabiskan anggaran besar serta mengutamakan penghematan dan efisiensi dana.

Kesederhanaan Norul juga terlihat dari penampilan sehari-hari saat berkebun di SPN Polda Babel. Bahkan pada awal bertugas di SPN, pernah ada peserta didik yang mengira dirinya sebagai tukang kebun.

3. Kombes Yimmy Kurniawan

Saat ini, Kombes Yimmy menjabat Karo SDM Polda Kepulauan Riau. Dia dikenal sebagai sosok yang berintegritas dan sederhana. Kesederhanaannya terlihat dari sikap yang humble, rendah hati, dan tidak suka menonjolkan diri.

Kombes Yimmy merupakan peraih Adhi Makayasa tahun 2000. Teman seangkatannya bersaksi jika Yimmy sosok yang sangat cerdas dan salah satu yang paling menonjol dalam hal intelegensi di angkatannya. Yimmy disebut selalu meraih nomor satu, termasuk saat menempuh pendidikan lanjutan di kepolisian.

Meski memiliki kemampuan akademik yang menonjol, Yimmy tidak pernah menunjukkan sikap ingin pamer. Yimmy justru terlalu humble dibandingkan teman-teman seangkatannya. Yimmy disebut menjaga integritas dan mempertahankan karakter yang sama sejak dulu.

Yimmy dinilai bukan sosok yang ambisius terhadap jabatan. Yimmy tidak menjadikan karir sebagai obsesi dan memilih berkarir secara normal. Namun setiap tugas yang diperoleh, Yimmy selalu mengerjakannya dengan baik dan maksimal tanpa banyak hal lain di luar pekerjaan.

Kamis, 30 Juli 2026

Kepala BGN Tolak Bertemu Mitra hingga Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja, Hindari Fitnah

 

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menolak untuk bertemu pengelola dapur, mitra, ataupun supplier di ruang kerjanya.


"Saya pribadi membatasi orang-orang yang barangkali dia punya dapur, dia mitra, dia supplier-lah, dia entah apalah begitu, saya membatasi untuk tidak saya terima di ruangan saya," ujar Sudaryono saat konferensi pers, di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).Meskipun belum tentu membahas hal-hal yang tidak etis, kata Sudaryono, ia tetap membatasi pertemuan di ruang kerjanya untuk menghindari fitnah.Sekali lagi, belum tentu kalau saya terima itu kemudian saya bicara hal-hal yang tidak etis, tapi kalau saya terima, itu membuat orang menduga- duga. Jadilah yang namanya fitnah," kata dia.Oleh sebab itu, Sudaryono menyediakan Pusat Pelayanan Terpadu di kantor BGN yang diresmikan pada hari ini.


Menurut dia, Pusat Pelayanan Terpadu ini membuktikan komitmen BGN untuk memperbaiki pelayanan sekaligus tata kelola MBG dari penyimpangan dan penyelewengan."Ini menunjukkan komitmen sebagaimana sudah saya sampaikan di awal-awal dulu. Kita ini maunya terang benderang, tidak ada yang sembunyi-sembunyi, tidak ada yang diam-diam, tidak ada yang gelap-gelap, semuanya harus terang benderang," ucap Sudaryono.


Sudaryono menuturkan, ia bersama kedua wakil kepala BGN berupaya untuk menghindari praduga demi mencegah prasangka buruk.Eks Wakil Menteri Pertanian ini juga memperingatkan jajarannya untuk menolak pertemuan diam-diam dengan pihak yang berkepentingan di program MBG.

Di level eselon 1, eselon 2, dan seterusnya, saya larang dengan keras menerima pihak-pihak yang berkepentingan secara gelap-gelap, diam-diam. Semuanya harus direspon dengan cara yang proper, yang baik," kata Sudaryono.


"Saya ingin Badan Gizi ini memiliki standar layanan yang betul-betul andal. Jadi pusat pelayanan terpadu itu adalah tempat curhatnya orang, tempat mengadu orang," ujar dia.

Rabu, 29 Juli 2026

Kiamat Cuaca? Ilmuwan Beri Peringatan Ngeri Soal Ancaman Super El Nino 2026!

 

Fenomena El Nino 2026 terus menunjukkan tanda-tanda penguatan yang sangat cepat. Menurut analisis terbaru yang dirangkum The Weather Channel, kondisi saat ini sudah berada di ambang Super El Nino, yakni kategori El Nino yang paling kuat dan berpotensi memicu cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia.

Dalam pembaruan yang dirilis 23 Juli 2026, para ahli menyebut respons atmosfer kini mulai mengikuti pemanasan laut di Samudra Pasifik tropis. Kondisi ini menjadi salah satu tanda penting bahwa El Nino semakin matang dan dampaknya akan meluas dalam beberapa bulan mendatang.El Nino menguat dengan cepat dan kini mulai mengetuk pintu status Super El Nino yang telah lama diperkirakan, seiring atmosfer mulai merespons pemanasan laut yang berlangsung sangat cepat," demikian laporan yang dikutip dari The Weather Channel.Laporan tersebut menjelaskan bahwa suhu permukaan laut di kawasan Pasifik ekuator meningkat jauh lebih cepat daripada pola El Nino pada umumnya. Pemanasan ini memperkuat interaksi antara laut dan atmosfer sehingga mempercepat perkembangan fenomena tersebut.

Menurut para meteorolog, ketika respons atmosfer semakin kuat, peluang El Nino berkembang menjadi peristiwa yang sangat kuat juga meningkat. "Ketika atmosfer mulai sepenuhnya merespons pemanasan laut, penguatan El Nino biasanya berlangsung lebih cepat dan dampaknya menjadi lebih luas," tulis laporan tersebut.Musim Badai hingga Cuaca Musim Dingin Akan Berubah

The Weather Channel menyebut pengaruh El Nino tidak hanya dirasakan di kawasan tropis. Salah satu dampak pertama yang diperkirakan muncul adalah perubahan aktivitas badai tropis di Samudra Pasifik, sementara pola cuaca musim dingin di belahan Bumi utara juga diprediksi ikut berubah.

Pada fase El Nino yang kuat, wilayah Pasifik timur biasanya mengalami peningkatan pembentukan badai tropis. Sebaliknya, beberapa kawasan lain dapat mengalami musim yang lebih kering, sementara wilayah tertentu berpotensi menerima curah hujan jauh di atas normal.

Fenomena Super El Nino merupakan kejadian yang jarang terjadi. Peristiwa serupa pernah berlangsung pada 1982-1983, 1997-1998, dan 2015-2016. Ketiganya memicu berbagai cuaca ekstrem, mulai dari kekeringan berkepanjangan, banjir besar, gelombang panas, hingga gangguan terhadap produksi pangan di berbagai negara.

Meski begitu, ilmuwan menegaskan bahwa perkembangan El Nino masih terus dipantau. Intensitas akhirnya akan bergantung pada evolusi interaksi antara laut dan atmosfer dalam beberapa bulan ke depan.Namun, tren saat ini menunjukkan fenomena tersebut berkembang jauh lebih cepat dibandingkan pola El Nino biasa sehingga meningkatkan kewaspadaan para peneliti iklim di seluruh dunia.

Minggu, 26 Juli 2026

Tribun Penonton Kejurnas Drift di Purwokerto Ambruk, Sejumlah Penonton Dilarikan ke Rumah Sakit


 Tribun penonton dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Speed Fest di kompeks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ambruk, Minggu (26/7/2026). Akibatnya, sejumlah penonton harus dilarikan ke rumah sakit.

Sejauh ini, belum diketahui jumlah korban dalam peristiwa tersebut. Ambulans hilir mudik

Pantauan di lokasi, hingga pukul 15.30 WIB sejumlah mobil ambulans masih hilir mudik membawa penonton yang mengalami luka-luka ke rumah sakit.Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa ambruknya tribun non-permanen tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, sesaat usai acara dibuka oleh Bupati Banyumas.

Tribun dari rangka besi sepanjang kurang lebih 10 meter itu tiba-tiba ambruk. Tribun yang ambruk yaitu empat baris teratas dari total delapan baris.Dipasang garis polisi

Saat ini, area tribun yang ambruk telah dipasang garis polisi. Sejumlah personel polisi dan TNI tampak berjaga di lokasi.

Untuk diketahui, kejurnas drift ini merupakan putaran ketiga.Event ini berlangsung aelama dua hari, Sabtu- Minggu.

Salah satu pedagang kaki lima yang berada di area belakang tribun, Umi (38) mengatakan, peristiwa tersebut membuat orang di sekitar kaget.

"Sebelum kejadian sempat ada suara engket- engket gitu di tribun, tidak lama kemudian tiba- tiba ambruk," kata Umi.

Sabtu, 25 Juli 2026

Satpam dan Sopir Alphard yang Cekcok di Bundaran HI Sepakat Damai


 Satpam bernama Fiktor Harefa (27) sepakat berdamai dengan sopir mobil Toyota Alphard yang sempat cekcok di kawasan Bundaran HI. Kedua pihak berdamai setelah dimediasi Polsek Metro Menteng.

"Telah dilaksanakan upaya atau mediasi antara pihak pengendara dan saudara Fiktor dari pihak keamanan. Dan yang mana telah disepakati bahwa persoalan perselisihan antara pengemudi dan saudara Fiktor diselesaikan secara kekeluargaan, kedua belah pihak saling memaafkan, mengakui kesalahan dan saling memaafkan," kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Ronald Arnold Rondonuwu kepada wartawan di kantornya, Jumat (24/7/2026).


Braiel menyampaikan proses pelanggaran lalu lintas yang terjadi yakni menerobos lampu merah di kawasan Bundaran HI, tetap dijalani sopir Alphard dan kedua penumpangnya. Termasuk penggunaan pelat nomor tak sesuai peruntukan yang digunakannya.

Jadi saya sampaikan bahwa terkait dugaan pelanggaran lalu lintas dari pengemudi, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti oleh Subdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya," jelas Briel.


"Nanti untuk teknis silakan komunikasikan dengan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya," ungkapnya.Braiel juga menyebutkan sopir maupun kedua penumpang mobil Alphard tersebut merupakan anggota Polisi. Dia mengatakan dugaan arogansi yang dilakukan kini sedang diusut.


Kuasa Hukum Satpam


Kuasa Hukum Fiktor, Wiradarma Harefa menjelaskan, kliennya ingin kasus dengan pengemudi Alphard cepat selesai. Dia mengatakan kliennya turut menyampaikan unek-unek.


"Klien kami, Fictor Harefa, dia pengin bagaimana cepat selesai, dia bekerja, melanjutkan kerjanya seperti biasa. Nah, dari teman-teman dari pengemudi dan penumpang dari kendaraan Alphard juga akan melanjutkan perjuangan untuk bisa menyelesaikan hal-hal yang menurut internal ada hal-hal yang perlu diluruskan atau dicaritahu atau di sini dan segala macam. Itu dari mereka," ucapnya.


"Dan pada akhirnya, dengan apa yang kami lakukan atau yang difasilitasi oleh Pak Kapolsek dan tim di sini, masing-masing telah menerima, semua mengakui bahwa ada kesalahan, ada arogansi yang terjadi pada saat itu spontan. Jadi kepada teman-teman, itu yang terjadi hari ini," sambungnya.Dia mengatakan kliennya juga sudah menganggap peristiwa di Bundaran HI sudah berlalu. Dia mengatakan kedua pihak sudah saling memaafkan.


"Kami anggap bahwa yang lalu sudah berlalu. Bahwa memang ada pernah ada perselisihan? Ya. Tapi dengan apa yang dilakukan sekarang, saling memaafkan satu sama lain, akhirnya mereka menerima pengakuan dan kekhilafan masing-masing," katanya.


Diketahui, percekcokan antara Fiktor Harefa selaku seorang sekuriti dengan pengemudi dan dua penumpang mobil Toyota Alphard terjadi pada Rabu (22/7) siang di pelican cross atau tempat penyeberangan orang Halte Transjakarta Bundaran HI.


Percekcokan itu diduga dipicu adanya tindakan menerobos lampu merah oleh pihak mobil Alphard hingga menimbulkan tindakan penggedoran mobil oleh Fiktor yang saat itu tengah menyeberang.

Kamis, 23 Juli 2026

Sudaryono resmi menjabat Kepala BGN gantikan Nanik Deyang, pengamat sebut 'tidak akan membawa perbaikan'

gambar, Kepala BGN, Sudaryono (tengah); Gubernur Universitas RI, Donny Ermawan Taufanto (kanan); dan Wakil Gubernur Universitas RI, Yos Sunitiyoso (kanan), menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/07).

Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, menggantikan Nanik Deyang, disebut sejumlah pengamat "tidak akan membawa perbaikan apa-apa bahkan bisa lebih buruk" di tengah banyaknya persoalan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Sebabnya, Sudaryono yang sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri pertanian merupakan orang dekat lingkaran Presiden Prabowo. Dia pernah menjadi asisten pribadi Prabowo pada 2010 dan menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra sebelum dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.


"Dia itu politikus, pengusaha, dan dari Partai Gerindra. Dia [ditunjuk] bukan berdasarkan meritokrasi atau capable [mampu], tapi karena nepotisme," ujar Ahli Kebijakan dan Kesehatan Pangan di MBG Watch, Isnawati Hidayah.


Setelah dilantik, Sudaryono mengakui perlu adanya perbaikan dalam tata kelola MBG termasuk transparansi. Lebih dari itu, dia menegaskan dirinya tidak mempunyai dapur MBG atau SPPG. Begitu juga keluarganya.


Apa saja pekerjaan rumah Sudaryono di tengah berbagai masalah yang dialami BGN, termasuk tuduhan korupsi?

Apa alasan Presiden Prabowo memilih Sudaryono?

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono menjadi menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Sudaryono menggantikan Nanik S Deyang, yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Pelantikan Sudaryono digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/07) sore. Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih turut hadir dalam pelantikan Sudaryono.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo, berkata Sudaryono dipilih karena sejak awal mengikuti program MBG sejak masih berbentuk konsep hingga dilahirkan.

Sudaryono, klaimnya, dinilai mengikuti, berdiskusi, menggagas dan mengonsep pelaksanaan tekbis MBG sebagai wamentan.

"Badan Gizi Nasional yang kegiatannya memberikan Makan Bergizi Gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian karena bagaimanapun juga, sumber-sumber bahan baku, sumber-sumber bahan pangan Makan Bergizi Gratis itu di-support dan ditopang dalam ekosistem oleh Kementerian Pertanian," kata Prasetyo, Rabu (22/07)

Mengapa Sudaryono di ragukan ?

Namun, pengamat bersikap skeptis atas pemilihan Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru.

Ahli Kebijakan dan Kesehatan Pangan di MBG Watch, Isnawati Hidayah, meragukan latar belakang Sudaryono yang tidak punya keahlian dalam bidang pemenuhan gizi.

Selain itu, Sudaryono dikenal sebagai "orang dekat" Prabowo di Partai Gerindra.


"Dia itu kan politikus, pengusaha, dan dari Partai Gerindra. Dia dipilih bukan berdasarkan meritokrasi, bukan karena capable [mampu]. Tapi memang nepotisme," ujarnya.

"Kami melihatnya dia ditunjuk karena memiliki jejaring [yang dekat dengan Presiden] seperti Dadan Hindayana dan Nanik Deyang…"


"Mereka memang bukan meritokrasi di bidang itu yang berhubungan dengan pemenuhan gizi anak. Buktinya Ibu Nanik, baru sebulan sudah menyerah," sambungnya.


Melihat posisi Sudaryono, Isnawati menilai sulit bagi pria tersebut untuk mengambil keputusan secara transparan, objektif, dan akuntabel alias tanpa dipengaruhi oleh "kedekatan dan kekuasaan.

gambar, Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sudaryono (kiri) meninjau inovasi pertanian berupa pestisida nabati yang dipamerkan pada kegiatan Temu Tani di Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Direktur Riset Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Askar Wahyudi, sependapat.

Dia berkata, penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN tak lepas dari konflik kepentingan dengan Partai Gerindra yang dia klaim memiliki sebagian besar dapur MBG.

Klaim itu sejurus dengan temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyebut setidaknya ada tujuh yayasan pengelola dapur MBG yang memiliki kaitan dengan individu dari Partai Gerindra.

Itu mengapa, dia tak heran kalau pucuk pimpinan BGN tidak memiliki latar belakang yang berkaitan dengan kesehatan atau gizi.

"Kalau dilihat dari kacamata tata kelola kelembagaan, tidak masuk [penunjukan Sudaryono]," sebut Media Askar.

Apa saja permasalahan yang harus diselesaikan Sudaryono?

Terlepas dari pro-kontra penunjukan Sudaryono, Isnawati Hidayah mengatakan persoalan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) sudah terlalu rumit.

Selain didera pusaran dugaan korupsi yang menyeret sejumlah mantan pejabat BGN seperti Dadan Hindayana, sedari awal lembaga ini tidak punya strategi yang jelas dalam menjalankan programnya.

"Artinya mau seperti apa program makan bergizi gratis di Indonesia dan yang paling penting tata kelolanya sudah salah dari awal," ucap Isnawati.

"Ditambah para pemimpinnya tidak memiliki kepakaran dan meritokrasi di bidang itu."

gambar, Siswa berdoa sebelum menyantap makanan dari porsi makan bergizi gratis (MBG) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Furqan, di Sebatik Tengah, Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (22/7/2026).


Hal lain, BGN tidak pernah melakukan evaluasi dan audit terbuka setelah satu tahun lebih program MBG berjalan. Apalagi di tengah banyaknya kasus dugaan keracunan.

Merujuk laporan Komnas HAM, dalam 1,5 tahun MBG, ditemukan 449 kejadian luar biasa keracunan pangan yang berdampak pada 38.000 orang.

Sementara itu, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat sejak awal tahun 2005 hingga April 2026, terdapat 33.626 pelajar di Indonesia mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program MBG.

"Yang paling basic, evaluasi dan audit. Sudah satu tahun lebih MBG secara serampangan berjalan. Kami masyarakat sipil menginginkan ada evaluasi, katanya saat libur sekolah, tapi faktanya tidak ada perubahan."

Persoalan lain, menurut Media Askar Wahyudi, BGN masih kelimpungan membereskan persoalan dapur-dapur MBG yang lokasinya tidak sesuai dengan kebutuhan.

Untuk diketahui, dari 27.469 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia, jumlah dapur MBG yang beroperasi di wilayah dengan stunting tertinggi seperti Papua tidak sampai 1%.

Bandingkan dengan jumlah SPPG di Jawa dengan angka stunting paling rendah, mencapai 53%.

"Padahal sebetulnya kan, lokasi SPPG itu asal-asalan karena BGN juga. Jadi bukan awalnya SPPG terbentuk karena desain kebijakan yang tepat, tapi afiliasi dan konflik kepentingan," jelas Media Askar.

"Yang penting dapurnya sekian, kemudian partai ini minta jatah. Nah sekarang setahu saya, exit plannya belum ada bagaimana dapur ini ke depan. Terus kalau yang sudah kontrak bagaimana nasibnya."

gambar, Pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ie Masen Ulee Kareng menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Banda Aceh, Aceh, Jumat (17/7/2026).


Masih terkait perkara dapur, Media Askar menilai jika Sudaryono betul-betul ingin membenahi program andalan Presiden Prabowo, maka dia dan lima pejabat baru MBG harus berani menghentikan ribuan dapur milik Polri dan TNI, bahkan yang terafiliasi dengan partai politik.

Sebab, sedari awal pembentukan dapur-dapur itu melanggar aturan terkait pengadaan barang dan jasa.


"Itu salah satu pelanggaran awal terjadi kenapa titik-titik SPPG dimiliki oleh orang-orang yang punya konflik kepentingan. Karena itu harusnya enggak akan terjadi kalau mengikuti aturan. Sedari awal sudah bermasalah, inkonstitusional."


"Sekarang sudah terlanjur hancur," cetusnya.


"Jadi, solusinya, hentikan semua [SPPG bermasalah]. Meskipun, saya rasa enggak mungkin berani secara politik."

Setelah penghentian dapur-dapur yang disebutnya melanggar aturan dan salah sasaran itu, barulah BGN bisa menata ulang lokasi SPPG sesuai kebutuhan dan target penerima manfaat. Semisal di daerah dengan angka stunting tinggi serta wilayah 3T.


Dengan begitu, hitungan Celios, anggaran untuk program MBG hanya membutuhkan Rp67 triliun, bukan Rp287 triliun per tahun.

"Jadi tidak perlu institusi besar seperti BGN untuk pelaksanaan program MBG. MBG bisa dikelola tersentralisasi oleh sekolah, komunitas, puskesmas."

"Itu idealnya, tapi secara politik sepertinya enggak memungkinkan. Melihat pidato Presiden Prabowo kemarin, dia justru merasa diserang," ia menambahkan.

"Kalau sekarang ada lima pimpinan baru mau memperketat keuangan, pengawasan, saya enggak yakin akan efektif. Lagi-lagi soal konflik kepentingan siapa yang punya SPPG."

Sudaryono klaim tidak punya SPPG

Setelah dilantik, Sudaryono berkata penunjukan ini adalah amanah besar yang harus dijalankannya. Sebab, MBG merupakan program besar dan satu dari prioritas Presiden.

"Insyallah saya akan bekerja sebaik mungkin," ucapnya.

Ia kemudian mengakui perlu adanya perbaikan dalam tata kelola MBG termasuk transparansi. Sebagai Kepala BGN, Sudaryono bilang memiliki pekerjaan rumah yang harus diperbaiki dengan dukungan seluruh jajaran BGN dan kabinet.

"Ini anggaran besar dan harus diperuntukkan untuk rakyat, yang tidak transparan dibuat transparan. Yang manual dibuat tidak manual atau digital dan ada record-nya. Yang sembunyi-sembunyi, tidak boleh terjadi dan segalanya harus terang benderang," katanya di Istana Kepresidenan.

gambar, Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sudaryono (kanan) meninjau produk pertanian yang dipamerkan pada kegiatan Temu Tani di Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).


Setiap tetes rupiah dikeluarkan harus sesuai dengan tujuan program, bukan hanya menyediakan makanan tapi gizi yang sesuai dan baik untuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui," sambungnya.


Sudaryono lantas menekankan bahwa nantinya jika ada pihak-pihak yang mengklaim sebagai "orang kepercayaannya" atau keluarganya, maupun sahabatnya namun "menawarkan jasa", ia memastikan hal itu tidak dibenarkan.

Dia bahkan meminta supaya orang tersebut dilaporkan ke aparat penegak hukum.

"Semua yang mengenal saya, minta maaf, barangkali saya tidak memberikan atensi khusus, tidak memberikan prioritas kalau yang dibahas seputar pekerjaan. Saya ingin penyelesaian masalah dan lain-lain dilaksanakan sesuai mekanisme."

Lebih dari itu, dia menegaskan dirinya tidak mempunyai SPPG. Begitu juga keluarganya.

"Enggak ada. Enggak ada (keterlibatan ke SPPG) dan saya tidak punya SPPG, saya tidak punya dapur. Tidak ada keluarga saya yang punya dapur (MBG)," klaimnya.

Apa alasan Nanik Deyang mundur?

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengundurkan diri dari jabatannya. Dia belum genap dua bulan menjalankan jabatannya, setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 8 Juni lalu.

Kabar pengunduran diri Nanik dibenarkan oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Ia menyebut Nanik mundur karena hendak menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ucap Dirga seperti dilansir Kompas.com, Rabu (22/07).

Kepada wartawan, Dirga menyebut Nanik merupakan sosok yang peduli, terutama "ketika melihat rakyat menghadapi ketidakadilan dan kesulitan".

Selama dipercaya memangku jabatan Kepala BGN, klaim Dirga, Nanik telah membongkar masalah di lembaga tersebut dan "meletakkan fondasi perbaikan".

gambar, Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, berjalan saat tiba untuk melakukan audiensi di KPK, Jakarta, Selasa (07/07).


Melalui akun Facebook pribadinya, Nanik Deyang menyatakan akan berangkat ke luar negeri dalam rangka pengobatan jantung, Rabu (22/07). Namun tak jelas, negara mana yang akan dia tuju.

Meskipun sudah tak lagi menjabat, Nanik bilang akan tetap mengawasi implementasi Makan Bergizi Gratis.

"Ini bukan karena saya tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," tulisnya.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya dan Presiden menyetujui. Namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," tulis Nanik.

Nanik berkata akan "tetap berjuang dan mendukung Presiden Prabowo".

Nanik mengeklaim, merujuk rentang 14 tahun dia menjadi pendukung Prabowo, MBG bukan untuk kepentingan politis atau demi Pemilihan Presiden 2029.

Pesan tertulis dengan berbagai klaim

Dalam tulisannya, Nanik membuat berbagai klaim lainnya.

Salah satunya, kata Nanik, meski periode kepemimpinannya di BGN pendek, tapi dia telah meletakkan dasar-dasar perbaikan pada program MBG. Penggantian lima pejabat eselon I yang diambil dari lima kementerian berbeda disebut Nanik sebagai bukti dari klaim ini.

"Saat ini juga sudah dibuat 11 tim untuk melakukan reformasi total di BGN, mulai dari tim refocusing untuk memastikan apakah 62 juta lebih penerima manfaat saat ini tepat sasaran," tulis Nanik.

"Pak Presiden sudah menyetujui agar program MBG lebih ditujukan ke 3B (balita, busui, dan bumil), anak-anak SD-SMP, serta siswa semua tingkatan sekolah di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

"Ada juga tim evaluasi untuk 27.877 SPPG yang sudah operasional, karena tidak semua SPPG memenuhi syarat sesuai petunjuk teknis. Kemudian juga ada tim program MBG di kawasan 3T yang sebagian besar masih sulit dijangkau."

"Insyallah pengganti saya adalah 'adik saya' di mana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang," tulis Nanik.

Nanik dalam pusaran dugaan korupsi MBG?

Pengunduran diri Nanik Deyang terjadi tak lama setelah namanya disebut-sebut dalam pusaran dugaan korupsi MBG yang kini ditangani Kejaksaan Agung.

Mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menuduh Nanik terlibat dalam perubahan nama yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang diduga terafiliasi dengan Nanik.

Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, menyebut kliennya mengungkap tuduhan terkait Nanik saat diperiksa selama kurang lebih 9,5 jam di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, 18 Juni lalu.

"Tadi dalam BAP (berita acara pemeriksaan), Pak Sony menjelaskan NSD (Nanik Sudaryati Deyang) ada merubah-ubah yayasan. Yayasan ini namanya diubah dengan namanya ini, diubah lagi dengan namanya ini, jadi tiga kali mengubah," kata Krisna kepada wartawan

Krisna mengklaim yayasan SPPG yang diduga dimiliki Nanik kini telah berubah nama. Dapur MBG yang dituduhkan Sony itu dituding berada di sejumlah daerah, seperti Bogor dan Madiun.

Krisna, merujuk tuduhan Sony, menyebut perubahan nama yayasan SPPG itu dilakukan tanpa melalui prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Nanik membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya, terkait afiliasi dengan sejumlah yayasan pengelola dapur MBG ini.

"Apa kaitannya yayasan ini dengan saya? Silakan cek PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), apakah ada aliran uang dari yayasan ini kepada saya," kata Nanik kepada Majalah Tempo.

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).


Nanik juga membantah terlibat dalam pengadaan barang dan jasa di BGN.

Dugaan intervensi dalam pengadaan barang dan jasa kini menjerat eks Kepala BGN, Dadan Hindayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung.

Nanik membuat klaim, pengadaan barang dan jasa yang dipersoalkan Kejaksaan Agung mulai dilakukan pada Juni 2025 atau tiga bulan sebelum dirinya resmi masuk sebagai salah satu petinggi BGN.


Nanik dilantik menjadi Wakil Kepala BGN pada 17 September 2025.


"Kalau ada pengadaan-pengadaan, enak aja, gua enggak ikut. Pengadaan kan bulan Juni 2025. Selain enggak ikut, gue ini kagak pernah diajakin rapat [oleh Dadan dan petinggi lainnya]," kata Nanik, dalam siniar Total Politik, 14 Juni lalu.


Apa kata Kejaksaan Agung terkait Nanik?

Menanggapi tuduhan yang disampaikan Sony Sanjaya kepada Nanik, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyebut penyidik tidak bisa bergantung pada keterangan satu orang.

Tuduhan itu, kata dia, harus diperkuat dengan bukti dan keterangan saksi lain, serta dokumen pendukung.


Syarief bilang, penyidikan kasus di BGN terus berjalan dan Nanik Deyang berpotensi diperiksa penyidik.


"Semua orang yang mengetahui, mengalami, itu berpotensi diperiksa sebagai saksi, berpotensi ya. Tapi semua orang sebagai saksi itu belum tentu dia melakukan penyimpangan," ucapnya, Selasa (23/06).

Rabu, 22 Juli 2026

BGN Perkenalkan 5 Pejabat Baru, Sekretaris Utama hingga Deputi


 Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari memperkenalkan lima pejabat baru, mulai dari Sekretaris Utama hingga Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.

Arumsari mengatakan bahwa para pejabat tinggi madya pengganti pejabat sebelumnya ini baru saja dilantik pada hari ini, Selasa (21/7/2026)."Melalui penunjukan langsung oleh Presiden. Kemarin, kami mendapatkan Kepres untuk mengangkat beliau-beliau ini, pejabat tinggi madya," kata Arumsari dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa sore.Arumsari menuturkan, pihaknya membutuhkan pejabat baru yang lebih berkompeten untuk memperbaiki tata kelola sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.Kami membutuhkan tim untuk memperbaiki (tata kelola) BGN dan Makan Bergizi Gratis," imbuh Arumsari.

Berikut daftar pejabat sebagai Pimpinan Tinggi Madya yang baru diperkenalkan:Dr. Lili Khamiliyah, S.E., M.Si selaku Sekretaris Utama

1. dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, M.K.M. selaku Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola

2. Zainuri, Ak. selaku Deputi bidang Penyediaan dan Penyalurandr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, M.K.M. selaku Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola

3. zainuri , Ak. selaku Deputi bidang Penyediaan dan Penyaluran

4. Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si. selaku Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama

5. Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H. selaku Deputi bidang Pemantauan dan Pengawasan

Senin, 20 Juli 2026

Menteri HAM Kerahkan Tim untuk Kawal Penyelesaian Konflik di Adonara


 Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengirim tim ke Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memantau bentrokan antarwarga yang terjadi di Kecamatan Adonara Timur dan menewaskan tiga orang. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengawal penyelesaian konflik. 


KemenHAM menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para tokoh masyarakat untuk memastikan proses penyelesaian berlangsung secara damai, menghormati hak asasi manusia, serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga terdampak,” ujarnya  dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/26).

Pigai mengatakan, pemantauan akan dilakukan oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian HAM NTT bersama Staf Khusus Menteri guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi masyarakat pascakonflik.

Hasil pemantauan, kata dia, juga untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan dalam mendukung proses penyelesaian secara damai.Menurutnya, penyelesaian konflik di Adonara tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan penegakan hukum tapi juga aspek budaya.  “Berdasarkan pengalaman menangani kasus di sana, kami menilai pendekatan melalui solusi budaya jauh lebih efektif daripada pemolisian,” kata Natalius. 

Dia berharap konflik di Adonara segera selesai sehingga situasi kembali kondusif.


"KemenHAM RI juga berharap situasi di Adonara segera kondusif sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya secara normal," imbuhnya.


Sebelumnya, bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga dipicu sengketa batas tanah dan klaim lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT AKP Antonio Cortareal mengatakan, persoalan tersebut menjadi pemicu bentrokan yang kembali pecah pada Sabtu (18/7/2026).


"Masalah batas tanah dan klaim sepihak lokasi tanah (untuk) Kopdes Merah Putih," ujar Antonio saat dihubungi, Minggu (19/7/2026).


Setidaknya ada 3 warga tewas, 5 orang terluka, dan 20 rumah yang terbakar akibat kerusuhan dan bentrok antarwarga.Antonio belum menjelaskan sejauh mana rencana pembangunan Kopdes Merah Putih di wilayah tersebut.


la menyebut, satu peleton personel dari Markas Komando Brimob Maumere telah dikerahkan untuk memperkuat pengamanan di Adonara.

Sabtu, 18 Juli 2026

Kecelakaan beruntun di sibolangit menyebabkan 8 kendaraaan terlibat

 

Korban kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, bertambah. Kini, korban tewas menjadi empat orang.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan hingga saat ini tercatat empat orang meninggal dunia. Selain itu, delapan korban lainnya mengalami luka-luka. Enam korban dirujuk ke RSUP H Adam Malik, sedangkan dua korban menjalani perawatan di Puskesmas Sibolangit.

"Empat orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka-luka dirujuk ke RS Adam Malik, dan dua orang dirawat di puskesmas," kata Ferry dilansir detikSumut, Jumat (17/7/2026).
Ferry menyebut kecelakaan tersebut melibatkan sembilan kendaraan, terdiri atas satu truk Fuso yang diduga menjadi penyebab kecelakaan, 2 truk Colt Diesel, 5 minibus, dan 1 sepeda motor.

Sopir truk Fuso yang diduga menjadi penyebab kecelakaan diketahui bernama Ilham (50). Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

"Saat ini supir diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.Rumah Sakit (RS) Adam Malik mengungkap diagnosis para korban kecelakaan maut beruntun di Jalan Jamin Ginting, dekat Green Hill, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Korban anak pada peristiwa ini dalam kondisi kritis.

Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, mengatakan pihaknya menerima enam korban kecelakaan maut tersebut. Dari jumlah itu, lima orang masih menjalani perawatan, sedangkan satu korban tiba di rumah sakit dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban kecelakaan di Sibolangit ada enam orang, terdiri atas empat perempuan dan dua laki-laki. Salah satunya merupakan anak-anak," ujarnya, Jumat (17/7/2026).Rosario mengatakan lima korban yang dirawat mengalami patah tulang pada tangan dan kaki, serta luka lecet di sejumlah bagian tubuh.Untuk kondisinya, lima pasien mengalami patah tulang di bagian tangan dan kaki corta luka lecet di sekujur tubuh Untuk kondisinya, lima pasien mengalami patah tulang di bagian tangan dan kaki, serta luka lecet di sekujur tubuh," katanya.

Sementara itu, seorang pasien anak mengalami luka berat berupa pendarahan hebat di bagian kepala. Korban diduga dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri.

"Untuk pasien anak mengalami pendarahan yang cukup hebat di bagian kepala," ungkapnya.Kecelakaan ini terjadi pagi tadi. Berikut identitas para korban:

Korban Meninggal Dunia

1. Heppi Sitinjak (60), laki-laki, warga Sidikalang.
Dinaria Manik (60), perempuan, warga Sidikalang.

3. Samsir Sitinjak (30), laki-laki, warga Sidikalang.

4. Anton Simorangkir.

Korban Luka Dirawat di Puskesmas

1. Siti Mawan (61), perempuan, warga Sidikalang.

2. Pebrianto Siburian (31), laki-laki, warga Sidikalang.

Korban Luka Dirawat di RS Adam Malik

1. Rafika Lince (41), perempuan, warga Desa Sugihen, Berastagi.

2. Harta Ulina (50), perempuan, warga Desa Sugihen, Berastagi.

3. Seventri Amandasari Manihuruk (27), perempuan, warga Dairi.4. Five Sitinjak (11), laki-laki, warga Dairi.

5. Gabe Roida Sitinjak (18), perempuan, warga Dairi.

6. Rinto Sitinjak (23), laki-laki, warga Dairi.

Jumat, 17 Juli 2026

Prabowo: RI Dibilang Bangsa Malas, Padahal Rakyat Kita Berjuang Keras


 Presiden Prabowo Subianto menepis anggapan yang selama ini melekat terhadap masyarakat Indonesia sebagai bangsa yang malas. Menurutnya, rakyat Indonesia justru bekerja keras setiap hari demi mencari kehidupan yang layak.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking proyek LNG Abadi Masela, dilihat di YouTube Setpres, Kamis (16/7/2026). Prabowo mengatakan masih ada pihak-pihak yang memandang rendah dan menganggap keramahan masyarakat Indonesia sebagai sebuah kelemahan.

"Memang ada pihak-pihak yang selalu memandang rendah bangsa Indonesia, yang selalu menganggap remeh bangsa Indonesia, yang selalu mengejek bangsa Indonesia di belakang punggung kita. Memang mungkin karena kebaikan bangsa Indonesia, keramahtamahan, bahwa bangsa kita begitu ramah, kita dinilai lemah," kata Prabowo.

Prabowo kemudian menyinggung anggapan bahwa masyarakat Indonesia merupakan bangsa yang santai dan gemar bermalas-malasan. Menurutnya, stereotipe tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

"Kita dibilang bangsa yang santai, kita dibilang bangsa yang malas, bahwa rakyat Indonesia, para pribuminya hobinya tidur. Padahal rakyat kita berjuang keras dari hari ke hari untuk mencari kehidupan yang layak, "ujarnya.

Prabowo menggambarkan perjuangan masyarakat Indonesia yang bekerja di berbagai sektor, mulai dari nelayan yang mempertaruhkan nyawa di laut hingga petani dan masyarakat di pedesaan yang memulai aktivitas sejak dini hari.

"Mereka yang berlayar di laut mencari makan, mencari ikan itu mempertaruhkan nyawa. Di mana-mana rakyat kita kerja keras. Tapi kalau iklim itu begitu panas, ya kearifan nenek moyang mengajarkan kita hindari panas pada saat terik matahari," ujarnya.

"Ada bangsa-bangsa yang tidak lihat bahwa rakyat kita bangun sangat pagi. Ada yang ke sawah, ada yang ke ladang, ada yang cari air, cari kayu, ada yang berburu, ada yang melaut di saat gelap, kembalinya pun di saat gelap," lanjutnya.

Rabu, 15 Juli 2026

80 Personel Gabungan Sisir Sejumlah Lokasi Tambang llegal di Linge Aceh Tengah

 



Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI Kodim 0106/Aceh Tengah dan polres Aceh  tengah melakukan penyisiran di lokasi yang diduga terkait kegiatan penambangan ilegal di Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Senin (13/7/2026).

Patroli itu dilakukan setelah munculnya unggahan video di media sosial, yang menyebut sebuah alat berat sedang mengeruk material di aliran sungai yang berada di sekitar Kampung Reje Payung dan Kampung Jamat, Kecamatan Linge Aceh Tengah, pada 8 Juli 2026.Alat berat itu diduga sedang melakukan penambangan ilegal berkedok normalisasi sungai.Penyisiran yang dilakukan di kawasan Sungai Jambo Aye itu turut melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah Aceh Tengah serta satuan pelaksana Polisi Militer Kodam Iskandar Muda (Subdenpom 1-5) Takengon.

Menurut Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, AKP Abdul Mufakhir, langkah ini sebagai upaya preventif sekaligus penegasan komitmen aparat dalam mencegah praktik penambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.

"Sesuai arahan Kapolres, personel kami diinstruksikan mengedepankan profesionalisme, pendekatan humanis, menjaga keselamatan, memperkuat sinergi lintas instansi, serta melakukan penegakan hukum apabila ditemukan aktivitas pertambangan ilegal," ucap Mufakhir, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2026).Sekitar 80 personel gabungan kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan dua unit dump truk Polri, enam unit mobil double cabin, dan sepuluh unit sepeda motor trail.

Aparat gabungan kemudian melakukan konsolidasi di Mapolsek Linge, lalu melanjutkan penyisiran ke kawasan aliran Sungai Jambo Aye yang berada di perbatasan Kampung Linge, Kecamatan Linge, dengan Kampung Gerpa, Kecamatan BintangPersonel kemudian dibagi menjadi empat tim untuk menyisir sepanjang aliran sungai dan titik- titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Tim menemukan area yang diduga merupakan bekas normalisasi sungai pascabencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir 2025 lalu.

Selain itu, aparat menemukan kerangka gubuk dan satu selang penyedot air berwarna biru sepanjang sekitar lima meter yang diduga pernah digunakan sebagai alat penambangan emas.

"Berdasarkan itu, petugas tidak menemukan adanya aktivitas penambangan, pekerja, maupun alat berat yang sedang beroperasi di lokasi," jelas Mufakhir.

Tim kemudian memusnahkan perlengkapan yang diduga digunakan untuk kegiatan tambang ilegal itu dengan cara dibakar, termasuk bekas gubuk yang terlihat di lokasi.Selain itu kami memasak spanduk bertuliskan larangan untuk PETI, baik manual maupun dengan alat berat," ucap dia.Mufakhir menegaskan, Polres Aceh Tengah bersama seluruh instansi terkait berkomitmen menindak segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal.

"Segala bentuk kegiatan ilegal, termasuk penambangan tanpa izin, dilarang dan akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Komitmen ini kami wujudkan melalui patroli gabungan," ungkap Mufakhir, yang turut melibatkan personel Brigadir Mobil (Brimob) setempat.

Tim patroli tersebut kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.00 WIB.Kegiatan ini menjadi wujud sinergi aparat dalam menjaga kelestarian lingkungan, mencegah praktik pertambangan ilegal, serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah," tegas Mufakhir.

Senin, 13 Juli 2026

Prabowo Sindir "Tamu Tak Tahu Diri": Datang Tak Diundang, Lama-lama Merampok

 

Presiden RI Prabowo Subianto menyindir ada tamu-tamu dari negara lain yang datang ke Indonesia tetapi tidak bersikap baik, bahkan berniat merampok.

Awalnya , Prabowo menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara yang terlalu baik hatinya, bahkan lugu, karena selalu menyambut baik para tamu."Bangsa kita bangsa yang terlalu baik hatinya. Kita ini lugu, benar? Itu sifat bangsa kita," kata Prabowo saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026).Kalau ada tamu datang ke rumah kita, walau kita tidak punya minum, tidak punya kopi, tidak punya gula, kita persilakan. Kalau perlu kita ke tetangga kita pinjam gula. Benar?" Ini sifat kita," ujar Prabowo melanjutkan Namun, kata Prabowo, kadang kala ada tamu yang datang ke Indonesia justru tidak tahu diri.


la menyebutkan, tamu tersebut datang ke Indonesia tanpa diundang, tetapi justru malah merampok Indonesia.Kita suka dengan tamu. Kita hormati tamu. Hanya kadang-kadang ada tamu yang enggak tahu diri. Sudah enggak diundang, datang ke sini, katanya mau dagang, lama-lama ngerampok," ujar Prabowo.Prabowo tidak menjelaskan secara detail siapa tamu yang dimaksud.la sempat bertanya kepada hadirin agar ia berbicara apa adanya.


Namun, Prabowo malah menyindir para jurnalis yang disebutnya sedang menunggu ia berbicara hal yang tak tepat.


"Menteri Agama, saya boleh bicara apa adanya? Boleh? Kalian mau saya bicara apa adanya atau tidak? Media nunggu saya bicara kepleset. Enggak apa-apa, wartawan sama gue tuh kawan," kata dia disambut tawa hadirin

Minggu, 12 Juli 2026

Jaksa tahan ayah kandung perkosa anak berulang kali di Aceh Barat

 




Kejaksaan Negeri Aceh Barat melakukan penahanan terhadap terhadap seorang ayah kandung berinisial TIK (55), warga sebuah desa di Aceh Barat terkait kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

“Tersangka sudah kita lakukan penahanan di Lapas Kelas II Meulaboh, setelah sebelumnya diserahkan pihak kepolisian setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P-21,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Aceh Barat, Ahmad Lutfi kepada ANTARA di Meulaboh, Sabtu.

Ia menjelaskan, tersangka TIK sebelumnya ditangkap pihak kepolisian lantaran diduga kuat melakukan tindak pidana jarimah pemerkosaan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur.

“Tersangka diduga keras melakukan tindak pidana jarimah pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri," ujar Ahmad Lutfi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi bejat tersangka diduga telah dilakukan sebanyak tiga kali di lokasi dan waktu yang berbeda yang terjadi pada tahun 2022, hingga bulan Desember 2025.

Ia menyebutkan, Tersangka TIK memanfaatkan momen ketika korban tengah menangis usai cekcok dengan kakaknya, dan kemudian melancarkan aksi bejatnya kembali.

Ahmad Lutfi menambahkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui seluruh perbuatannya yang dilakukan atas dasar nafsu semata. 

Agar aksi bejatnya tidak terbongkar, tersangka mengancam dan melarang korban untuk menceritakan kejadian pilu tersebut kepada anggota keluarga lain maupun orang luar.

"Tersangka mengakui telah melakukan pemerkosaan tersebut sebanyak tiga kali, saat ini kasus tersebut sedang diproses lebih lanjut sesuai dengan hukum dan Qanun yang berlaku mengenai jinayat di Aceh," kata Ahmad Lutfi.

Jumat, 10 Juli 2026

KPK Sita Harley-Davidson hingga Rubicon dari Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono



 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR, Ma'ruf Cahyono (MC), sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Setjen MPR RI. KPK turut menyita barang bukti berupa sepeda motor Harley-Davidson hingga mobil mewah Rubicon.

Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan barang bukti yang disita ini merupakan hasil penerimaan Ma'ruf dari sejumlah rekanan. Para rekanan tersebut ditunjuk langsung olehnya untuk menggarap proyek pengadaan barang dan jasa pada Setjen MPR RI.

"Bahwa dalam penyidikan perkara ini, KPK juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga merupakan hasil penerimaan dari para rekanan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Setjen MPR RI, yaitu satu unit sepeda motor merek Harley-Davidson; satu unit mobil merek Rubicon," jelas Taufik saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026).Selain dua kendaraan mewah tersebut, Taufik mengatakan penyidik turut menyita satu buah gitar senilai Rp 10 juta, satu unit sepeda merek Brompton senilai Rp 30 juta, serta barang bukti elektronik berupa satu unit telepon genggam senilai Rp 20 juta.

Dari hasil penyidikan, tim penyidik juga menemukan bukti bahwa Ma'ruf menggunakan uang gratifikasi yang diterimanya untuk renovasi rumah hingga membiayai resepsi pernikahan anaknya.

"Uang senilai Rp 1,9 miliar yang digunakan untuk membiayai renovasi rumah pribadi MC di Gandul, Depok. Sejumlah uang yang digunakan untuk membiayai resepsi pernikahan anak tersangka MC pada bulan November 2020," imbuhnya.

Taufik memastikan pihak KPK masih terus melakukan penelusuran terhadap aset dan barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara ini. Langkah tersebut dilakukan guna mengoptimalkan pemulihan kerugian keuangan negara (asset recovery).Konstruksi Perkara

Taufik menjelaskan, pada saat menjabat Sekjen MPR periode 2016-2023, Ma'ruf selaku Pengguna Anggaran (PA) di Setjen MPR RI diduga menunjuk dirinya sendiri sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Selama menjabat, Ma'ruf diduga memiliki satu orang kepercayaan yakni Zakaria (Z) yang sehari-harinya berada di lingkungan Setjen MPR RI. Ma'ruf kemudian memberikan perintah kepada Zakaria untuk mengumpulkan dan menghubungi sejumlah pengusaha calon rekanan proyek proyek di Setjen MPR RI.Untuk penawaran pekerjaan di Setjen MPR RI, para calon rekanan terlebih dulu dimintai fee oleh MC dengan istilah 'uang hangus' atau 'uang assalamualaikum', yang besarnya sekitar 10 persen dari nilai paket pekerjaan," jelas Taufik."Adapun total uang yang diterima MC dari fee tersebut mencapai sekitar Rp 7 eks miliar (Rp 7 miliar), baik yang diterima secara langsung maupun melalui perantara, yakni saudara Z," lanjutnya. KPK mengungkapkan Ma'ruf juga memerintahkan para staf agar menunjuk penyedia barang dan jasa sesuai dengan kehendaknya atau yang disampaikan oleh Zakaria melalui mekanisme penunjukan langsung (PL). Ma'ruf bahkan menerima akun trading dari salah satu korporasi pialang yang ditunjuk memenangkan paket pekerjaan di lingkungan Setjen MPR RI.

"Nilai akunnya diperkirakan mencapai Rp 14,4 kali lipat (Rp 14,4 miliar)," kata Taufik.Taufik menerangkan Ma'ruf juga membuka rekening nominee atas nama Fauzul Akhyar (FA) selaku pihak swasta dari PT Valbury Ecapital International (VEI). Perusahaan tersebut merupakan penyedia alat tulis kantor (ATK) di lingkungan Setjen MPR RI.

"Di dalam rekening dan akun tersebut, antara tahun 2021-2022, MC diduga telah menerima sejumlah uang sebesar Rp 16,4 miliar," terang Taufik.

"Sehingga terhadap dua penerimaan di dalam rekening dan akun trading sebagai rekening penampungan tersebut, MC diduga telah menerima gratifikasi mencapai sekitar Rp 30 miliar," imbuhnya.

Taufik menyampaikan bahwa Ma'ruf tidak dapat membuktikan semua penerimaan tersebut berasal dari sumber yang sah. Di sisi lain, Ma'ruf selama ini tidak pernah melaporkan penerimaan gratifikasi itu kepada KPK dalam jangka waktu 30 hari kerja terhitung sejak tanggal uang diterima.Ma'ruf kini telah ditahan oleh KPK setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka untuk kedua kalinya. Ma'ruf ditahan untuk 20 hari pertama terhitung mulai 9 hingga 28 Juli 2026 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Atas perbuatannya, Ma'ruf disangkakan melanggar Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Rabu, 08 Juli 2026

Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilan Roy Suryo

 

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menerima sebagian gugatan praperadilan Roy Suryo terkait penggeledahan, penangkapan dan penahanan Roy Suryo dalam kasus fitnah ijazah Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Hakim menyatakan penggeledahan, penangkapan, dan penahanan Roy Suryo tidak sah.


Putusan itu dibacakan hakim tunggal I Ketut Darpawan dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026). Termohon dalam kasus ini adalah Polda Metro Jaya.


"Mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk sebagian. Menyatakan penggeledahan yang dilakukan termohon terhadap pemohon berdasarkan surat perintah penggeledahan rumah dan tempat tertutup lainnya nomor SP.Dah.Rumah. Tap/373/VI/Res.1.24./2026/Ditreskrin Metro Jaya tanggal 18 Juni 2026 adalah tidak sah. Menyatakan penangkapan yang dilakukan oleh termohon terhadap pemohon berdasarkan.

surat perintah penangkapan nomor

SP.Kap/703/VI/Res.1.14./2026/Ditreskrimum/Polda Metro Jaya tanggal 19 Juni 2026 adalah tidak sah. Menyatakan penahanan terhadap pemohon berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/458/VI/Res.1.14/2026/Ditreskrimum/Polda Metro Jaya tanggal 19 Juni 2026 adalah tidak sah," ujar hakim.


Hakim menyatakan penggeledahan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya merupakan bagian dari penyidikan yang dilakukan sejak 2025. Menurut hakim, ketentuan hukum acara yang digunakan ialah KUHAP lama.


Hakim menyebutkan selama ini Roy Suryo bersikap kooperatif. Menurut hakim, terdapat cacat formil tindakan penggeledahan dan penangkapan Roy Suryo.


Hakim juga mengatakan Roy Suryo telah mematuhi syarat wajib lapor sejak menjadi tersangka. Menurut hakim, tindakan penahanan terhadap Roy Suryo juga tidak sah.


Meski demikian, hakim menegaskan putusan ini tidak membuat berkas penyidikan Roy Suryo menjadi tidak sah. Hakim mengatakan putusan ini hanya terkait dengan tindakan penggeledahan,penangkapan, dan penahanan Roy Suryo.


"Tidak serta-merta seluruh berkas penyidikan jadi tidak sah," ujar hakim.


Sebelumnya, Roy Suryo mengajukan gugatan praperadilan terkait penggeledahan rumahnya dalam kasus fitnah ijazah Jokowi. Roy Suryo meminta hakim praperadilan pada PN Jaksel menyatakan penggeledahan rumahnya tidak sah.


Sidang gugatan praperadilan Roy Suryo ini digelar di PN Jaksel, Senin (29/6). Roy Suryo hadir sebagai pemohon. Termohon dalam gugatan ini, perwakilan Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, juga hadir di ruang sidang.


"Menyatakan bahwa penggeledahan yang dilakukan termohon terhadap rumah kediaman pemohon adalah tidak sah dan melawan hukum oleh karena tidak didasari oleh izin dari Ketua Pengadilan Negeri setempat yang berwenang," ujar kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, saat membacakan petitum. Berikut ini petitum yang dibacakan pengacara Roy Suryo dalam sidang:


1. Mengabulkan permohonan praperadilan dari pemohon untuk seluruhnya.


2. Menyatakan bahwa penggeledahan yang dilakukan termohon terhadap rumah kediaman pemohon adalah tidak sah dan melawan hukum oleh karena tidak didasari oleh izin dari Ketua Pengadilan Negeri setempat yang berwenang.


3. Menyatakan bahwa penangkapan yang dilakukan oleh termohon atas diri pemohon berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor .Kap/703/VI/Res.1.14./2026/Ditreskrimum/Polda Metro Jaya tanggal 19 Juni 2026 adalah tidak sah karena telah dilakukan secara melawan hukum, yaitu dengan melanggar Pasal 29, Pasal 95 ayat 1 juncto ayat 2, Pasal 97 ayat 2, dan tidak bersesuaian dengan Pasal 1 ayat 3 juncto Pasal 28A ayat 1 juncto Pasal 281 ayat 2 Undang-Undang Dasar 1945, dan melanggar asas kepastian hukum.


4. Menyatakan bahwa penahanan atas diri pemohon yang dilakukan oleh termohon berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/458/VI/Res.1.14.1/2026/Ditreskrimum/Polda Metro Jaya tanggal 19 Juni 2026 adalah tidak sah oleh karena melanggar Pasal 29, Pasal 40, Pasal 100 ayat 5 huruf a sampai dengan h, dan tidak bersesuaian dengan Pasal 1 ayat 3 juncto Pasal 28B ayat 1 juncto Pasal 281 ayat 2 Undang-Undang Dasar 1945, dan melanggar kepastian asas kepastian hukum.


5. Menyatakan bahwa berkas penyidikan yang akan atau telah dilimpahkan termohon kepada turut termohon adalah tidak sah dan melawan hukum.


6. Menetapkan bahwa:

 A. Surat Perintah Penangkapan Nomor SP.Kap/703/VI/Res.1.14./2026/Ditreskrimum/Polda Metro Jaya tanggal 19 Juni 2026.


B. Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/458/VI/Res.1.14.1/2026/Ditreskrimum/Polda Metro Jaya tanggal 19 Juni 2026 dinyatakan dibatalkan.


7. Menyatakan bahwa tindakan pencekalan yang dilakukan oleh termohon sudah selesai dengan berakhirnya penyidikan sehingga dinyatakan tidak berlaku lagi.

8. ⁠Memerintahkan turut termohon untuk tidak membacakan surat dakwaan sebelum adanya putusan praperadilan a quo.


9. Memerintahkan turut termohon untuk tidak melimpahkan berkas ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelum pemeriksaan permohonan praperadilan a quo selesai dan diputus, terkait Pasal 163 ayat 1 huruf e KUHAP.


10. Memulihkan harkat, martabat, dan nama baik pemohon seperti keadaan semula, terkait Pasal 4 89 ayat 3 huruf e KUHAP.


11. Membebankan ongkos perkara sesuai dengan peraturan yang berlaku. Atau apabila Yang Terhormat Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan cq Hakim yang menerima dan memeriksa permohonan praperadilan perkara a quo terdapat pendapat lain, mohon putusan seadil-adilnya ex aequo et bono.


Sebagai informasi, polisi telah menuntaskan penyidikan Roy Suryo dan dr Tifa. Keduanya kemudian dilimpahkan ke Kejari Jaksel sambil menunggu proses sidang dimulai. Pihak kejaksaan kemudian memutuskan tidak menahan Roy dan Tifa.


Jaksa telah melimpahkan berkas perkara kasus ini ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Tifa 

Tifa telah menjalani sidang perdana, sementara sidang perdana Roy masih menunggu praperadilan

Senin, 06 Juli 2026

KLH Bakal Usut Tuntas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ungkit Sanksi Tahun 2025

 


Bripda Nopandri, yang hilang dalam operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, ditemukan gugur. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Bripda Nopandri.


"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Bripda Nopandri. Almarhum gugur saat menjalankan tugas. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," kata Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).


Brigjen Eko menegaskan peristiwa yang menimpa Bripda Nopandri menjadi perhatian serius Bareskrim Polri. Saat ini, kata dia, tim gabungan masih bekerja untuk mengungkap secara tuntas peristiwa tersebut.

Tim masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat. Kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Dia menyebut Bareskrim Polri telah berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan dalam proses penyelidikan serta pengejaran terhadap para pelaku. Dia meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para pelaku agar segera menyampaikannya kepada polisi.


"Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung proses penegakan hukum dengan memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti," ujarnya.


Bareskrim Polri memastikan akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas sebagai bentuk komitmen dalam memberikan keadilan bagi anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas.


Diketahui, penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumpang Kalemer, Kecamatan Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, pada Rabu (1/7) dini hari mendapatkan perlawanan.


Dalam operasi tersebut, Aipda Yudhie meninggal dunia, sementara dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yakni Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana belum diketahui keberadaannya.


Peristiwa bermula saat Satresnarkoba Polres Katingan menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei. Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika.Sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Setiba di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung.


Saat proses penangkapan berlangsung, target berhasil diamankan. Namun situasi berubah ketika beberapa orang or dalam rumah dan warga Sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Setiba di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung.


Saat proses penangkapan berlangsung, target berhasil diamankan. Namun situasi berubah ketika beberapa orang di dalam rumah dan warga sekitar melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam berupa parang. Berdasarkan laporan kepolisian, massa kemudian bertambah dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam serta senjata api rakitan.


Akibat situasi yang semakin tidak terkendali, personel berupaya menyelamatkan diri sambil meminta bantuan tambahan personel. Sejumlah anggota terpaksa berenang menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan untuk menghindari amukan massa.


Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhie ditemukan meninggal dunia dengan luka akibat senjata tajam. Sementara itu, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengatakan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Tangerang, Banten, akan dilakukan setelah pemadaman selesai. Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan KLH Irjen Rizal Irawan mengatakan pihaknya memprioritaskan pemadaman api dan mencegah meluasnya sebaran asap.


"Yang seperti saya bilang kemarin, kita sekarang fokusnya adalah pemadaman dan pencegahan penyebaran. Tidak mungkin juga kita olah TKP di sini untuk cari penyebab (kebakaran)," kata Rizal di Tangerang, dilansir Antara, Minggu (5/7/2026).


Rizal menyebutkan penyelidikan untuk penegakan hukum akan diambil setelah seluruh proses pemadaman di TPA Jatiwaringin selesai. Dia mengatakan timnya akan diturunkan untuk mengusut tuntas kebakaran yang belum padam setelah 6 hari itu.


"Nanti upaya-upaya penegakan hukum kita lihat setelah prosesnya selesai. Baru kita akan turun lagi tim ke sini," katanya.mendapatkan sanksi administrasi dari KLH terkait tata kelola yang kurang baik pada 2025. Di samping pemberian sanksi itu, KLH menginstruksikan pemda sebagai pengelola untuk menerapkan sistem controlled landfill atau penimbunan sampah terkendali.


"Dari tahun lalu dengan sekarang, upaya yang dilakukan oleh pemkab itu sudah melakukan controlled landfill. Ternyata selama setahun dia baru bisa berhasil 5 atau 6 hektare. Memang kita bisa mengerti bahwa dari total lahan 33 hektare ini enggak mungkin satu tahun, pasti," kata Rizal.


Rizal mengemukakan titik api yang memicu kebakaran hebat di TPA tersebut berada di luar zona penanganan penimbunan sampah terkendali. "Nah, yang terbakar ini di area yang di luar controlled landfill," papar Rizal.


Untuk saat ini, menurut Rizal, KLH tengah menjadwalkan agenda besar berupa evaluasi terhadap 390 TPA di seluruh Indonesia yang akan dimulai pada awal Agustus 2026.


"Itu evaluasi nanti di 1 Agustus. Jadi semua, sekitar 390 ΤΡΑ itu nanti akan dilakukan evaluasi. Mana yang taat dan tidak," tegas dia.Wamen LH Diaz Faisal Malik Hendropriyono sebelumnya menyebutkan penanganan pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin terus dilakukan melalui operasi gabungan yang dilakukan petugas dari berbagai unsur. Pihaknya telah menerjunkan thermal drone atau teknologi yang menggunakan kamera inframerah untuk mendeteksi radiasi panas untuk menganalisa sumber kebakaran, titik-titik apinya.


"Jadi kami hanya bisa melakukan monitoring analisa melalui drone secara berkala," katanya.


KLH juga mengerahkan dua mobile monitoring system yang bertujuan untuk memantau udara di lokasi kebakaran. Salah satunya memonitor seperti SO2 (sulfur dioxide), NO2 (nitrogen dioxide), dan juga PM 1.0 dan PM 2.5.


"Kalau baku mutunya yang dibilang baik itu 15,5 dan sedang dari 15,5 sampai 55,5, dan setelah itu tidak sehat dan membahayakan dan lain sebagainya. Dan ini sudah sampai ke tingkat 1.000. Jadi berapa hari aya lihat ini sudah tingkat 1000 tatamitali langsung menurun drastis.paparnya.Karakteristik kebakaran itu mirip seperti kebakaran lahan gambut. Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan juga menerjunkan 30 personel tim Manggala Agni dari wilayah Sulawesi dan Jawa Barat.


Mereka, menurut Diaz, sudah memiliki pengalaman cukup baik dengan dilengkapi peralatan high pressure-nya yang khusus, melakukan pemadaman langsung ke titik api di bawah permukaan tumpukan sampah.


"Karena TPA ini mungkin bukannya tidak efektif, tapi kurang efektif kalau diairi dari atas saja. Karena di bawahnya tetap kebakaran, sehingga kita butuh bantuan Manggala Agni untuk melakukan inject sampai ke titik di bawah," ujarnya.

BNPB bersama BMKG menyiapkan skema operasi modifikasi cuaca (TMC) guna membantu percepatan pemadaman sehingga situasi kedaruratan kebencanaan kebakaran yang mencapai kurang lebih 15 hektare bisa segera terkendali.


"Sehingga mungkin atau dimungkinkan untuk melakukan operasi TMC besok. Kita akan melakukan bersama BNPB dan BMKG," kata Diaz.