Senin, 10 Agustus 2026

Awal Mula Kebakaran Bromo yang Meluas hingga Kini Ditutup Total


 Kebakaran di kawasan Gunung Bromo


hingga saat ini masih berlangsung dan belum bisa dipadamkan. Api melahap ratusan hektare hingga membuat kawasan Gunung Bromo ditutup total bagi wisatawan.


Adapun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kawasan Bromo dilaporkan pada Senin (3/8/2026). Kebakaran saat itu melanda area Blok Bantengan kawasan Gunung Bromo.


Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sebagian akses wisata Gunung Bromo dari pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro, Kabupaten Lumajang. Kebakaran hutan di Blok Bantengan terjadi pada Senin sekitar pukul 17.00 WIB.Dilansir Antara, Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha saat itu menyampaikan masyarakat masih bisa mengakses kawasan Gunung Bromo melalui sejumlah pintu masuk lainnya, yaitu dari Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.


Meski demikian, para pengunjung hanya bisa mengakses kawasan wisata itu hingga area Lautan Pasir dan tidak diperkenankan bergerak ke wilayah Savana.


"Memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan bersama," ujarnya.


Dirangkum detikcom, berikut sejumlah fakta terkait kebakaran yang melanda kawasan Gunung Bromo hingga diberlakukannya penutupan total.Sumber Api dari Blok Bantengan


Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama mengatakan titik awal api berasal dari Blok Bantengan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, yang bukan kawasan wisata. Endrip mengatakan titik api semakin luas hingga menjangkau wilayah Kabupaten Malang.


"Ini hari keempat, masih nyala (terbakar). Luas wilayah yang paling besar di wilayah Watugede, Kabupaten Probolingo," ungkap Endrip dilansir detikJatim, Kamis (6/8/2026).


Endrip juga mengungkapkan titik awal terjadinya kebakaran berada di Blok Bantengan, yang bukan masuk kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Titik itu, menurut Endrip, merupakan jalur tikus masyarakat dari wilayah Jemplang menuju Desa Argosari, Kabupaten Lumajang.


"Sumbernya di atas (Blok Bantengan), bukan lokasi wisata, bukan jalur umum juga. Itu jalur terabasan (jalur tikus) warga," bebernya.Dugaan Kebakaran Dipicu Ulah Manusia


Kebakaran itu disebut bukan karena faktor cuaca, melainkan karena ulah manusia. Titik awal api diketahui berada di atas perbukitan kawasan Blok Bantengan-Jantur.


Lokasi tersebut sangat jarang dilintasi karena merupakan bagian dari akses jalan yang sudah ada sebelumnya.


"Kalau dugaan kita memang karena dari atas (sumber api). Dari atas punggungan (perbukitan) dari Bantengan ke arah Argosari," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha dilansir detikJatim, Jumat (7/8/2026).


Menurut Rudijanta, wilayah diduga menjadi sumber api selama ini sulit dijangkau. Dia mengatakan biasanya wilayah itu dilewati warga yang akan menuju Jantur-Argosari.


"Dilewati masyarakat, karena itu jalur tradisional masyarakat daerah Argosari ke arah Ranu Pani," tuturnya.Rudijanta menduga sangat minim dugaan sumber api diakibatkan karena faktor cuaca ataupun alam. Dia mengatakan kondisi musim kemarau membuat api semakin cepat menyebar.


"Kalau pastinya dari manusia. Bukan dari alam. Kalau cuaca itu kan, membuat api membesar, merambat. Tetapi kalau sumber (api) bukan karena cuaca," tegasnya.


Menjalar ke Kawasan Puncak B29


Kobaran api dalam kebakaran hutan di kawasan TNBTS pada Jumat (7/8) sudah berjarak sekitar 2 kilometer dari kawasan wisata Puncak B29, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Petugas gabungan melakukan penyekatan agar api tidak terus menjalar mendekati kawasan wisata tersebut.Kepala BPBD Kabupaten Lumajang Isnugroho mengatakan petugas gabungan dari BPBD, Polres Lumajang, dan TNI telah diterjunkan untuk membantu pemadaman sekaligus mengantisipasi pergerakan api. Petugas melakukan pemadaman dari darat menggunakan metode gebyok dengan ranting pohon serta alat jet shooter.


"Petugas saat ini diterjunkan untuk membantu upaya pemadaman di kawasan TNBTS, ujar Isnugroho,Petugas saat ini diterjunkan untuk membantu upaya pemadaman di kawasan TNBTS," ujar Isnugroho, dilansir detikJatim.


Kawasan Bromo Ditutup Total


Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup total akibat kebakaran hutan yang meluas. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyiapkan dua solusi bagi wisatawan yang sudah terlanjur membeli tiket.


Penutupan berlaku di seluruh pintu masuk kawasan TNBTS, yakni Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, hingga Senduro. Kebijakan itu dimulai sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB sampai batas waktu yang belum ditentukan.


"Bagi pengunjung yang sudah melakukan pembelian tiket masuk melalui aplikasi booking online untuk kunjungan selama masa penutupan, akan diberi kesempatan untuk penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian uang (refund)," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta dilansir detikJatim, Minggu (9/8/2026).Proses pengajuan reschedule maupun refund dapat dilakukan dengan mengisi formulir khusus yang disediakan oleh pengelola. Informasi dan instruks pe ANCE "kirimkan langsung olehdisediakan oleh pengelola. Informasi dan instruksi pengisian formulir akan dikirimkan langsung oleh petugas admin portal pemesanan.


"Pengunjung cukup melengkapi formulir yang kami sampaikan melalui admin aplikasi booking online TNBTS," jelas Rudijanta.


TNBTS menekankan bahwa penutupan akses murni dilakukan demi keamanan pengunjung serta kelancaran tim pemadam di area kaldera. Proses pemadaman api saat ini juga masih terus digencarkan.


Kebakaran Meluas Capai 520 Hektare


Petugas masih berupaya memadamkan api di kawasan Gunung Bromo, yang kini telah mencapai seluas sekitar 520 hektare. Tiga helikopter water bombing diturunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.


Dilansir detikJatim, hingga Minggu (9/8/2026) pagi, sejumlah titik api masih terpantau di sekitar P30, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, dan kawasan Penanjakan Satu.


Petugas memperkirakan luas area yang terbakar mencapai sekitar 520 hektare. Api membakar lahan yang didominasi rumput kering khas pegunungan, sejumlah vegetasi, hingga bunga edelweiss.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memimpin koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan pada Minggu pagi. Mereka menyusun strategi pemadaman untuk mencegah api semakin luas.


Pemadaman dilakukan melalui dua skema, yakni operasi darat dan udara. Dari udara, tiga helikopter water bombing dikerahkan untuk menyiram sejumlah titik api.


Sementara itu, dari jalur darat, petugas mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran, tiga drone water spray, serta ratusan personel gabungan dari berbagai unsur.


Emil mengatakan kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Selain itu, petugas menghadapi keterbatasan peralatan manual untuk menangani titik panas dan bara yang tersisa.


"Kendala kita saat ini memang keterbatasan alat manual. Ada titik panas yang masih tersisa, api kecil itu memang harus manual. Yang besar ditangani menggunakan helikopter," ujar Emil, Minggu (9/8/2026).

Sabtu, 08 Agustus 2026

Tim 9 Kejagung Periksa Febrie sebagai Tersangka Sekaligus Saksi Kasus TPPU Kurniawan Fadilah


 Kejagung memberikan penjelasan mengenai pemeriksaan terhadap mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada hari ini. Kejagung menyampaikan pada hari ini Febrie diperiksa sebagai tersangka sekaligus saksi dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU).


"Yang bersangkutan diperiksa dalam dua kapasitas, baik sebagai tersangka maupun sebagai saksi," kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, kepada wartawan di Gedung Utama Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).


Anang menjelaskan, total ada lima orang yang hendak diperiksa pada hari ini. Namun hanya tiga orang yang hadir. Dua dari tiga yang hadir adalah Febrie dan Nurman Herin (NH) selaku tersangka dalam perkara ini.Hari ini diperiksa dengan terkait dengan kasus TPPU. Dan terhadap TPPU-nya aja dan perkara yang tindak pidana asalnya perkara korupsi," tutur Anang.


Anang juga menyebutkan pemeriksaan pada hari ini dilakukan secara terpisah terhadap pihak-pihak yang dipanggil. "Oh, nggak, nggak. Masing-masing kan berbeda. Terpisah," imbuhnya.


Diketahui, pada hari ini Tim 9 Kejagung memeriksa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam perkara TPPU. Febrie diperiksa sejak siang tadi di Gedung Utama Kejagung.Sebagai informasi, Febrie telah ditetapkan sebagai tersangka dalam sejumlah perkara. Kasus yang menjerat Febrie ini awalnya ditangani Polri. Dalam perkembangannya, Polri menyerahkan penanganan perkara Febrie ke Kejagung.


Awalnya, Febrie dijerat sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait perkara ASABRI. Dia dijerat sebagai tersangka bersama pengusaha bernama Don Ritto.


Selain itu, Febrie menjadi tersangka dalam kasus dugaan TPPU terkait temuan barang bukti berupa 74 kg emas dan uang tunai ratusan miliar rupiah. Kejagung juga menetapkan tersangka lain, yakni Nurman Herin, dalam kasus ini.


Selain itu, ada penyidikan lain yang masih diproses terkait Febrie. Penyidikan itu terkait dugaan korupsi di PT Krakatau Steel serta pengadaan batu bara PLTU yang mengakibatkan blackout.

Jumat, 07 Agustus 2026

Kelakar Menko Pangan ke Kepala BGN: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?


 Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), berkelakar mengenai penurunan berat badan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, saat memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tata Kelola Program MBG yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).


Saat mempersilakan Sudaryono untuk menyampaikan pernyataan ke awak media, Zulhas menyoroti perubahan fisik Sudaryono yang tampak lebih langsing dalam waktu singkatDan saya kira lebih lanjut Pak Kepala BGN silakan. Ini Mas Dar sudah turun berapa kilo nih? Ya ini baru belum sebulan sudah turun berapa kilo saya lihat kok langsing sekali ini," kata Zulhas.Zulhas juga memuji kinerja Kepala BGN serta optimisme lembaganya dalam merapikan program MBG ke depan dalam hitungan bulan.Ini kerjanya luar biasa, anak muda tapi mudah- mudahan lah ya sebulan dua bulan BGN ini bisa kita rapikan dengan baik," ujarnya.


Sudaryono terlihat hanya tersenyum saat mendengar pujian tersebut.Pemerintah menggelar Rapat Koordinasi Terbatas Perbaikan Tata Kelola MBG di Kantor Kementerian Koordinator bidang Pangan, Kamis (6/8/2026).


Dalam rapat tersebut Menko Pangan Zulkifli Hasan memastikan tata kelola SPPG di daerah 3T rampung dalam waktu satu bulan.Lanjutan dari rapat minggu lalu karena target kita ada jangka pendek, jangka pendek itu satu bulan harus ada yang kita selesaikan terutama eh SPPG yang di daerah 3T, yaitu Papua, NTT dan Maluku, yang paling berhak banyak stunting dan seterusnya," ungkapnya.


Sejumlah menteri yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Rembangunan Manusia dan KebudayaanPratikno, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BGN Sudaryono

Rabu, 05 Agustus 2026

Pajak Marketplace Ditunda, Pedagang yang Terlanjur Dipungut Bakal Dapat Pengembalian


 IKPI, Jakarta: Pemerintah resmi menunda implementasi pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi di marketplace yang sudah berlaku 1 Agustus 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat yang dinilai belum pulih sepenuhnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan tersebut belum akan diberlakukan pada bulan ini.

Menurutnya, pemerintah memilih menunda implementasi agar tidak menambah beban pelaku usaha maupun masyarakat di tengah kondisi konsumsi yang masih memerlukan dukungan.

“Penerapan pajak online mungkin kita tunda, enggak Agustus ini mulai berjalan,” ujar Purbaya dalam Media Briefing di Jakarta, Rabu (5/8).

Ia menjelaskan, penundaan tersebut akan dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Selama aturan tersebut belum diterbitkan, ketentuan yang berlaku sebelumnya masih menjadi dasar pelaksanaan.

Purbaya juga memastikan pemerintah akan menyiapkan mekanisme pengembalian apabila terdapat pedagang online yang telah lebih dahulu dipungut pajak oleh marketplace.

“Nanti pasti ada mekanisme untuk mengembalikannya,” kata dia.

Sebelum keputusan penundaan ini diumumkan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menunjuk empat marketplace sebagai pemungut PPh Pasal 22 atas transaksi pedagang online, yakni Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli.

Penunjukan tersebut merupakan pelaksanaan PMK Nomor 37 Tahun 2025 yang mengatur penunjukan penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) sebagai pihak yang memungut, menyetor, dan melaporkan PPh Pasal 22 atas penghasilan pedagang dalam negeri yang berjualan melalui platform digital.

Pemerintah sebelumnya menegaskan bahwa ketentuan tersebut bukan merupakan pengenaan pajak baru, melainkan perubahan mekanisme pemungutan.

Dengan skema baru, kewajiban memungut pajak dialihkan kepada marketplace yang memenuhi persyaratan tertentu, seperti menggunakan rekening escrow dan memiliki nilai transaksi maupun jumlah pengguna sesuai ketentuan yang ditetapkan DJP.

Dalam regulasi tersebut, tarif PPh Pasal 22 ditetapkan sebesar 0,5% dari nilai peredaran bruto yang tercantum dalam dokumen tagihan, di luar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Pajak dipungut pada saat pembayaran diterima melalui marketplace.

PMK Nomor 37 Tahun 2025 juga memberikan pengecualian bagi wajib pajak orang pribadi dengan omzet hingga Rp 500 juta per tahun.

Kelompok tersebut tidak dikenai pemungutan PPh Pasal 22 sepanjang telah menyampaikan surat pernyataan kepada marketplace bahwa omzet tahunannya tidak melebihi batas tersebut. (ds)

Selasa, 04 Agustus 2026

Kejagung Geledah Kantor Don Ritto dan Rumah Nurman Herin di Kasus TPPU Febrie


Tim 9 Kejagung melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Penggeledahan dilakukan di beberapa titik di wilayah Jakarta Selatan dan Depok

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menyebut penggeledahan dilakukan di kantor Don Ritto hingga kediaman Nurman Herin. Lokasi- lokasi tersebut diduga berkaitan dengan aliran aset para tersangka.

"Saat ini, Tim Penyidik juga melakukan penggeledahan yang sedang berlangsung di beberapa tempat yakni kantor tersangka DR (Don Ritto) dan rekan di Jakarta Selatan, serta rumah milik tersangka NH (Nurman Herin) di Kota Depok," kata Anang melalui keterangannya, Senin (3/8/2026).Selain kantor Don Ritto dan rumah Nurman Herin, penyidik menyisir sejumlah kantor perusahaan di Jakarta Selatan, di antaranya kantor PT HI, PT PIS, PT KPE, dan PT SME.

Namun, Anang menyebutkan pihaknya belum bisa merinci apa saja barang bukti atau dokumen yang telah ditemukan oleh penyidik dalam rangkaian penggeledahan tersebut. Sebab, proses penggeledahan masih terus berlangsung hinggakini.

Selain melakukan penggeledahan, lanjut Anang, pada hari yang sama Tim 9 juga memeriksa empat orang saksi yang merupakan karyawan swasta berinisial T, ER, DH, dan HH. Pemeriksaan saksi dan penggeledahan ini bertujuan memperjelas konstruksi perkara serta menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan.

"Seluruh tindakan penyidikan tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran terhadap aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana," tutur Anang.Dia menegaskan seluruh proses hukum dilakukan secara profesional dan akuntabel. Dia berjanji akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan kasus ini.

"Tim penyidik akan terus menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada publik sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-undangan," pungkas Anang.Untuk diketahui, kasus ini merupakan pengembangan setelah Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah (FA), sebagai tersangka TPPU. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik menemukan barang bukti berupa emas seberat 74 kilogram dan uang tunai senilai Rp 543 miliar di kediamannya di kawasan Sentul.

Kejagung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan TPPU tersebut. Dia adalah Nurman Herin (NH), yang diduga kuat terlibat dalam kasus TPPU Febrie.

Ketua Tim 9 sekaligus Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Pengawasan (JAM-Was), Rudi Margono, mengungkapkan praktik TPPU ini diduga dilakukan Febrie selama dia menjabat jaksa maupun saat menduduki posisi struktural di lingkungan Kejaksaan.Selain itu, Febrie terjerat dalam tiga perkara lain di Kejagung. Perkara pertama berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi untuk PT Krakatau Steel. Kedua. berkaitan dengan dugaan tindak

terkait PT ASABRI. Dalam kasus ini, sebelumnya Polri menetapkan Feprie Adriansvan sebagaidugaan Tindak Pidana Korupsi untuk PT Krakatau Steel. Kedua, berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang mengakibatkan blackout.

Terakhir, penyidik juga telah menerbitkan Sprindik terkait dugaan korupsi dan TPPU dalam perkara terkait PT ASABRI. Dalam kasus ini, sebelumnya Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU bersama pihak swasta, Don Ritto (DR), yang ditetapkan sebagai tersangka TPPU.


 

Senin, 03 Agustus 2026

Update Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa: 5 Meninggal, 227 Selamat


 Jumlah korban meninggal dalam musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura kembali bertambah lagi. Berdasarkan pembaruan data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 17.00 WIB, total korban meninggal dunia kini sebanyak 5 orang.


Dilansir detik Jatim, Minggu (2/7/2026), total penumpang dan awak kapal yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat terus bertambah mencapai 227 orang. Dengan demikian total keseluruhan korban yang telah diangkat dari laut maupun dek kapal oleh tim gabungan mencapai 232 orang.

Proses evakuasi massal di perairan terus bergerak dinamis dengan mel sedikitnya sembilan armada kapal r hingga kapal tanker yang bergotong merapat ke titik koordinat musibah.


Berdasarkan data resmi Basarnas pukul 17.00 WIB, berikut rincian sebaran evakuasi korban oleh sembilan kapal penolong di lokasi kejadian:

1. KM Meratus Pematang Siantar: Evakuasi 109 orang selamat dan 2 orang meninggal dunia.

2. TB Hasnur 26: Evakuasi 65 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.

3. KM Transco Arafura: Evakuasi 17 orang selamat.

4. KM Meratus Project 3: Evakuasi 13 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.

5. KM Icon Daniel: Evakuasi 1 orang meninggal dunia.

6. KM Selaras Mas: Evakuasi 7 orang selamat.

7. KM Prakarsa Mas: Evakuasi 7 orang selamat.

8. KM SC Aila XVII: Evakuasi 7 orang selamat.

9. KM British Mentor: Evakuasi 2 orang selamat.

Sabtu, 01 Agustus 2026

Mengenal 3 Kandidat Polisi Berintegritas Hoegeng Awards 2026

 


Acara puncak Hoegeng Awards 2026 akan digelar pada Jumat, 31 Juli. Dalam acara itu akan diumumkan satu sosok polisi teladan sebagai penerima Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Berintegritas.

Malam penganugerahan Hoegeng Awards 2026 akan dilangsungkan mulai pukul 19.00 WIB, Jumat (31/7/2026), di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, dan disiarkan live di detikcom. Penyanyi ternama Tanah Air, Pongki Barata, akan memeriahkan acara malam nanti.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung (CT) akan menghadiri acara tersebut. Para menteri dan pimpinan lembaga negara juga dijadwalkan akan hadir.

Satu dari tiga besar kandidat penerima penghargaan Polisi Berintegritas ini telah dipilih oleh Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026. Ketiganya adalah Kombes Norul Hidayat, Kombes Yimmy Kurniawan, dan Kombes Muhammad Arsal Sahban.

Adapun Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 yaitu Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, M.Psi, Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, S.Psi., ММ, Mantan Plt Pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., anggota Kompolnas Gufron Mabruri, dan Ketua Komisi III DPR, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H.

1. Kombes Muhammad Arsal Sahban

Saat ini, Kombes Arsal menjabat sebagai Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri. Dia dikenal sebagai sosok yang tegas dan berintegritas. Saat menjadi Kapolres Lumajang, Arsal membentuk Tim Cobra untuk menumpas kejahatan seperti begal hingga peredaran narkoba.

Kesaksian tentang ketegasan dan integritas Arsal datang dari mantan anak buahnya di Polres Lumajang. Arsal disebut tidak pandang bulu dan antisuap ketika membongkar sejumlah kejahatan yang melibatkan 'orang penting' serta jaringan besar.

Lewat operasi Tim Cobra, angka kriminalitas di Lumajang turun cukup drastis pada tahun 2019. Semula dalam setahun tercatat 500 lebih kasus, saat Arsal menjabat turun menjadi 312 kasus per tahun dengan penyelesaian kasus 88,46%. Setelah Arsal dimutasi, angka kejahatan di Lumajang kembali naik menjadi lebih dari 500 kasus per tahun.

Kepemimpinan Arsal saat menjadi Kapolres Lumajang dirasakan betul oleh warganya. Bahkan warga mengusulkan Arsal untuk menjadi Bupati Lumajang pada 2024 lalu.

2. Kombes Norul Hidayat

Kombes Norul merupakan Kepala SPN Polda Bangka Belitung sejak akhir tahun 2023. Dia dinilai sebagai sosok pemimpin yang menjunjung kedisiplinan, ketegasan, dan integritas.

Sejumlah anggota SPN Polda Balel, orang tua peserta didik, hingga warga sipil menyebut Norul selalu menekankan pemberantasan pungutan liar, transparansi anggaran, tertib administrasi, serta penegakan aturan di lingkungan pendidikan. la menolak segala bentuk pemberian dari peserta didik maupun pihak lain, dan meminta personel menjaga marwah institusi, serta menindak tegas pelanggaran.

Selain itu, Kombes Norul juga sosok yang sederhana. Pangkat tinggi tidak membuat Norul bergaya mewah. Selama masa kepemimpinannya, ia juga dikenal menghindari kegiatan yang menghabiskan anggaran besar serta mengutamakan penghematan dan efisiensi dana.

Kesederhanaan Norul juga terlihat dari penampilan sehari-hari saat berkebun di SPN Polda Babel. Bahkan pada awal bertugas di SPN, pernah ada peserta didik yang mengira dirinya sebagai tukang kebun.

3. Kombes Yimmy Kurniawan

Saat ini, Kombes Yimmy menjabat Karo SDM Polda Kepulauan Riau. Dia dikenal sebagai sosok yang berintegritas dan sederhana. Kesederhanaannya terlihat dari sikap yang humble, rendah hati, dan tidak suka menonjolkan diri.

Kombes Yimmy merupakan peraih Adhi Makayasa tahun 2000. Teman seangkatannya bersaksi jika Yimmy sosok yang sangat cerdas dan salah satu yang paling menonjol dalam hal intelegensi di angkatannya. Yimmy disebut selalu meraih nomor satu, termasuk saat menempuh pendidikan lanjutan di kepolisian.

Meski memiliki kemampuan akademik yang menonjol, Yimmy tidak pernah menunjukkan sikap ingin pamer. Yimmy justru terlalu humble dibandingkan teman-teman seangkatannya. Yimmy disebut menjaga integritas dan mempertahankan karakter yang sama sejak dulu.

Yimmy dinilai bukan sosok yang ambisius terhadap jabatan. Yimmy tidak menjadikan karir sebagai obsesi dan memilih berkarir secara normal. Namun setiap tugas yang diperoleh, Yimmy selalu mengerjakannya dengan baik dan maksimal tanpa banyak hal lain di luar pekerjaan.