Tampilkan postingan dengan label informasi terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi terkini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 November 2026

Istana Turut Bertanya-tanya Alasan Listyo Sigit dkk Sadap Presiden Prabowo

 Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kepada pihaknya belum mengetahui detail kasus penyadapan ilegal yang dilakukan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Presiden Prabowo Subianto. Pras menyebut pemerintah juga bertanya-tanya alasan Listyo Sigit menyadap Prabowo. Secara detail belum ya karena masih prose yang sekarang sedang dilakukan teman-teman di

kepolisian, nanti pada waktunya akan disampaikan ke teman-teman media dan masyarakat," kata Pras kepada wartawan di Istana, Jakarta, Rabu (4/11/2026).Pras mengatakan penyadapan tidak hanya dialami Prabowo, tetapi juga jajaran menteri hingga pimpinan partai dan tokoh ormas. la pun mengakui target penyadapan itu membuat pemerintah bertanya-tanya motif penyadapan tersebut ."Belum, belum, tetapi bahwa ada proses dan ini kepala negara ya, kepala negara kemudian di situ juga ada para menteri, kemudian dilaporkan juga ada pimpinan partai termasuk tokoh-tokoh ormas, ini tentunya dari niatan kan sudah kita juga membuat kita juga bertanya-tanya sebagaimana ditanyakan ini tujuannya untuk apa, tapi secara lengkap dan detail itu kita tunggu dari proses penyidikan," jelas dia.Meski begitu, Pras berpendapat tindakan ini sudah masuk kategori makar. Listyo Sigit, kata dia, juga membahayakan keselamatan negara dan pimpinan negara.

iKami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori, bisa kita anggap ini perbuatan, mengarah ke perbuatan makar, dan juga mengarah ke perbuatan membahayakan keselamatan kepentingan negara, termasuk membahayakan keselamatan pimpinan negara," ujar dia.

Sebagaimana diketahui, Polri telah menetapkan tiga jenderal sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal terhadap Prabowo. Selain Sigit, Polri menetapkan Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso sebagai tersangka.

'¿'Penyidik telah menetapkan terhadap tiga orang tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH," ujar Kabareskrim Komjen Asep Safrudin dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa3/11.¿Diduga telah melakukan penyadapan ilegal

terhadap nomor Presiden Republik Indonesia," ujarnya. Para tersangka dıduga melakukan penyadapan ilegal pada 2025-2026. Penyadapan diduga dilakukan tanpa ada kaitan dengan penegakan hukum dan menghapus jejak log pada Oktober 2026.

Selasa, 03 November 2026

KPK mendalami aliran uang swasta kepada pihak-pihak di BNPB

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aliran uang dari pihak swasta kepada pihak-pihak yang bekerja di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pendalaman tersebut dilakukan terhadap sejumlah saksi kasus dugaan korupsi dana siap pakai BNPB untuk penanganan bencana pada Senin ini. “Para saksi didalami pengetahuannya terkait dugaan aliran uang kepada oknum di BNPB,” kata Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Senin. Adapun para saksi tersebut terdiri atas SKS, FMA, PBW, DWK, ANS, dan AP selaku pihak swasta, serta RAB selaku ibu rumah tangga.

Sementara nama pihak swasta berinisial NR tidak tercantum dalam data kehadiran saksi KPK hingga pukul 13.02 WIB. Kasus tersebut bermula saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di BNPB dengan menangkap 15 orang pada 13 Oktober 2026. Sehari setelahnya, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus tersebut.

Salah satunya, Bima Setiawan selaku adik Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang saat OTT berlangsung menjabat Kepala BNPB. Bima juga merupakan Tenaga Ahli Kepala BNPB saat Suharyanto aktif menjabat.

Kemudian, empat orang tersangka lainnya adalah pejabat pembuat komitmen sekaligus Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, Direktur PT Trans Lintas Selaras Gery Prasetiawan, serta pihak swasta Syifa Nrika Ghifarin.

Pada 16 Oktober 2026, KPK menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar yang terdiri atas 7.500 dolar Amerika Serikat, 9.000 dolar Singapura, Rp3,35 miliar, 56 keping emas dengan total berat 133 gram dengan nilai mencapai Rp315,8 juta, tabungan emas seberat 192 gram senilai Rp452 juta, serta aset kripto sejumlah Rp1,10 miliar.

selain itu, KPK telah menggeledah ruangan Kepala BNPB dan sejumlah ruangan lainnya di Kantor BNPB setelah menetapkan tersangka kasus tersebut. Di sisi lain, KPK telah memberitahukan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengenai peran Suharyanto. KPK kemudian pada 20 Oktober 2026 bersurat kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengenai dua prajurit aktif yang diduga terlibat kasus tersebut.

Minggu, 01 November 2026

Pelaku Penembakan dan Pembacokan di Kampung Ambon Terancam 15 Tahun Bui


 Pelaku penembakan dan pembacokan yang mengakibatkan tiga orang terluka di dekat Kampung Ambon, Jakarta Barat, FDM, telan ditangkap Polda Metro Jaya. FDM terancam 15 tahun hukuman penjara. Terhadap Tersangka, penyidik menerapkan Pasal 262 ayat 3 Undang-Undang Nomor 1

Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun," jelas Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Imron Ermawan saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2026)."Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana

kepemilikan atau penguasaan senjata api tanpa hak dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun lamanya.Imron menyampaikan motif FDM melancarkan aksinya. Dia menyebutkan aksi yang dilakukan FDM dilandasi rasa dendam. ‚Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh motif balas dendam. Sekali lagi, motif balas dendam.

Tersangka berinisial FDM merasa tidak terima setelah mengalami pemukulan oleh sekelompok orang," imbuh dia. Imron menerangkan pelaku dalam melakukan aksinya terlebih dahulu mengumpulkan teman-temannya. Pelaku melakukan penembakan terhadap kelompok yang dirasa telah memukulinya bersama teman-temannya.

Setibanya di lokasi, kelompok tersebut melakukan penyerangan secara bersama-sama dengan menggunakan senjata tajam dan senjata api," imbuhnya. Kasus penembakan dan pembacokan yang mengakibatkan tiga orang terluka di dekat Kampung Ambon, Jakarta Barat, terungkap. Pelaku berinisial FDM menyerahkan diri ke polisi.

iDalam penanganannya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah mengamankan satu orang pelaku dengan inisial FDM, dan diamankan pada tanggal 15 Oktober, jadi satu hari setelah kejadian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (31/10).Budi Hermanto mengatakan saat ini penyidik masih melakukan pencarian terhadap pelaku

lainnya. Dalam perkara ini, polisi menyita sejumlah barang bukti.Sementara itu, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Imron Ermawan mengatakan pelaku berinisial FDM diamankan oleh tim gabungan Subdit Resmob, Subdit Jatanras, dan Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam waktu 24 jam setelah kejadian.  FDM, setelah dikejar, dicari, dan kami sudah mencari berbagai titik di Jakarta, alhamdulillah termasuk dari informasi yang ada," kata Kombes Ermawan.

iFDM melalui perantara-perantara menyerahkan diri kepada petugas Krimum Polda Metro Jaya di daerah wilayah Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, dengan menyerahkan satu pucuk senjata api rakitan beserta dua butir amunisi," sambung Imron. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2026 sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Pinggir Kali, Kalibaru Timur, Kelurahan Kapuk, Kecamatan

Cengkareng, Jakarta Barat.Dari hasil pengungkapan tersebut, penyidık mengamankan sejumlah barang bukti antara lain sepucuk senjata api rakitan, 2 butir peluru kalıber 9 mm, 1 butir amunisi, 1 butir selongsong, dan 1 butir proyektil. Saat ini Polda Metro Jaya masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Identitas pelaku telah dikantongi polisi.

Selasa, 27 Oktober 2026

Komisi X Minta Aparat Cek Unsur Pidana Bullying 13 Siswi SMP Ciputat: Ekstrem


Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro menyoroti belasan siswa SMPN 10 Ciputat, Tangerang Selatan, diduga di-bully kakak kelas dengan dipaksa meminum kopi campur cuka. Agung menilai perilaku tersebut sangat ekstrem. 'Saya rasa ini pola permainan yang menurut

pandangan kami selaku Ketua Komisi X, sangat ekstrem ya, dan tidak semestinya dilakukan dalam lingkungan pendidikan," kata Agung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.Menurutnya, masih banyak hal lain yang bisa dilakukan yang lebih sehat. Jika ada unsur pidananya, Agung meminta aparat melakukan pengusutan.

'Dan karena ini sudah menyangkut perilaku yang bisa jadi ada unsur-unsur pidananya, maka kami dari Komisi X selaku ketua, berharap agar aparat penegak hukum bisa menindak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya. Namun perlu dijunjung asas praduga tak bersalah pada terduga pelaku. Terlebih lagi jika terduga pelakunya masuk kategori anak.

¿'Serta kita memperhatikan apa, tingkat usianya, ya. Jikalau masih dalam kategori anak-anak, maka setidaknya harus berprinsip pada bagaimana mengedepankan anak-anak yang berurusan dengan hukum," ucap dia.iDan juga sekali lagi, hukum ini bukar balas dendam, tetapi lebih kepada pe agar menimbulkan efek jera," tambahny..

Seperti diketahui, belasan siswa SMPN 10 Ciputat diduga menjadi korban perundungan atau bullying kakak kelas. Mereka dipaksa mengıkuti tantangan, yang kalah diminta meminum kopi campur cuka.

Kasus perundungan ini diungkap Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq. la awalnya menerima informasi dugaan perundungan tersebut dari masyarakat. Pihaknya kemudian melakukan pengecekan. "Kita mendapatkan korban perundungan itu ada 13 siswi. Nah, ini cewek-cewek nih. Ini cewek-cewek, yang dilakukan oleh senior kelas mereka. Jadi kelas 3 kepada kelas di bawahnya," jelas

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq saat dihubungi, Sabtu (24/10).Bambang mengungkap perundungan ini diduga dilakukan di luar sekolah. Yakni di salah satu warung di luar area sekolah.Kejadiannya itu bukan di area dalam sekolah di

wilayah area SMPN 10 Ciputat yang ada di Pondok Ranji, itu bukan. Tetapi kejadiannya itu di luarnya," terang Bambang. Bambang menjelaskan para korban diduga dipaksa mengikuti tantangan yang diberikan kakak kelasnya. Siswi yang kalah diminta meminum campuran kopi, cuka, dan bawang putih.

(Pakai cara) challenge. Misalnya kan, 'Lu, junior kan? Challenge nih'. Kalau ada yang kalah atau salah, langsung suruh minum itu. Informasi awal, itu kayak kopi liong dicampur cuka, dicampur bawang putih," tutur Bambang.3 Orang Dilarikan ke RS Bambang menyebut dari 13 siswi yang diduga

menjadi korban, tiga orang dilaporkan menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami sakit perut.Bambang menjelaskan pihaknya telah mengarahkan pihak keluarga korban melalui pendampingan UPTD serta sekolah jika ingin membuat laporan bisa langsung ke Unit PPA-PPO Polres Tangerang Selatan. Silakan nanti kalau mau buat laporan ke Unit PPA

Satreskrim Polres Tangsel. Tapi ada UPTD yang dampingin, bahkan dari pihak guru bimbingan konselingnya mendampingi gitu," ujarnya. Korban Dipalak

Selain itu, Bambang mengungkapkan 13 korban juga dipalak. Masing-masing siswi memberikan jumlah uang yang berbeda saat dipalak.

"Ini juga ada yang informasi, selain dipaksa untuk mengonsumsi minuman, juga ada yang dilakukan ini, pemalakan. Misalnya disertai permintaan uang ke junior-junior itu, dimintain Rp 5.000 sampai Rp 10.000 ucap Bambang.Adapun terduga pelaku perundungan, kata Bambang, teridentifikasi satu orang yang merupakan kakak kelas perempuan dari para korban. "Yang saya tahu satu," terang Bambang.

Sabtu, 24 Oktober 2026

Bobby Nasution Apresiasi Polri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin





Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengapresiasi kehadiran Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, di Belawan, Kota Medan, dalam rangka pengungkapan kasus penyelundupan 1,16 ton narkoba jenis ketamin. Bobby menilai kehadiran Kapolri turut menambah semangat Forkopimda dalam memberantas narkoba di Sumatera Utara.

"Mohon izin Pak Kapolri, kami menyampaikan selamat datang di Sumatera Utara, di Kota Medan, tepatnya di Belawan. Ini Belawan, salah satu daerah yang memang sangat cocok sekali Pak Kapolri hadir, karena kehadiran Pak Kapolri di Belawan ini mudah-mudahan menambah semangat bagi para kami, khususnya Forkopimda, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, berantas narkoba. Karena Belawan ini salah satu memang tempat yang sangat masif dari beberapa daerah yang ada di Sumatera Utara," ujar Bobby dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2026).

"Oleh karena itu, mudah-mudahan kehadiran Pak Kapolri di sini membawa Belawan semakin lebih cerah lagi ke depannya, bisa menjadi daerah yang hari ini mungkin dianggap salah satu daerah yang paling banyak penggunaan narkobanya. Mudah-mudahan setelah kedatangan Pak Kapolri, ini salah satu daerah yang paling bersih dari narkobanya," sambung Bobby.Hal itu disampaikan Bobby saat acara press release pengungkapan penyeludupan 1,16 Ton ketamine sekaligus Deklarasi Posisi Bersama Masyarakat Sumut Tolak Narkoba di Terminal Bandar Deli Belawan, Jumat (23/10).

Bobby juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Kapolri atas penangkapan 1,16 ton narkoba yang akan masuk ke Indonesia melalui Sumatera Utara. Menurutnya, hal tersebut merupakan satu tindakan yang sangat perlu diapresiasi. Pasalnya, tindakan ini telah menyelamatkan banyak nyawa, banyak pemuda, dan calon-calon generasi Indonesia Emas 2045.

Bobby mengungkapkan Sumatera Utara mempunyai tantangan yang lebih jauh, lebih besar dibandingkan daerah lain. Lebih dari 5 tahun berturut-turut, Sumatera Utara menjadi daerah dengan prestasi nomor satu pengguna narkoba di tingkat nasional.

"Nah, cita-cita kami kalau bisa turun dari peringkat satu, Pak. Jangan di tiga besar, jangan di lima besar, kalau bisa paling bontot, justru kalau bisa seluruh narkoba yang ada di Indonesia ini bisa hilang, agar apa? Agar Indonesia Emas 2045, salah satu kendalanya yang menghalangi adalah narkoba, ini benar-benar bisa hilang di wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera Utara," harapnya.

Bobby juga mengutarakan rasa geramnya atas kejahatan narkoba saat menjadi Wali Kota Medan. Bahkan, ia meminta kepolisian agar pengguna narkoba yang melakukan kejahatan, seperti begal, diberi tindakan terukur.

"Pak, dulu pada saat kami di Medan, mohon maaf, Pak, saking geramnya, kalau bahasa ini geram, saking keselnya, Pak, dengan penyalahgunaan narkoba, maraknya narkoba di wilayah Medan, Sumatera Utara, dulu kami pernah menyatakan, minta tindak tegas saja, untuk penyalahgunaan narkoba yang beraksi di jalanan, yang membegal dan yang lain," sebutnya. Namun, Bobby meyakini Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sumatera Utara, bersama seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah daerah siap membongkar narkoba di Sumatera Utara ke depannya.

"Sehingga nanti Sumatera Utara bisa turun posisinya dari peringkat pertama dengan penyalahgunaan narkoba, bisa turun ya minimal-minimal bisa keluar dari lima besar penyalahgunaan yang ada di Indonesia," pungkasnya.

Jumat, 23 Oktober 2026

Prabowo Cari KDM di Rakornas TPAKD: Yang Paling Dekat Nggak Hadir


Presiden Prabowo Subianto
mengabsen gubernur dan wakil gubernur yang hadir dalam Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026. Prabowo mencari gubernur yang tak hadir dan meminta
untuk dicatat.
Acara tersebut digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Prabowo mengatakan perlunya menyebut kepala daerah yang hadir supaya rakyat tahu.
‚¿'Untuk menghormati gubernur-gubernur yang hadir saya minta izin membacakan, gubernur dan wakil gubernur yang hadir. Ini penting supaya rakyatnya tahu, tapi yang tak hadir banyak pekerjaan di situ. Saya minta maaf kepada para bupati karena yang hadir 230 kalau satu satu saya bacakan nama saudara saya dimarahin oleh panitia," ujarnya.
Prabowo lantas mempertanyakan Gubernur Dedi Mulyadi yang tak hadir, namun diwakili wakil gubernur. Prabowo heran, posisi Dedi justru wilayah yang paling dekat dengan lokasi acara, tapi malah tak hadir.

"Kemana KDM? Yang paling deket nggak hadir, pasti sibuk," kata Prabowo. Prabowo lalu menyentil Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji yang tidak ada saat dipanggilnya, padahal ada dalam daftar hadir.

Prabowo meminta untuk dicatat dan dikembalikan uang perjalanan."Waduh, dicatat ini uang jalan dikembalikan," ujarnya.

Adapun gubernur yang hadir adalah Gubernur Sumatera Barat, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten, Gubernur NTB, Gubernur Kalimantan Barat, Gubernur Kalimantan Utara, Gubernur Sulawesi Tenggara, Gubernur Sulawesi Utara, Gubernur Sulawesi Barat, Gubernur Kepulauan Babel, Gubernur Maluku, Gubernur Maluku Utara. Kemudian Gubernur NTT, Gubernur Papua Barat, Gubernur Papua Barat Daya, Gubernur Papua Selatan, Gubernur Papua pegunungan, dan Plt Gubernur Riau.Lalu wakil gubernur yang hadir ialah Wagub Jawa Barat, Wagub DIY, Wagub Sumatera Selatan, Wagub Kepulauan Riau, Wagub Aceh, Wagub Bengkulu, Wagub Lampung, Wagub Jatim, Wagub Bali, Wagub Kalsel, Wagub Gorontalo, Wagub Papua Tengah 

Rabu, 21 Oktober 2026

Kepung Kantor Dewan, Mahasiswa Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional!


 Sejumlah mahasiswa dan masyarakat sipil di Jakarta dan beberapa kota di Indonesia menggelar demonstrasi pada Selasa (20/10). Unjuk rasa digelar bertepatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pada pagi hari, sekitar pukul 06.05 WIB, 11 aktivis Greenpeace membentangkan spanduk di atas Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Usai menjalankan aksinya, mereka dibawa ke Polda Metro Jaya dan belum dibolehkan pulang hingga sekitar pukul 20.05 WIB.

"Saat ini, enam dari 11 orang yang tadi beraksi belum diperbolehkan pulang tanpa dasar hukum yang jelas," ujar Daniel Winatra dari Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD). Daniel menduga polisi mencoba mencari-cari pelanggaran hukum yang tidak ada. Ia berkata sempat diminta untuk menunggu proses pemeriksaan selama enam jam.

Para aktivis ini disebut menunggu Seksi Koordinasi dan Pengawasan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Korwas reskrimsus) karena dugaan sementara terkait pelanggaran UU Cagar Budaya.Terkait hal ini, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung berkata pihaknya akan mengecek rekaman CCTV di sejumlah titik dan meminta keterangan personel yang bertugas ketika peristiwa itu terjadi.

Menurut dia, ini diperlukan untuk melihat cara para aktivis tersebut bisa sampai di atas Patung Selamat Datang yang disebut sebagai cagar budaya. Saat berita ini ditayangkan, keenam aktivis Greenpeace tersebut telah dilepaskan oleh kepolisian.

Bagaimana situasi demonstrasi di berbagai kota?

Demonstrasi menjalar di Jakarta, di Yogyakarta, dan Bandung, Jawa Barat, pada hari yang sama. Di Jakarta, ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi dan koalisi masyarakat sipil menggelar demonstrasi di Tugu Tani.

"Prabowo sudah gagal. Prabowo sudah gagal. Bowo-Gibran sudah gagal. Bowo-Gibran sudah gagal," ujar orator meneriakkan yel-yel diikuti massa aksi, seperti dilaporkan jurnalis BBC News Indonesia dari lokasi. Mereka membawa lima tuntutan di momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pertama, para demonstran mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional sekaligus memulihkan ekosistem terdampak. Kedua, mereka menuntut pemerintah memperbaiki tata kelola ekonomi yang berdampak terhadap pasar dan kehidupan masyarakat. Ketiga, mereka meminta pemerintah menghormati hak asasi manusia dan demokrasi. Alasannya, kata mereka, ruang sipil semakin sempit, termasuk akibat masuknya militer dalam berbagai urusan sipil.

Para pengunjuk rasa juga mengkritik berbagai kasus kriminalisasi terhadap warga yang berpendapat dan mengkritik.Keempat, mereka mendesak pemerintah memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dan terakhir, mereka meminta pemerintah segera memperbaiki layanan pendidikan dan kesehatan demi kesejahteraan publik.

Salah satu peserta aksi, Nazhira dari BEM IPB mengeluhkan tingginya biaya hidup selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. "Sekarang terasa, untuk apa-apa harga barang naik semua. Sedikit-sedikit tapi lama-lama jadi bukit," katanya.Ia juga membandingkan uang jajan dua tahun lalu saat masih duduk kelas 11 SMA. Kata dia, dengan uang Rp100 ribu bisa untuk jalan-jalan, nonton bioskop, membeli makan dan minum.

"Kalau sekarang uang itu paling untuk ongkos dan nonton saja. Beli makan dan minum tidak bisa," katanya.Sekitar pukul 18.00 WIB, massa aksi yang berada di kawasan Tugu Tani menduduki salah satu patung paling ikonik di Jakarta Pusat. Mereka memampang spanduk besar berisi tuntutan terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran

Dua peserta aksi memanjat tugu sepasang petani dengan ketinggian sekitar 10 meter. Mereka dibantu peserta aksi dengan saling menyokong. Sementara itu ratusan orang menyaksikan aksi tersebut dengan memasang mata dan kamera secara takjub, seraya berteriak, "Revolusi! Revolusi!"

Setelah spanduk tuntutan berkibar satu per satu demonstran mulai meninggalkan lokasi aksi yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB.Di lokasi berbeda, puluhan mahasiswa juga berdemonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10) siang.

Mereka membawa spanduk bertuliskan Rapor Merah 2 Tahun Tolak Rezim Fasis Prabowo-Gibran. Para demonstran mengajukan lima tuntutan, antara lain agar pemerintah segera menetapkan gelombang kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.

Para mahasiswa juga menuntut pemerintah segera mengadili korporasi yang bertanggung jawab terhadap karhutla, sekaligus memulihkan ekosistem yang terdampak.Mereka menuntut agar pemerintahan Prabowo segera membenahi tata kelola kebijakan ekonomi untuk memberantas ketimpangan nasional."Kami hari ini membawa isu ini karhutla. 2045 Indonesia emas. Tapi anak-anak di Kalimantan bernapas susah," kata Muamar, salah satu peserta unjuk rasa.

"Kami, atas nama mahasiswa dan masyarakat Kalimantan, menyatakan Prabowo dan Gibran telah gagal menyelesaikan masalah ini," katanya Demo di Jayapura Kelompok mahasiswa di Kota Jayapura, Provinsi Papua, mendesak Presiden Prabowo Subianto menetapkan karhutla sebagai bencana nasional. Mereka menyampaikan tuntutan itu acara bertajuk Mimbar Rakyat Papua, Selasa (20/10).

Stenly Dambujai, aktivis mahasiswa asal Papua Selatan, mengatakan kebakaran di sejumlah wilayah Merauke telah mengganggu aktivitas masyarakat adat yang bergantung pada alam untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Dia berkata, dampak karhutla juga mengancam kesehatan warga, terutama perempuan dan anak-anak.

"Ini memang sangat mengganggu kesehatan, terutama ibu dan anak-anak, karena pernapasannya ISPA," kata Stenly kepada wartawan Ikbal Asra.Menurut Stenly, pemerintah daerah di Tanah Papua hingga pemerintah pusat perlu terlibat langsung dalam penanganan karhutla. Dia meminta pemerintah mempercepat langkah penanganan karhutla, terutama di wilayah yang masih memiliki banyak titik kebakaran. "Kami harap mungkin dalam beberapa bulan ke depan ini harus ada penanganan cepat dan juga lebih spesifik ke daerah-daerah yang hari ini titik-titik apinya masih sangat banyak," ujarnya. "Kami rasa harus ditingkatkan atau dinaikkan sebagai status bencana nasional."

"Apa yang pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten buat? Apakah hanya soal Proyek Strategis Nasional?" kata Stenly.

Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Lingkungan dan Hak Masyarakat Adat Papua, yang juga ikut serta dalam pertemuan warga ini, juga mendesak pemerintah menghentikan dan mengevaluasi Proyek Strategis Nasional.Mereka menilai proyek itu merusak lingkungan dan mengancam hak masyarakat adat, terutama di Papua Selatan. Tuduhan ini selalu dibantah oleh para pejabat tinggi di Jakarta.

Kelompok mahasiswa ini menyebut hutan di Papua semakin terancam ekspansi perkebunan, pertambangan, pembangunan infrastruktur, serta proyek pangan dan energi. Mereka mengutip laporan Greenpeace yang menyebut pembukaan lahan untuk PSN di Papua Selatan mencapai sekitar 36.000 hektare, dengan deforestasi sekitar 19.900 hektare hingga Oktober 2025.

Di Yogyakarta, ribuan mahasiswa protes karhutla 

Sejak pukul 12 siang, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar demonstrasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, di gedung DPRD Provinsi Yogyakarta, Selasa (20/10).

Para mahasiswa tersebut berasal dari berbagai kelompok, termasuk Serikat mahasiswa UGM, UII Bergerak, Aliansi UMY Bergerak, BEM Nusantara DIY, HMI Cabang Yogyakarta, sampai Front Mahasiswa Nasional (FMN).

Mereka berorasi bergantian menyuarakan berbagai tuntutan masing-masing terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Troy Amirul Ahmad, dari Keluarga Mahasiswa Universitas Islam Indonesia, menyebut terdapat sekitar seribu rekan-rekan dari kampusnya yang mengikuti demonstrasi ini.

"Yang saat ini kami sedang sangat perhatikan adalah karhutla yang terjadi di berbagai titik di Indonesia," katanya pada jurnalis Furqon Ulya Himawan.Saya orang Sumatra, dan terdampak karhutla. Tapi pemerintah pusat dan anggota dewan hanya ongkang-ongkang," kata salah satu orator dari mahasiswa UII.Setelah berorasi, massa dari UII melanjutkan demo ke Titik Nol Kilometer.

 Di Makassar, mahasiswa memprotes karhutla

Puluhan mahasiswa Universitas Muhamadiyah Makassar berdemonstrasi di depan kantor Bina Marga Sulawesi Selatan, yang menjadi kantor sementara DPRD Sulsel, Selasa (20/10). Para peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Muhamadiyah Satu ini memprotes terkait beberapa isu, termasuk karhutla, kata Koordinator lapangan Aliansi Unismuh Satu, Agung.

Sebagai protes, mereka juga membakar dua ban bekas di depan gerbang masuk perkantoran.Hari ini kami datang ke kantor sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan agar bisa menyampaikan tuntutan kami, kami menuntut usut tuntas dalang dibalik kebakaran hutan," ucap Agung.

"Yang paling penting juga hentikan deforestasi dan pengalihan fungsi lahan, karena hal ini yang dapat memperparah kebakaran hutan," ucapnya lagi. Demonstrasi mahasiswa di Makassar ini berlangsung dari siang. Hingga pukul 16.40 WITA, massa aksi masih bertahan di depan kantor DPRD Sulsel, untuk menunggu perwakilan legislator.

Sementara itu, sejumlah mahasiswa di beberapa titik aksi di Makassar, termasuk di bawah flyover Pettarani, juga melangsungkan demo dengan tagar #2tahuntidakpatuh.Demonstrasi di Bandung Di Bandung, sekelompok pesepeda Bandung juga melakukan unjuk rasa dengan tema "Mengayuh ke Istana" pada Selasa (20/10).

Sebelum berangkat ke Jakarta, mereka berkumpul di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Kota Bandung untuk berorasi dan menyatakan sikap.Dalam aksi ini, sebanyak empat orang pesepeda Bandung akan mengayuh sepedanya hingga Jakarta, sementara yang lain mengiringi hingga batas kota  Bandung-Cimahi.

Dalam perjalanannya, para pesepeda itu akan beristirahat dan bergabung dengan pesepeda lainnya di Purwakarta, Karawang, dan Bekasi.Para pesepeda ini menargetkan akan tiba di Istana Negara pada Kamis (22/10) untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah terkait karhutla. "Yang pertama, yang pasti kami menuntut untuk ditetapkannya status bencana skala nasional," ujar Kidung Saujana, koordinator Aksi Mengayuh ke Istana.

"Karena kebakaran bukan hanya terjadi di Kalimantan tapi juga di Sumatra, di Pulau Jawa, dan juga di Papua hari ini," kata Kidung. Kedua, mereka juga menuntut pengusutan kasus karhutla, termasuk pemeriksaan izin-izin usaha perusahaan yang terbukti bersalah. Tuntutan ketiga, lanjut Kidung, adalah revolusi tata cara penetapan status kawasan yang hingga saat ini masih mengadopsi status penetapan kawasan peninggalan Belanda.

"Yang keempat, kami menuntut semua kawasan-kawasan yang terbakar itu tidak dialihkungsikan. Jika itu awalnya hutan lindung, itu tetap hutan lindung. Jika itu kawasan konservasi, itu tetap konservasi dan tidak dialihkan, " tegas Kidung.Sementara itu, ratusan peserta demonstrasi, baik warga sipil dan mahasiswa, melakukan konvoi dari Jalan Asia Afrika ke Teras Braga Kota Bandung, Selasa (20/10).

Para demonstran membawa berbagai poster dan spanduk yang bertuliskan berbagai tuntutan, dari program MBG hingga sistem pajak untuk kelompok orang kaya di Indonesia. Isu karhutla di Kalimantan, Sumatra, dan Papua juga menjadi isu yang menjadi perhatian mereka. Beberapa orang mengangkat poster yang berbunyi "Indonesia dibakar bukan terbakar" serta "All eyes on karhutla".

"Kami juga membawa tuntutan tentang kebakaran hutan di Kalimantan. Kami merasa itu adalah dampak dari perluasan perkebunan sawit yang terus diperbolehkan oleh rezim Prabowo-Gibran untuk investasi dan korporasi asing, " kata Dedes, koordinator demonstrasi.Dalam 14 poin tuntutannya, peserta unjuk rasa mendesak pemerintah menaikkan status karhutla menjadi bencana nasional. Mereka juga mendesak pemerintah menindak perusahaan yang terlibat karhutla.

Keresahan soal kebakaran hutan juga diungkapkan Rida, mahasiswi yang ikut turun ke jalan.  "Seperti yang sudah kita alami saat ini, dari tahun pertama mereka menjabat hingga saat ini, keadaan Indonesia benar-benar kacau. Apalagi di Kalimantan, Sumatra, kebakaran di mana-mana. Itu semua dibakar hanya untuk sawit, " ucap Rida, kepada jurnalis Yuli Saputra.

Selain mahasiswa, kaum ibu juga turun ke jalan, turut menyuarakan keresahannya di dua tahun rezim Prabowo-Gibran. "Dua tahun yang seperti neraka, dua tahun yang penuh penderitaan, dua tahun yang terasa seperti dua abad. Harus berhenti sekarang dua tahun yang penuh penderitaan untuk semua, " kata Susan Angelika, seorang ibu rumah tangga berusia 45 tahun.Susan memprotes melambungnya harga kebutuhan pokok, kesempatan kerja yang semakin menipis, serta sumber daya alam dirampok dan hanya dinikmati oleh segelintir oligarki.

"Itu yang membuat Indonesia seperti neraka, " kata Susan.

Menurut Susan, karhutla yang terjadi di beberapa pulau di Indonesia, semakin membuktikan pemerintahan Prabowo-Gibran telah gagal.

Di samping isu karhutla, massa menuntut pemerintah untuk menghentikan program MBG, KDMP, dan proyek militer negara. Tuntutan lainnya di antaranya penghentian monopoli dan perampasan tanah rakyat berkedok ketahanan pangan dan transisi energi.

Demo di Aceh

Sekitar seratus orang anggota Front Mahasiswa Aceh Resistance berdemonstrasi di halaman kantor Gubernur Aceh, Selasa (20/10). ‎Dalam orasinya, para mahasiswa mengatakan bahwa aksi demonstrasi ini dipicu kekecewaan selama dua tahun kepresidenan Presiden Prabowo Subianto.‎Kelompok mahasiswa menilai Prabowogagal menangani berbagai permasalahan, termasuk penanganan bencana Sumatera pada 2025 dan karhutla yang kini semakin meluas.

"Seharusnya pemerintah menetapkan status bencana nasional, ini malah tidak melakukan, sehingga penanganan bencana tidak selesai sampai saat ini," kata Juru bicara aksi, yang minta disebut dengan inisialnya, H. Dia berkata, banjir bandang dan karhutla juga telah membuat sejumlah pihak di Aceh mengibarkan Bendera Bulan Bintang.

"Ini salah satu ekspresi dari perjuangan masyarakat Aceh yang masih kecewa dengan pemerintahan Prabowo-Gibran dan Gubernur Muzakkir Manaf - Zulfadli," ujarnya.Bagaimana respons pemerintah? Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI telah buka suara terkait rencana aksi demonstrasi yang digelar pada momentum dua tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Kepala Bakom RI, Syahganda Nainggolan, merespons beberapa tuntutan dari para demonstrasi seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pasar modal dan kebebasan berpendapat, hingga penegakan hukum.

Soal karhutla yang didesak menjadi penetapan bencana nasional, kata dia, pemerintah masih mampu menyelesaikan sendiri pemerintah belum berharap keterlibatan negara lain,la menambahkan, pemerintah membuktikan keseriusan penanganan karhtula dengan menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah korporasi yang melanggar aturan.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga bekerja keras agar kebutuhan dasar seperti pangan dan pelayanan kesehatan serta sistem belaiar online (PJJ)te Salin URLerkecil ketebalan asap di jalan-jalan Kedua, tentang kepercayaan pasar khususnya pas modal. Syahganda menjelaskan pemerintah telah mengambil tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku curang di pasar modal.

Kepolisian RI juga berusaha untuk memeriksa skandal terkait MSCI agar kepercayaan investor tetap tinggi dan MSCI mempertimbangkan rencananya menurunkan peringkat bursa kita ke level standalone,i tegasnya Lebih lanjut, ihwal tuntutan mengenai kebebasan berpendapat, Bakom menyatakan hal itu merupakan bagian demokrasi.

Pemerintah hanya membatasi perusak-perusak demokrasi yang menodai tata krama dan keharmonisan bangsa. Perusak demokrasi antara lain adalah kelompok kelompok yang bersembunyi di sosial media, misalnya, sambil melakukan kampanye negatif dan vulgar," katanya.

Terkait pemberantasan korupsi, dia memastikan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, penegakan hukum dipastikan berjalan objektif. Kepala Negara secara terbuka telah mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memproses hukum siapa saja di dalam jajaran pemerintahannya jika terbukti melakukan pelanggaran atau tindak

pidana korupsi.pendidikan Presiden memastikan anak anak terlantar harus bersekolah. Sehingga beliau membangun sekolah Rakyat di berbagai daerah. Demikian pulan sektor kesehatan, program cek up gratis lebih dari 100 juta penduduk," tutur Syahganda.

Senin, 19 Oktober 2026

Andre Rosiade Ajak Rakyat Indonesia Berdoa agar Karhutla Berakhir


 Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengajak masyarakat Indonesia untuk berdoa agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah provinsi di Tanah Air segera berakhir. Di tengah upaya besar pemerintah Indonesia memadamkan api, Andre menilai doa juga menjadi bagian penting dalam menghadapi musibah tersebut. Pesan itu disampaikan Andre saat menjalankan ibadah umrah di Mekkah, Arab Saudi, kemarin.

Dalam sebuah percakapan bersama Ustaz Syafiq Riza Basalamah dan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho di kawasan Masjidil Haram, Andre menegaskan pemerintah bersama berbagai unsur telah bekerja keras mengatasi kebakaran yang menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.Ia menyebutkan puluhan ribu personel dari pemerintah, TNI, Polri, serta para relawan telah dikerahkan untuk menangani karhutla di berbagai provinsi. Upaya pemadaman juga dilakukan melalui pengerahan puluhan helikopter untuk melakukan pengeboman air atau water bombing.

Namun, besarnya daya rusak kebakaran membuat penanganan di lapangan menghadapi tantangan berat. Karena itu, menurut Andre, ikhtiar melalui kerja keras harus terus berjalan, sekaligus diiringi doa meminta pertolongan dan menurunkan hujan untuk membantu memadamkan api.

"Puluhan ribu sudah bekerja, Ustaz. Bekerja di berbagai provinsi, termasuk puluhan helikopter melakukan pengeboman air. Tapi memang daya rusaknya luar biasa," ujar Andre dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).Andre menegaskan upaya pemerintah bersama para relawan tidak boleh berhenti. Pada saat yang sama, masyarakat juga diajak untuk memohon pertolongan kepada Tuhan YME agar bencana asap yang mengganggu kehidupan warga di berbagai daerah segera berakhir.

"Makanya memang kita bukan hanya ikhtiar sekarang, tapi bagaimana kita sekarang berdoa kepada Allah. Bekerja tentu iya, pemerintah bekerja keras bersama relawan iya, tapi tentu memang kita butuh pertolongan Allah bagaimana Allah menurunkan hujan," kata Andre. Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kerja nyata dari seluruh pihak. Pengerahan personel, pemanfaatan teknologi pemadaman, dukungan relawan, serta doa masyarakat menjadi bagian dari harapan agar kebakaran segera teratasi dan dampaknya tidak semakin meluas.

Ia berharap pertolongan Tuhan YME menyertai seluruh upaya yang tengah dilakukan sehingga hujan segera turun, api dapat dipadamkan, dan masyarakat di wilayah terdampak kembali memperoleh udara bersih. "Mari kita berdoa bersama-sama," lanjutnya.Percakapan tersebut bermula ketika Ustaz Syafiq meminta Agung menyampaikan doa yang ingin dipanjatkan untuk Indonesia. Agung berharap hujan segera turun untuk memadamkan kebakaran, termasuk api yang masih bertahan di bawah permukaan lahan gambut.

Agung menyebutkan, Kota Pekanbaru saat itu masih menghadapi kondisi yang dipenuhi asap. Ia berharap hujan dapat membantu memadamkan titik-titik api yang belum tuntas sehingga asap tidak kembali menyelimuti wilayah tersebut. Menanggapi harapan itu, Ustaz Syafiq mengingatkan bahwa ikhtiar dan doa harus berjalan beriringan. Ia mengajak masyarakat Indonesia, khususnya umat Muslim yang sedang menunaikan ibadah umrah, untuk memanfaatkan kesempatan berdoa di Tanah Suci demi keselamatan bangsa.

Ustaz Syafiq juga mengajak masyarakat memohon agar Tuhan YME menurunkan hujan yang membawa manfaat, memadamkan kebakaran, serta menjauhkan Indonesia dari bencana lain yang dapat timbul akibat cuaca ekstrem. Momentum tersebut memperlihatkan pesan kebersamaan tiga tokoh yang sedang berada di Mekkah untuk menjalankan ibadah umrah. Di tengah musibah yang dihadapi sejumlah daerah, mereka menyampaikan harapan agar seluruh upaya penanganan karhutla membuahkan hasil dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas tanpa ancaman asap.

Kamis, 15 Oktober 2026

Bareskrim Polri Tetapkan 9 Tersangka Korporasi Bidang Kelapa Sawit Terkait Karhutla Kalimantan

Bareskrim Polri menetapkan sembilan tersangka korporasi terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol Pipit Subiyanto menyebutkan, kesembilan tersangka korporasi diselidiki berdasarkan laporan polisi yang ditangani Polda jajaran wilayah Kalimantan.Laporan tersebut ditangani 10 Polda dan

Dittipidter Bareskrim Polri, dengan total luas lahan terbakar mencapai 25.600,26 hektar. Dari jumlah tersebut, Polda Kalimantan Barat menangani 33 laporan dengan tujuh korporasi tersangka.Polda Kalimantan Tengah menangani 14 laporan dengan satu tersangka, sedangkan Polda Kalimantan Selatan menangani 11 laporan dengan satu tersangka.

Sementara itu, Polda Sumatera Selatan menangani 17 laporan, Polda Kalimantan Timur tujuh laporan, Polda Riau enam laporan, Polda Kalimantan Utara tiga laporan, Polda Lampungtiga laporan, Polda Jambi dua laporan, Polda Kepulauan Bangka Belitung satu laporan, dan Dittipidter Bareskrim Polri satu laporan."Korporasi bertanggung jawab dengan apa

yang menjadikan kewajiban, apa yang sudah harus dilaksanakan dengan adanya kebakaran nutan dan lahan," tegasnya.Saat ditanya mengenai bidang usaha dan dugaan modus korporasi yang menjadi tersangka, Pipit menyebut perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di sektor perkebunan kelana sawit.Namun, ia belum memastikan apakah kasus-kasus itu berkaitan dengan pembukaan lahan.

"Kalau sementara itu dari kelapa sawit. Enggak (belum tentu pembukaan lahan). Itu nanti ada mekanismenya, nanti akan kita putuskan dalam kesempatan lain," ungkapnya. Penetapan 223 orang tersangka Selain korporasi, polisi juga menetapkan 223 orang sebagai tersangka kasus karhutla.Jumlah itu bertambah dari sebelumnya 196 orang.

"Sampai dengan 13 Oktober 2026 penegakan hukum karhutla yang dilakukan oleh perorangan di 12 Polda dengan rincian laporan polisi 273 dan jumlah tersangka 223 tersangka. Sedangkan untuk luasan lahan yang terbakar 5.157,89 hektar," jelas dia.

Pipit menambahkan, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis yang memuat ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.la berharap penegakan hukum tersebut dapat mengubah pandangan masyarakat yang menganggap pembakaran sebagai cara mudah dan murah untuk membuka lahan."Ini agar bisa menjadi perhatian daripada

saudara-saudara kita, masyarakat sekalian yang masih mempunyai pemikiran bahwasanya pembukaan lahan dengan cara membakar adalah hal yang murah, yang gampang, yang efektif, itu dihilangkan," pungkas dia.

 

Selasa, 13 Oktober 2026

Prabowo Ingin Karhutla Ditangani Cepat, Kalteng dan Sumsel Jadi Prioritas

 

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditangani secara cepat. Pemerintah kini mengoptimalkan operasi darat karena banyak titik yang sulit dijangkau dari udara."Ya, Presiden targetnya adalah secepat mungkin. Ya, beliau sangat konsentrasi betul masalah karhutla ini," kata Dudung seusai rapat membahas karhutla bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin

(12/10/2026).Dudung mengatakan, berdasarkan laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat enam provinsi yang menjadi konsentrasi penanganan karhutla. Dari sejumlah wilayah tersebut, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan menjadi dua provinsi yang mendapat perhatian khusus.

"Dari Bapak Presiden ada laporan dari Kepala BNPB itu ada enam provinsi yang menjadikonsentrasi dan dua provinsi seperti Kalimantan Tengah dengan Sumatera Selatan," terang Dudung.  "Kemudian ada lagi yang menjadi prioritas di Kalimantan Tengah itu adalah Tanjung Puting atau sekitar Taman Nasional karena memang ini harus dilindungi karena ada satwa di situ," lanjutnya.la mengatakan operasi pemadamanmenggunakan helikopter terus dilaksanakan.

Namun, penanganan di lapangan saat ini lebih banyak mengandalkan operasi darat karena kondisi asap yang terlalu tebal menyulitkan proses pemadaman melalui udara."Dan kemudian hasil laporan dari Kepala BNPB bahwa helikopter, operasional helikopter ini sudah dilaksanakan dan lebih dominan kepada operasi darat ya, karena memang sulit untuk dijangkau dari udara akibat asapnya terlalu tebal," ujarnya.

Lebih lanjut, Dudung menyebut Presiden Prabowo menginginkan agar upaya pencegahan dilakukan secara presisi dan terintegrasi dengan melibatkan seluruh unsur di daerah. Koordinasi diperlukan agar penanganan tidak hanya dilakukan saat api sudah muncul. "Kemudian beliau juga menyampaikan bahwa

pencegahan ini harus presisi, lalu dimitigasi dari tingkat daerah. Bahkan Masyarakat Peduli Api ini dibentuk juga untuk dikoordinasikan baik dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, maupun Karang  Taruna," ujarnya. "Pemerintah daerah yang terintegrasi sehingga

penanganan itu tidak serta-merta pada saat api itu sudah ada, tetapi sebelum kemungkinan-kemungkinan api itu ada, sudah dilakukan pencegahan seperti itu," lanjut Dudung.

Senin, 12 Oktober 2026

Polri Mutasi 199 Personel: Anom Setyadji Jabat Wakabaintelkam, Aries Syahbudin Jadi Kakorlantasn


 Polri kembali melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.Penempatan personel, kata dia, dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. "Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting

agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab," ujar Johnny dalam keterangannya, Minggu (11/10/26).Adapun sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, di antaranya Wakabaintelkam Polri, Kakorlantas Polri, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kalimantan Utara, dan Kapolda Lampung.

Pada jabatan Wakabaintelkam Polri, Irjen Wawan Muliawan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri dan digantikan Brigjen Anom Setyadji.Sementara itu, jabatan Kakorlantas Polri yang sebelumnya dijabat Irjen Wibowo kini diemban Brigjen Pol Aries Syahbudin.Di tingkat kewilayahan, Irjen Agus Wijayanto dipercaya sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing.Jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini dijabat Brigjen Andi Syahriful Taufik, menggantikan Irjen Agus Wijayanto.

Adapun jabatan Kapolda Lampung dipercayakan kepada Brigjen Pol Yustani Alpianimenggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf.Johnny berharap agar para pejabat yang mendapat amanah baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah.Dengan begitu, pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah dilaksanakan."Setiap pejabat diharapkan segera

menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat," katanya.la turut menegaskan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik. "Semangat tersebut sejalan dengan tagline

Polri "Polisi Bersama Masyarakat". Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tutup Johnny.

Sabtu, 10 Oktober 2026

Negara Malaysia Memburuk ,Sehingga Sekolah Sekolah di Tutup.


 


Kondisi udara di Malaysia makin memburuk karena kabut asap.Hal ini memaksa sekolah-sekolah di sejumlah wilayah ditutup Jumat (9/10/2026). Mengutip Channel News Asia (CNA), kualitas udara sebagian besar Negeri Jiran mencapai level "tidak sehat". Wilayah ini mencakup negara bagian Johor, Melaka, Negeri Sembilan, dan Selangor, serta ibu kota Kuala Lumpur dan pusat administrasi Putrajaya."Saya telah meminta seluruh dinas pendidikan negara bagian dan kantor pendidikan distrik untuk terus memantau situasi kabut asap dan mengambil tindakan segera jika situasi

mengharuskannya," kata Menteri Pendidikan Malaysia Fadhlina Sidek dalam sebuah unggahan."Ke depannya, kami akan memastikan bahwa setiap keputusan mengenai penutupan sekolah.diumumkan lebih awal agar orang tua memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan," ujarnya menekankan bahwa pemerintah memahami penutupan sekolah akan memengaruhi rutinitas dan pengaturan sehari-hari orang tua.

"Keselamatan dan kesehatan anak-anak, guru, serta seluruh anggota komunitas pendidikan akan tetap menjadi prioritas utama," tambahnya.Secara rinci, Indeks Pencemar Udara (API) Malaysia mengklasifikasikan kualitas udara sebagai "tidak sehat" pada rentang 101 hingga 200. Kondisi "sangat tidak sehat" pada rentang

201 hingga 300 dan "berbahaya" di atas 300. Mengutip laman The Star, Jumat pagi, 37 wilayah mencatat tingkat API kategori tidak sehat. Kementerian Pendidikan Malaysia menyatakan bahwa sekolah dan institusi pendidikan wajib ditutup jika angka API melampaui 180 atau tetap berada di atas 150 selama tiga hari berturut-turut.

Direktur Jenderal Pendidikan Malaysia, Mohd Azam Ahmad, mengatakan pemerintah menindaklanjuti imbauan Raja Malaysia Sultan Ibrahim ibni Almarhum Sultan Iskandar untuk menutup sekolah di wilayah-wilayah terdampak. Khususnya di lokasi di mana angka API bertahan di kisaran 150 hingga 180 dalam waktu yang cukup lama.

"Selama periode ini, pihak sekolah harus memastikan kelangsungan kegiatan belajar-mengajar siswa melalui metode yang tepat, dengan mempertimbangkan kemampuan, akses, dan kebutuhan siswa, serta kesiapan para guru,"katanya. "Guru dan staf pendukung juga diperbolehkanuntuk bekerja dari rumah selama masa penutupan tersebut," tambah Mohd Azam. "Kementerian akan terus memantau

perkembangan situasi dari waktu ke waktu serta meminta saran dari Kementerian Kesehatan dan instansi terkait guna memastikan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan siswa maupun tenaga kependidikan tetap terlindungi," ujarnya.Kabut asap Malaysia berasal dari kebakaran

hutan dan lahan (karhutra) di Sumatera dan Kalimantan. Indonesia menghadapi kesulitan dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah provinsi, yang telah menyebabkan kabut asap pekat hingga ke negara-negara tetangga, termasuk Malaysia dan Singapura.Kemarin, Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan bahwa dirinya dan Presiden Prabowo Subianto telah sepakat untuk

mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mengatasi kabut asap tersebut. Malaysia pun siap memberikan bantuan.Anwar menyatakan telah meminta Menteri Luar Negeri Malaysia untuk mengupayakan pertemuan para menteri dari blok Asia Tenggara (ASEAN). Ini untuk mengoordinasikan respons regional serta mendukung upaya Indonesia.Perayaan Olahraga Nasional Ditunda Sementara itu, dalam sebuah pernyataan Jumat,

Kementerian Pemuda dan Olahraga (KBS) Malaysia mengumumkan bahwa perayaan Hari Olahraga Nasional yang dijadwalkan Sabtu di tujuh negara bagian dan wilayah federal ditunda. Kabut asap menjadi penyebab.

"Tanggal baru akan diumumkan kemudian, bergantung pada kondisi kualitas udara yang kembali ke tingkat aman untuk aktivitas luar ruangan," ujar pihak kementerian. Keputusan ini diambil setelah diskusi dengan

instansi pemerintah terkait, serta sebagai langkah pencegahan untuk menghindari risiko kesehatan bagi peserta,penyelenggara dan  masyarakat umum. Kementerian memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berterima kasih kepada pihak-pihak terkait atas pengertian serta kerja sama mereka.

Rabu, 07 Oktober 2026

Dapat Subsidi Pemerintah, Jamaah Haji 2027 Cuma Bayar Rp23,24 Juta Lunasi BPIH


 Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M. Jamaah haji reguler rata-rata membayar pelunasan Rp26.248.825. Angka itu masih dikurangi subsidi pemerintah Rp3 juta, sehingga jamaah secara efektif hanya membayar sekitar Rp23.248.825.

“Jamaah secara efektif hanya membayar sekitar Rp23,24 juta. Ini setelah pelunasan Rp26,24 juta dikurangi subsidi pemerintah Rp3 juta,” ujar Anggota Panja BPIH Komisi VIII DPR RI KH Maman Imanulhaq di Kompleks DPR RI, Rabu (7/10/2026).

Dewan Syuro DPP PKB itu mengatakan, angka tersebut merupakan hasil kesepakatan Panja BPIH Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah yang telah diketok dalam rapat Komisi VIII. “Ini sudah disepakati dan diketok di Komisi VIII DPR RI. Jadi yang penting bagi jamaah adalah berapa uang yang harus disiapkan untuk pelunasan. Setelah subsidi, sekitar Rp23,24 juta,” katanya.

Dia menyebut kesepakatan biaya haji tersebut juga tidak terlepas dari komunikasi antara DPR RI dan pemerintah. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan komunikasi dengan Presiden RI terkait skema pembiayaan haji.

“Komunikasi pimpinan DPR dengan Presiden menjadi bagian dari upaya mencari formula agar beban jamaah bisa lebih ringan, tanpa mengurangi kualitas pelayanan haji,” ujar Kiai Maman. Dalam hasil keputusan rapat antara DPR RI dengan Kementerian Haji dan Umrah, rata-rata BPIH 1448 H/2027 M ditetapkan Rp98.466.351,35 per jamaah. Sementara komponen Bipih yang menjadi tanggungan jamaah sebesar Rp54.648.825, sedangkan Rp43.817.526,35 bersumber dari Nilai Manfaat.

Perhitungan pelunasan memperhitungkan setoran awal Rp25 juta dan Nilai Manfaat rata-rata Rp3,4 juta pada rekening virtual jamaah.Untuk haji 1448 H/2027 M, Indonesia mendapatkan kuota 221.000 jamaah, terdiri dari 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus.“Prinsipnya sederhana, biaya jamaah harus terjangkau dan pelayanan harus tetap baik. Jangan sampai biaya turun, tetapi kualitas pelayanan ikut turun,” kata Kiai Maman menutup.

MK Tak Terima Gugatan Terkait Syarat Pendidikan Gibran


 Mahkamah Konstitusi (MK) tak menerima gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mendaftar Pilpres 2024. MK menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum atau legal standing mengajukan gugatan.
Sidang putusan ini digelar di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). Sidang dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo.

"Dalam eksepsi, mengabulkan eksepsi pemohon sepanjang kedudukan hukum. Menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk selain dan selebihnya. Dalam pokok perkara menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima," ujar MK
Dalam pertimbangannya, MK menyatakan gugatan diajukan oleh pihak yang bukan peserta Pilpres 2024. Namun, dalam pertimbangannya, MK menyatakan tidak menemukan bukti Gibran memiliki ijazah setara SMA.

"Para pemohon dan pihak terkait tidak memiliki kedudukan hukum," ujar Suhartoyo.Sebagai informasi, sidang gugatan syarat pendidikan Gibran telah dimulai sejak Senin (21/9). Dalam sidang pendahuluan itu, para pemohon telah membacakan alasan permohonan dan petitum mereka.

Pemohon menganggap Gibran tidak memenuhi syarat berupa bukti lulus SMA/sederajat. Mereka juga mempersoalkan Pasal 18 ayat (3) PKPU Nomor 19/2023 yang membuat bakal capres dan cawapres tidak harus menyerahkan bukti kelulusan SMA/sederajat dari luar negeri jika sudah memiliki bukti kelulusan perguruan tinggi.

Berikut ini petitum pemohon yang dibacakan dalam sidang perdana di MK:

1. Mengabulkan Permohonan Para Pemohon untuk seluruhnya

2. Menyatakan bahwa persyaratan pendidikan sebagaimana ditentukan dalam Pasal 169 huruf r Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum merupakan persyaratan yang bersifat imperatif dan wajib dipenuhi secara sah pada saat pendaftaran serta penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden.

3. Menyatakan diskualifikasi Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka karena tidak memenuhi syarat pendidikan, sebagaimana diatur dalam Pasal 169 huruf r Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

4. Menyatakan penetapan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 mengandung cacat hukum yang sejak semula dan karenanya tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.5. Menyatakan batal keputusan Komisi Pemilihan Umum sepanjang menyangkut penetapan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden, yaitu:

5.1. Keputusan KPU Nomor 1632 Tahun 2023 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024.
5.2. Keputusan KPU Nomor 1644 Tahun 2023 tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024.
5.3. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota secara nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2024. Dan,
5.4. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 504 Tahun 2024 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.

6. Membatalkan pelantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden yang dilaksanakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat.

7. Memerintahkan Majelis Permusyawaratan Rakyat menyelenggarakan sidang untuk memilih wakil presiden dari dua calon yang diusulkan oleh presiden selambat-lambatnya dalam waktu 60 hari sejak putusan ini dibacakan, sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dan

8. Memerintahkan pemuatan putusan ini dalam Berita Negara Republik Indonesia.Atau meminta Mahkamah Konstitusi Yang Mulia memberikan putusan yang adil, seadil-adilnya (ex aequo et bono).

Kamis, 01 Oktober 2026

Pemerintah Registrasi Ulang Penerima Bansos, Warga Diminta Daftar Melalui Perlinsos


 Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta masyarakat melakukan registrasi ulang sebagai penerima bantuan sosial (bansos) melalui Perlinsos Digital.Hal ini disampaikan Gus Ipul usai menggelar rapat koordinasi dan percepatan digitalisasi bantuan sosial (Bansos) bersama Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) dan kementerian terkait."Digitalisasi bansos ini untuk meregistrasi

ulang dan memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk bisa mendaftar kalau memang menginginkan mendapatkan bansos," kata Gus Ipul, saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026). Menurut Gus Ipul, pendaftaran ulang melalui Perlinsos Digital ini dilakukan karena masih terdapat data penerima manfaat yang tidak tepat sasaran."Jadi meregistrasi ulang penerima bansos

sebelum-sebelumnya karena ditengarai sebagian tidak tepat sasaran," tutur dia.Untuk itu, kata Gus Ipul, bagi masyarakat yang merasa berhak menerima Bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), diminta untuk melakukan pendaftaran ulang lewat situs web resmi Kementerian Sosial "Ini memberikan kesempatan luas kepada masyarakat untuk mendaftarkan dirinya jika memang memerlukan bansos dalam rangka perlindungan sosial," kata dia.

Gus Ipul menyebut, pendaftaran penerimaan .Bansos akan memanfaatkan teknologi Artificial intelligence (Al), sejalan dengan arahan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan."Di bawah kepemimpinan Pak Luhut, pemerintah menghadirkan teknologi untuk keadilan. Jadi, teknologi ini dihadirkan supaya bansos diterima oleh mereka yang lebih berhak dan memperolehnya," tutur dia.Luhut menyampaikan, proses pemutakhiran data penerima selesai hingga akhir 2026 sehingga data yang telah diperbarui dapat menjadi dasar dalam penyaluran bansos.

"Kalau semua data ini bisa jalan dengan baik, saya sudah lapor Presiden (Prabowo), sampai akhir tahun ini nanti daftarnya akan datang semua," kata dia.Sebagai informasi, registrasi melalui Perlinsos Digital tidak otomatis menjamin orang yang mendaftar itu menerima bantuan sosial.Pemerintah tetap menentukan kelayakan

berdasarkan hasil verifikasi, pemadanan data, dan kriteria yang berlaku pada setiap program.Masyarakat dapat melakukan registrasimandiri melalui perlinsos.kemensos.go.id dengan menyiapkan NIK pada KTP, nomor meter PLN, serta mengikuti verifikasi wajah. Bagi warga yang membutuhkanpendampingan, Agen Perlinsos seperti Pendamping PKH, RT/RW, ataupun tetangga yang merupakan Kawan Perlinsos dapat membantu.

Selasa, 29 September 2026

Arahan Prabowo, Antrean Haji Kini Dipangkas dari 49 Tahun Jadi 14 Tahun


Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar memangkas antrean haji. Dia menyebut kementeriannya memangkas antrean jemaah haji dari semula 49 tahun menjadi kini hanya 14 tahun.

"Sejak Kementerian Haji ada, antrean yang paling lama itu 49 tahun, kemudian Presiden memerintahkan supaya mencari formula bisa lebih pendek. Itu alhamdulillah, kemudian tahun lalu kami ubah formulasinya dan kita temukan rata-rata antrean di seluruh Indonesia 26 tahun," kata Dahnil usai rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Dahnil mengatakan sempat ada formulasi untuk memotong antrean jemaah dari 49 tahun ke 26

tahun. Namun, lanjut Dahnil, Prabowo memerintahkan agar antrean itu diperpendek lagi. "Tapi tahun lalu Presiden juga menyatakan itu

masih lama, akhirnya Pak Menteri, saya dan seluruh tim di Kementerian Haji itu membersihkan atau memvalidasi 5,7 juta data jemaah haji yang ada sekarang dan kamitemukan ada 400.000 data invalid," ujarnya.

"Nah, setelah kami hitung secara faktual, antrean haji pada tahun ini itu yang berangkat rata-rata menunggu hanya 14 tahun," lanjutnya. Dahnil menyebut pihaknya berhasil

memverifikasi data hingga mengeluarkan400.000 data invalid dari daftar antrean jemaah

haji. Hal itu membuat antrean haji di tahun ini dapat dipangkas menjadi 14 tahun."Jadi, antrean faktualnya sekarang 14 tahun. Jadi dari 49 kemudian jadi 26 tahun, sekarang antrean faktual haji itu 14 tahun sesuai dengan perintah Presiden mencari formula dan membereskan data-data yang invalid 400.000-an itu," kata Dahnil.

Minggu, 27 September 2026

Beda Kondisi Rumah Pegawai Lapas Cibinong Saat Disidak Ombudsman dan Menteri




Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Itjen Kemenimipas) memeriksa Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat (Jabar), atas perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Seusai pengecekan, tim pemeriksa menyinggung soal perbedaan kondisi rumah saat disidak Ombudsman dengan kondisi terkini

Diketahui, Ombudsman menyidak rumah-rumah pegawai di Lapas Cibinong pada Rabu (23/9/2026). Menteri Agus kemudian memerintahkan Dirjen Pemasyarakatan untuk melakukan pemeriksaan internal pada Kamis (24/9). Menteri Agus sendiri mengecek lokasi yang menjadi temuan Ombudsman pada Jumat (25/9).

"Bisa saya sampaikan bahwa apa yang saya lihat, dan apa yang di-publish, ditayangkan oleh teman-teman Ombudsman, ada beberapa perbedaan. Dan ini menjadi konsentrasi kami sebagai tim pemeriksa. Kami lihat Ombudsman seperti apa, dan kami lihat tadi seperti apa," kata Inspektur Jenderal Kemenimipas, Rudi Setiawan, kepada wartawan di lokasi, Sabtu (26/9).9).

"Ini juga pernyataan tegas dari Pak Menteri, apabila ada perubahan, ada kondisi yang tidak sesuai dengan aslinya, tolong dilakukan pemeriksaan," sambung Rudi.Tim Itjen Kemenimipas memeriksa 52 warga binaan atau narapidana sejak viral temuan Ombudsman. Tim pemeriksa juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap 54 pegawai lapas.

"Pemeriksaan dari kemarin sampai hari ini, sudah 52 warga binaan. Dan hari ini kami jadwalkan kurang lebih 54 lagi atau 50 dari para pegawai," terang Rudi.

Dia mengaku telah mengelilingi deretan rumah dinas pegawai, yang diduga disalahgunakan menjadi fasilitas ekstra bagi napi. Dia berkeliling ke area lainnya.

"Saya secara langsung memimpin berkeliling, melihat secara langsung tempat-tempat yang dikunjungi oleh teman-teman dari Ombudsman. Dari rumah nomor satu sampai ke ujungnya, sampai tempat sampah yang dijadikan poin juga, yang diduga tempat pelarian. Saya coba turun ke bawah kemudian naik lagi, ketemunya kontainer yang digunakan untuk SAE," ungkap Rudi.

"Saya pindah ke sebelahnya, ada ruangan guest house yang kemarin juga dikunjungi dan dilihat teman-teman Ombudsman. Dan kemarin juga bagian dalam saya coba melihat kondisi para warga binaan yang ada di lapas ini," tambah dia.

Rudi juga mempertanyakan soal barang-barang yang terdokumentasi kamera, serta informasi dari Ombudsman. Seperti elektronik, barang pribadi yang bukan milik pegawai pajak dan sebagainya yang ada di rumah dinas pegawai.

"Hal-hal yang lain tentunya saya dan tim mengakomodir semua yang ditemukan oleh ORI (Ombudsman Republik Indonesia). Minuman keras, tempat yang diduga sebagai simulator, tempat fitness, foto, kulkas. Semuanya menjadi objek kami untuk memeriksa di mana barang-barang itu keberadaannya, dan kenapa berpindah, dan sebagainya. Mohon waktunya, karena proses masih berlangsung," ucap Rudi.

Kamis, 24 September 2026

Ombudsman Jawab Isu Ferdy Sambo Tempati 'Klaster Mewah' Lapas Cibinong



Beredar isu di media sosial sejumlah tokoh menempati 'klaster mewah' di kompleks Lapas Kelas IIA Cibinong, termasuk Ferdy Sambo usai sidak yang dilakukan Ombudsman RI. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) juga mendapat informasi sejumlah nama yang diduga menempati klaster mewah tersebut.
Informasi yang diterima MAKI, ada sejumlah klaster narapidana di Lapas Cibinong. Berdasarkan data dari MAKI, sejumlah tokoh yang sudah dieksekusi diduga menempati 'klaster mewah' Lapas Cibinong di antaranya yakni Harvey Moeis, Teddy Tjokrosaputro, Andhi Pramono, Indra Kenz, termasuk Ferdy Sambo.

Isu Sambo ikut menempati 'klaster mewah' itu kemudian dikonfirmasi wartawan dalam jumpa pers yang digelar Ombudsman RI hari ini. Ombudsman mengatakan tidak bisa memastikan nama-nama warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lapas Cibinong, termasuk Sambo.
Ombudsman tidak bisa memastikan karena kami tidak bertemu langsung. Dan yang kami temukan, kami sebutkan tadi ada satu itu orang etnis Tionghoa, dan itu yang kami wawancarai," ujar Anggota Ombudsman Syafrida R Rasahan, dalam jumpa pers di Kantor Ombudsman, Kamis (24/9/2026).

Syafrida mengatakan nama-nama warga binaan di Lapas Cibinong harus dikonfirmasi ke Ditjenpas. Ombudsman memastikan lagi tidak bisa mendapat dokumen terkait napi di lapas tersebut.
Kami tidak bisa memberikan karena kami tidak mendapatkan dokumen siapa saja warga binaan yang sudah dieksekusi maupun yang belum dieksekusi Kejaksaan yang berada di Lapas kelas II Cibinong," ucapnya.

"Jadi sekali lagi terhadap nama-nama yang beredar, kami tidak bisa memastikan karena kami tidak mendapatkan salinan data yang dimaksud," sambungnya.Soal isu Sambo ini juga sempat dijawab Kepala Kanwil (Kakanwil) Ditjenpas Jabar Yudi Suseno saat jumpa pers di Lapas Kelas II Cibinong, Bogor hari ini. Dia mengatakan rumah berfasilitas mewah di kompleks Lapas Kelas IIA Cibinong tidak ditempati semua warga binaan, termasuk Sambo dan tokoh lainnya yang kini menjalani masa hukuman.

"Sampai detik ini tidak ada informasi dan temuan-temuan hasil tim itu mengarah ke sana, gitu. Itu kan sebetulnya lingkungan perumahan dinas itu," kata Yudi.

Yudi mengatakan tidak ada fasilitas istimewa untuk Ferdy Sambo dan napi lainnya. Ferdy Sambo, kata Yudi, tetap menempati sel yang sama dengan napi yang lain.

"Sama, nggak ada. Karena kan namanya kamar itu kan memang sudah memang kondisinya, bangunannya seperti itu prototipenya, kan gitu ya. Nggak ada yang istimewa di situ, sama rata semuanya," kata Yudi.

Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Cibinog Ricky Robby menambahkan, Ferdy Sambo ditempatkan di ruang yang sama dengan warga binaan lain.

"Jadi untuk khususnya Pak Sambo, kita juga ditempatkan di ruang yang sama. Tidak ada yang dibeda-bedakan," kata Ricky.Ditjenpas Bentuk Tim Pemeriksaan

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong langsung ditindaklanjuti Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Ditjenpas sudah membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan.

"Kami telah membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan dan verifikasi terhadap sarana, prasarana, administrasi, serta pelaksanaan standar pelayanan dan pengamanan di Lapas Cibinong. Informasi yang disampaikan Ombudsman menjadi bagian dari bahan yang akan kami dalami secara objektif," kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi.

Mashudi mengatakan Ditjenpas terbuka terhadap pengawasan eksternal. Pihaknya juga menghormati kerja pengawasan yang telah dilakukan Ombudsman di Lapas Cibinong.

"Kami menghormati fungsi pengawasan Ombudsman RI. Setiap masukan tentu menjadi bahan evaluasi. Pada saat yang sama, seluruh informasi perlu diverifikasi secara utuh agar kesimpulan yang diambil benar-benar berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Mashudi menegaskan prinsip kesetaraan dan perlakuan sesuai ketentuan harus diterapkan kepada seluruh warga binaan. Ditjenpas akan mengecek fakta dari dugaan adanya fasilitas mewah di Lapas Cibinong.

"Setiap warga binaan memiliki hak dan kewajiban sesuai ketentuan. Karena itu, apabila terdapat informasi mengenai perlakuan atau fasilitas yang diduga tidak sesuai ketentuan, hal tersebut akan kami periksa dan pastikan faktanya," kata Mashudi.Tindakan Tegas Jika Terbukti Pelanggaran

Terkait kemungkinan adanya pelanggaran yang melibatkan petugas, Mashudi memastikan Ditjenpas akan mengambil tindakan apabila hasil pemeriksaan menemukan bukti adanya pelanggaran.

"Pemeriksaan harus dilakukan secara objektif dan menyeluruh. Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan pelanggaran oleh petugas, tentu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, kami tidak akan mendahului hasil pemeriksaan," tegasnya.

Mashudi mengatakan tim Ditjenpas akan melakukan verifikasi terhadap seluruh informasi yang berkembang, termasuk status dan peruntukan sarana prasarana, administrasi penugasan warga binaan, serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait.


Rabu, 23 September 2026

Puan Kaji Kekuatan APBN soal Wacana SD hingga Kuliah Negeri Gratis


 Ketua DPR RI Puan Maharani merespons soal wacana pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri (PTN) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Puan menyebut perlu adanya kajian terhadap kekuatan APBN "Kita kaji dulu bagaimana manfaatnya dan bagaimana kekuatan daripada APBN," kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Puan mengatakan perlu ada kajian matang dengan menyesuaikan kondisi APBN saat ini. Menurutnya, kebijakan pendidikan pada akhirnya harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan negara."SD dan SMP kan, SPP sudah gratis. Jadi, ya ke depannya kita lihat dulu dengan situasi global seperti ini dan bagaimana kekuatan APBN, ya kita akan lihat seperti apa. Tentu saja sebesar-besarnya adalah bagaimana itu bermanfaat buat bangsa dan negara," ucapnya.Sebelumnya, Presiden Prabowo akan menggelar rapat terbatas (ratas) membahas biaya pendidikan negeri. Prabowo mengatakan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga universitas negeri harus digratiskan.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya di HUT ke-28 PAN, di JCC, Jakarta, Jumat (18/9). Prabowo menegaskan biaya pendidikan harus gratis. "Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis," ungkap Prabowo.Prabowo kemudian menyinggung sumber

anggaran untuk mewujudkan pendidikan gratis tersebut. Dia mengatakan dana yang dikorupsi harus dikembalikan dan digunakan untuk kepentingan rakyat.  "Nanti, nanti, nanti akan nanti akan ada  yang bertanya. 'Dari mana uangnya?' Uangnya yang dikorupsi, yang dinyolong, yang dicuri," tuturnya.

Minggu, 20 September 2026

Terungkap dalih jule terseret kasus narkoba

Selebgram Julia Prastini atau yang akrab disapa Jule ditangkap polisi. Ia ditangkap terkait kasus penyalahgunaan vape berisi etomidate. Jule ditangkap di sebuah apartemen di Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Senin (14/9/2026). Ia diamankan saat hendak menerima paket vape narkoba.

Berikut sejumlah fakta terkait penangkapan Jule:

1. Awal Mula Kasus Terungkap.

Pengungkapan kasus bermula saat anggota Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengamankan dua wanita berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. "Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 27 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).

Polisi Sita 4 Vape Narkoba dari Jule, 3 di Antaranya Sudah Habis Pakai Dari hasil interogasi terhadap RR dan RN, keduanya mengaku membeli vape narkoba tersebut dari seorang pria berinisial XC yang merupakan WN China. Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada Jule setelah petugas menemukan adanya paket vape narkoba yang ditujukan kepadanya.

"Terdapat juga pengiriman satu buah paket yang di dalamnya berisikan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate yang dipesan oleh seorang perempuan dengan inisial JP," ungkap Budi Hermanto.Julia Prastini atau Jule diamankan Polresta Bandara Soekarno-Hatta terkait vape etomidate. (Foto: Instagram @juliaprt7)

2. Ditangkap Saat Terima Paket.

Tim 2 Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta melakukan undercover control delivery terhadap paket yang dikirim ke salah satu alamat apartemen di kawasan Cilandak, Jaksel, pada hari yang sama sekitar pukul 17.15 WIB. "Benar paket tersebut diterima perempuan dengan inisial JP," tulis keterangan Polresta Bandara Soetta.Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Narkoba yang Seret Selebgram Jule

Petugas kemudian meminta Jule membuka paket tersebut. Setelah dibuka, paket itu terbukti berisi 1 cartridge vape yang mengandung etomidate. Saat ditangkap di apartemennya, Jule sedang bersama dua orang temannya. Namun, kedua temannya tersebut tidak mengetahui soal aktivitas Jule yang mengonsumsi vape narkoba.

3. Empat Vape Narkoba Disita.

Polisi menyita empat vape narkoba dari apartemen Jule. Tiga di antaranya sudah habis dipakai. "Di sana kami temukan terdapat empat cartridge di mana tiganya kosong, itu sisa habis pakai, dan satunya masih full terisi yang berisikan zat etomidate," ujar Kasat Resnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Michael Kharisma Tandayu, dalam keterangan persnya, Sabtu (19/9/2026).

Jule diketahui sudah beberapa kali memakai vape narkoba. Polisi menyebut Jule sudah tiga minggu mengonsumsi vape narkoba tersebut.