Senin, 15 Juni 2026

Hari Keempat PRJ 2026 Diserbu Pengunjung, Fenomena Bawa Koper Jadi sorotan.


 Memasuki hari keempat penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026, kawasan arena Jakarta International Expo (JIExpo) dipadati ribuan pengunjung yang datang sejak siang hari, Minggu (14/6/2026). Meski cuaca panas menyengat, antusiasme masyarakat untuk berbelanja, berburu kuliner, hingga menikmati hiburan tetap tinggi.Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 15.10 WIB, arus pengunjung terus mengalir melalui pintu masuk.

Suasana semakin ramai menjelang sore dengan banyaknya keluarga, pasangan muda, hingga rombongan teman yang memadati berbagai area pameran.

Pemandangan menarik lainnya adalah banyaknya pengunjung yang membawa koper berukuran sedang maupun tas troli. Sebagian mengaku sengaja membawa koper kosong agar lebih mudah membawa pulang barang belanjaan, sementara lainnya datang langsung dari luar kota dan memanfaatkan akhir pekan untuk berkunjung.

Di sejumlah lorong pameran, kepadatan pengunjung juga terlihat di stan produk rumah tangga, fesyen, elektronik, hingga kuliner. Beberapa gerai menawarkan potongan harga dan promo khusus yang membuat calon pembeli rela mengantre.


Salah satu pengunjung, Usna (35), warga Tangerang Selatan mengaku datang bersama suami dan dua anaknya untuk menghabiskan waktu akhir pekan sekaligus berbelanja. Ia mengatakan bukan kali pertama mengunjungi PRJ karena hampir setiap tahun menyempatkan diri datang.


Sudah beberapa kali ke PRJ. Tahun ini sengaja datang lagi karena anak-anak juga ingin jalan-jalan. Rencananya mau cari peralatan rumah sama lihat-lihat kalau ada promo menarik," ujar Usna saat ditemui di area Hall D2. Usna dan keluarganya memilih menggunakan mobil pribadi agar lebih leluasa membawa barang belanjaan. "Kalau tidak terlalu capek mungkin sampai malam. Kami belum tentu nonton konser, lebih fokus keliling dan kulineran saja" katanya. Pengunjung lain, Sabrina (27), mengaku baru pertama kali mengunjungi PRJ setelah sebelumnya hanya melihat suasananya melalui media sosial. Ia datang bersama sang kekasih menggunakan transportasi umum untuk menghindari kemacetan dari Jakarta Selatan.Ini pertama kali ke PRJ. Penasaran karena banyak teman bilang seru dan banyak diskon. Kami naik KRL lalu lanjut kendaraan umum supaya lebih praktis," ujar Sabrina. Sabrina belum memiliki daftar belanja khusus, tetapi berharap bisa menemukan sepatu olahraga dan aksesori elektronik dengan harga promo Targetnya sih lihat-lihat dulu. Kalau cocok ya beli,” tuturnya.


Ia pun mengaku berencana kembali jika masih ada waktu sebelum penyelenggaraan PRJ berakhir.

Kayaknya bakal balik lagi, soalnya area pamerannya luas dan hari ini mungkin enggak sempat muterin semuanya,” kata dia. Sementara itu, pasangan suami istri Rusdi (42) dan Maya (40) tampak berjalan sambil menarik koper berwarna hitam. 

Menurut Rusdi, koper tersebut memang sengaja dibawa dari rumah untuk memudahkan membawa barang belanjaan. "Kalau pakai kantong belanja banyak capek. Jadi kami sengaja bawa koper kecil supaya nanti kalau beli barang tinggal dimasukkan," katanya sambil tertawa.

Mereka datang bersama anak remajanya dan sudah beberapa kali menghadiri PRJ pada tahun-tahun sebelumnya. "Biasanya memang selalu ada yang menarik. Tahun ini rencananya cari perlengkapan elektronik kecil sama jajanan. Soal konser belum tentu ikut karena lihat kondisi nanti malam," ujar Maya.

Keluarga tersebut menggunakan mobil pribadi dan memperkirakan akan berada di lokasi hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Sepanjang siang hingga sore hari, kepadatan pengunjung terlihat merata di berbagai zona pameran. Banyak pengunjung memilih beristirahat sejenak di area makan sebelum melanjutkan aktivitas berbelanja atau mengunjungi stan lainnya.

Minggu, 14 Juni 2026

DPR Usul MBG Disetop Sementara Selama Libur Sekolah

Komisi IX DPR mengusulkan agar program makan bergizi gratis (MBG) disetop sementara selama masa libur sekolah pada 29 Juni hingga 10 Juli mendatang



 Komisi IX DPR mengusulkan agar program makan bergizi gratis (MBG) disetop sementara selama masa libur sekolah yang akan dimulai 29 Juni hingga 10 Juli mendatang. Usulan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris sekaligus merespons temuan Kementerian Koordinator Bidang Pangan bahwa ada pemborosan anggaran lebih dari Rp1 triliun per bulan pada program tersebut.

Charles menilai temuan itu menjadi alarm dan menjadi momentum agar segera dilakukan evaluasi."Menurut saya, momentum libur sekolah yang akan datang bisa dimanfaatkan untuk melakukan penghentian sementara pelaksanaan program MBG sambil dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program," kata Charles saat dihubungi, Sabtu (13/6.

Dia menilai dugaan pemborosan dalam program MBG tak bisa dianggap sepele. Apalagi, pemerintah saat ini tengah menghadapi tekanan fiskal dan kebutuhan anggaran besar di sektor lain.Menurut Charles, evaluasi perlu segera dilakukan agar pemerintah bisa melihat secara objektif pelaksanaan program MBG selama ini.

"Selama masa evaluasi, pemerintah perlu melakukan audit terhadap seluruh dapur SPPG yang beroperasi, baik dari aspek keamanan.objektif pelaksanaan program MBG selama ini."Selama masa evaluasi, pemerintah perlu melakukan audit terhadap seluruh dapur SPPG yang beroperasi, baik dari aspek keamanan pangan, kualitas makanan, efisiensi anggaran, maupun tata kelola pengadaannya," kata politikus PDIP itu.

Menurut Charles, selama evaluasi, dapur-dapur yang terbukti tidak memenuhi standard atau sudah berulang kali menyebabkan kasus keracunan, harus ditutup secara permanen. Dia mengingatkan, hingga saat ini sudah lebih dari 40 ribu anak menjadi korban keracunan MBG. Karena itu, keselamatan dan kualitas layanan harus menjadi prioritas utama. Ke depan, lanjut dia, parameter keberhasilan MBG tidak boleh hanya diukur dari jumlah penerima manfaat atau berapa besar anggaran yang dibelanjakan.

"Yang lebih penting adalah apakah program ini benar-benar berhasil memperbaiki status gizi anak-anak yang membutuhkan, aman dikonsumsi, dan dikelola secara efisien serta akuntabel," katanya.

Jumat, 12 Juni 2026

Kejagung Tetapkan 1 Tersangka Baru Korupsi MBG


 Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menetapkan satu tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni Asep Yusuf Somanti alias AYS.

"Pada hari Sabtu yang lalu tanggal 6 Juni 2026, tim penyidik menetapkan satu orang lagi tersangka atas nama AYS selaku pihak swasta sebagai tersangka," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Dirdik Jampidsus Kejagung), Syarief Sulaeman Nahdi, di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Syarief menjelaskan, Asep merupakan pihak swasta yang diminta oleh tersangka Sony Sonjaya, selaku Wakil Kepala BGN ketika itu, untuk mencari mitra dalam rangka pelaksanaan program MBG.

"Bahwa saudara SS melawan hukum memberikan akses kepada AYS untuk melakukan intervensi kepada tim verifikator mitra MBG sehingga dapat mengetahui titik-titik dapur yang kosong ya, dan mengatur sedemikian rupa calon SPPG yang mendaftar pada portal mitra MBG yang semula telah disetujui kemudian menjadi dibatalkan status pendaftarannya," ungkapnya.

Selain itu, Asep juga memfasilitasi SPPG yang baru mendaftar portal yang sudah tutup.Setelah melakukan pengaturan titik-titik SPPG tersebut, Asep juga memberikan sejumlah uang kepada tersangka Sony Sonjaya.Bahwa tersangka disangka melanggar Pasal 12 huruf a, huruf b Undang-Undang Tipikor dan Pasal 605 ayat 2, Pasal 606 tentang KUHP," ujarnya.

Dengan demikian total tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola MBH sebanyak empat orang.Asep sudah ditahan

Kejagung menahan Asep selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Terkait kemungkinan ada tidaknya tersangka lainnya, Syarief menegaskan pihaknya masih terus melakukan pendalaman.

"Kami tetap melakukan pendalaman dan apabila ada orang-orang yang melakukan atau dapat dimintai pertanggungjawaban ya selama ada alat buktinya pasti akan kita proses," ucapnya.

Kamis, 11 Juni 2026

SBY Bicara Tren Rupiah dan IHSG Menguat: Semoga Pertanda Baik

 

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbicara soal rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat dalam beberapa hari terakhir. SBY berharap tren itu bisa menjadi awal yang baik untuk kondisi ekonomi Indonesia.

"Alhamdulillah, ada "good news" untuk kita semua.

Dua hari ini, 9-10 Juni 2026, Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini merupakan awal dan pertanda baik ~ "a good beginning"," tulis SBY dalam akun X pribadinya, seperti dilihat, Rabu (10/6/2026).

SBY mengatakan kabar baik itu sejalan dengan prediksinya pada Mei 2026 lalu. SBY meyakini pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki sumber daya politik dan ekonomi dalam mengatasi tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat Indonesia.

Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita," ujar SBY.

Menurut SBY, ada beberapa faktor yang mempengaruhi menguatnya rupiah dan IHSG dalam beberapa hari terakhir. Dia menyoroti sinergi yang solid antara kebijakan yang dijalankan Bank Indonesia dan pemerintah.

SBY berharap momentum ini bisa terus dijaga pemerintahan Prabowo. Dia yakin pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Ke depan, hari-hari mendatang, kita berharap pemerintah terus melakukan langkah-langkah stabilisasi ekonomi. Menyehatkan APBN kita. Membatasi dan mengendalikan jumlah utang pemerintah. Mencegah terjadinya kenaikan harga barang dan jasa yang bisa memukul kehidupan rakyat," kata SBY.SBY juga mendorong agar pemerintah mampu segera memulihkan kepercayaan investor hingga meningkatkan komunikasi yang lebih efektif terhadap masyarakat. Selain itu, SBY berharap adanya solusi.terhadap nasib rakyat yang terdampak terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non- subsidi yang telah diputus pemerintah.

Lebih lanjut, SBY juga mengajak masyarakat untuk menjaga stabilitas negara dengan mendukung pemerintahan Prabowo. Dia menyebut dukungan banyak pihak di situasi sulit dibutuhkan pemerintah.

"Saya tahu, karena kenyang dalam menangani tekanan ekonomi seperti ini ketika memimpin Indonesia dulu, semua ikhtiar pemerintah ini tentu memerlukan waktu. Perlu dukungan publik yang lebih kuat. Ingat, "in crucial thing, unity". "In important thing, dialogue" dan diwadahinya keragaman pandangan yang konstruktif. Pikiran yang rasional, kebijakan yang tepat dan aksi-aksi nyata yang serius menjadi sangat penting," pungkas SBY.

Rabu, 10 Juni 2026

Hotman Paris Buka Suara soal Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai


Advokat senior Hotman Paris Hutapea buka suara soal selebritas yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad terseret dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Hotman mengaku dirinya telah diminta Raffi untuk memberikan pendampingan hukum setelah terseret dalam perkara tersebut.

Menurut Hotman, Raffi Ahmad dinistakan oleh pihak-pihak tertentu dalam perkara tersebut.

Raffi Ahmad telepon saya, minta pendampingan hukum melawan semua yang telah memfitnah dia, ya, katanya nama dia disebut-sebut dalam sidang, sidang soal Blueray Cargo import," kata Hotman dalam video yang diunggah di akun Instagramnya @hotmanparisofficial seperti dikutip Selasa (9/6).

Dalam video lainnya, Hotman mengungkapkan kepergian Raffi ke Amerika Serikat itu tidak seorang diri, tapi juga ada selebritas lainnya.

Hotman menyebut sejumlah nama selebritas papan atas Indonesia dari mulai Ariel Noah hingga Gading Martin.

"Orang-orang yang ada di tempat tersebut pada waktu itu, waktu makan di Awang Kitchen di New York City adalah ada nama Ariel Noah, au nama Desta, dan Gading Martin. Waktu itu mereka menguniungi Awang Kitchen, satu.

restoran populer di New York, Amerika Serikat," tutur dia.

"Tapi, kok tiba-tiba nama Raffi Ahmad oleh para oknum yang tidak suka, malah dia diviralkan, diviralkan, dibuat nistaan bahwa seolah-olah Rafi Ahmad terlibat dalam skandal, skandal impor Blueray cargo, ya, Blueray cargo yang melibatkan oknum Bea dan Cukai," sambungnya.

Hotman belum berbicara lebih lanjut ihwal terseretnya Raffi dalam kasus tersebut. Dia hanya menerangkan bersama Raffi Ahmad akan menggelar konferensi pers pada Kamis (11/6) untuk berbicara lebih lanjut ihwal perkara terseret dalam kasus rasuah di lingkungan bea cukai tersebut.

"Ketemu hari Kamis jam 02.00 siang di tempat yang akan ditentukan, Hotman dan Raffi Ahmad akan melakukan konferensi pers di Jakarta," ucap Hotman.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi perwakilan Raffi Ahmad terkait kabar tersebut, tapi belum mendapatkan respons.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi nama Raffi Ahmad, disebut dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan nama Raffi muncul karena dirinya sempat berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat (AS) untuk menitip atau mengirimkan sejumlah barang elektronik ke Indonesia, seperti iPhone 17.

"Betul, ada fakta saudara RA [Raffi Ahmad] itu menitip," ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6) malam.

Nama Raffi pertama kali muncul pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jumat (5/6) dalam perkara dengan terdakwa Pimpinan Blueray Cargo (Grup) John Field dan kawan-kawan.

Awalnya, jaksa KPK menanyakan kepada saksi Sri Pangestuti alias Tuti selaku Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) terkait permintaan pengiriman laptop dan iPhone 17 dari AS ke Indonesia.

"Ibu pernah diminta bantuan untuk, ini ada di chat komunikasi WA (WhatsApp) ibu, ibu pernah diminta bantuan untuk mengirimkan laptop sama iPhone dari Amerika Serikat?" tanya jaksa dalam persidangan Jumat (5/6).

Tuti pun membenarkan komunikasi antara dirinya dengan Yohanes. Namun, dia mengklaim enggan memenuhi permintaan dimaksud.

Tak hanya itu, nama Raffi juga tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Yohanes. Hal ini sempat ditanyakan jaksa dalam persidangan pada Rabu (20/5).

"DI BAP Nomor 108, ini ada titipan kargo di Bali atas nama Raffi Ahmad melalui Nelwan pegawai Blueray Jakarta perwakilan Amerika Serikat. Dia ada nitip laptop sama hp, bagaimana ini saksi?" tanya jaksa.

Yohanes lantas menjelaskan bahwa Nelwan merupakan Kepala Divisi Blueray Cargo di AS. Saat itu, Raffi sedang berlibur.

"Izin saya jelaskan. Jadi, lagi itu dari Ko Nelwan, dia kepala divisi Amerika, dia ada apa si Raffi lagi jalan-jalan ke Amerika, mau titip handphone. Itu iPhone 17 kalau enggak salah baru keluar, buat masukin," jawab Yohanes.

Yohanes pun menyatakan bahwa iPhone 17 tersebut tidak jadi dikirimkan ke Indonesia.


 

Selasa, 09 Juni 2026

Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Tata Ulang Penerima MBG



Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudarti Deyang, beserta dua wakilnya, Trenggono dan Agustina Arumsari, resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Nanik menjelaskan Arumsari akan bertugas mengelola bidang keuangan, sedangkan Trenggono mengurusi titik-titik dapur di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

"Di sini saya ditemani Ibu Arumsari yang sehari-hari akan memelototi saya dalam hal keuangan. Dengan teliti, dengan benar. Saya tidak akan mengambil keputusan apa pun berkait pengeluaran duit bila Bu Sari tidak oke," kata Nanik setelah dilantik, di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

"Di samping saya ada Pak Trenggono, yang dia juga akan melindungi saya, ikut nanti menggarap dapur- dapur di 3T dan juga kawasan-kawasan yang belum teritorial yang belum terbangun," imbuhnya.

BGN di bawah kepemimpinannya akan berfokus pada optimalisasi efisiensi anggaran. Nanik menekankan efisiensi akan diupayakan tanpa mengurangi tujuan pemenuhan gizi bagi anak-anak.

"Langkah kami adalah pertama-tama seperti yang beberapa waktu lalu saya sampaikan, kami concern pada efisiensi anggaran. Agar bisa tidak membebani anggaran negara pada saat ini, tetapi dengan tidak mengubah target dari yang kita berikan gizi," kata dia.

Sejumlah langkah diambil BGN dalam melakukan efisiensi tersebut. Salah satunya moratorium atau penundaan pembukaan dapur baru.

"Efisiensi ini kami lakukan yang pertama melalui moratorium. Moratorium ini bukan titik baru, tetapi juga dapur-dapur baru. Bila per hari ini totalnya berapa, Bu Sari? Jadi per hari ini jumlahnya titik dapur yang operasional berdasarkan virtual account itu 27.877," katanya.

Selain itu, Nanik menekankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) akan difokuskan ulang sesuai sasaran. Menurutnya MBG tidak akan.diberikan kepada siswa-siswa kalangan ekonomi atas.

"Yang kedua, kami refocusing penerima manfaat. Refocusing ini maksudnya adalah apakah perlu, rasanya tidak perlu ya, kalau misalnya sekolah- sekolah kaya. Kan ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus. Jadi kita lebih arahkan nanti benar- benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi," ujarnya .Selanjutnya, BGN akan meningkatkan kualitas dapur-dapur yang sudah ada. Nanik akan menggencarkan sidak ke lapangan untuk memastikan dapur-dapur MBG berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis).

"Yang ketiga, itu kita akan melakukan kontrol atau apa, kualitas ya. Kami juga sudah sampaikan ke Presiden di tahun 2026 ini kita bukan mengejar kuantitas, tapi pada kualitas. Sehingga kami akan mengecek apakah dapur-dapur yang sekarang ada ini sesuai dengan juknis atau tidak. Nanti akan kita grading. Misalnya apakah dapur ini bisa 3.000 (penerima), 2.000 atau 1.000 saja itu nanti akan kita.

grading. Misalnya apakah dapur ini bisa 3.000 (penerima), 2.000 atau 1.000 saja itu nanti akan kita kelompok-kelompokkan," kata dia.

Senin, 08 Juni 2026

13 Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Jaya 2026


 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 8 hingga 21 Juni 2026. Simak 13 pelanggaran yang diiincar.

Operasi ini digelar guna meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan jalan raya. Dikutip dari akun instagram TMCpoldametro, terdapat 13 jenis pelanggaran yang jadi incaran. Rinciannya sebagai berikut:

1. Pengendara kendaraan bermotor menggunakan HP saat berkendara

2. Pengendara speeda motor berboncengan lebih dari 1 orang

3. Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI

4. Pengendara kendaraan bermotor roda empat tidak menggunakan sabuk pengaman

5. Pengemudi kendaraan bermotor yang melawan arus

6. Pengemudi kendaraan bermotor yang melebihi batas kecepatan

7. Kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi TNKB

8. Pengendara kendaraan bermotor yang melanggar marka atau rambu lalu lintas

9. Pengemudi kendaraan bermotor yang menerobos lampu merah

10. Kendaraan yang menerobos jalur busway

11. Kendaraan parkir tidak pada tempatnya

12.Harga turun, kualitas hidup naik

13. Kendaraan tidak sesuai spesifikasi kelengkapan berkendara.

Ada Tilang Manual di Operasi Patuh, Ketemu Petugas Pungli Rekam dan Lapor!

Penegak hukum di Operasi Patuh 2026 masih akan mengoptimalkan tilang berbasis ETLE. Namun demikian, porsi tilang manual juga akan ditingkatkan, yakni mencapai 30 persen. Sementara penindakan berbasis ETLE 60 persen dan 10 persen sisanya teguran simpatik.


Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkap, penegakkan hukum non-ETLE itu difokuskan pada pelanggaran yang belum bisa terdeteksi perangkat ETLE.

Penegakan hukum Non-ETLE juga bertujuan mengakomodasi wilayah yang belum memiliki perangkat ETLE atau daerah yang masih terbatas cakupan pengawasannya, sehingga pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tetap dapat berjalan secara menyeluruh di seluruh Indonesia," jelas Agus dilansir laman Korlantas Polri.

Pengendara yang kedapatan melanggar lalu lintas akan ditilang di tempat. Bila pada saat pelaksanaan Operasi Patuh ditemui petugas yang melakukan pungli, maka warga bisa merekam dan melapor.

"Saat ini eranya era digitalisasi, masyarakat boleh merekam boleh memvideokan kalau ada perilaku- perilaku petugas yang menyimpang salah satu diantaranya bermain-main dengan tilang. Saya sudah perintahkan kepada anggota seluruhnya jangan sampai ada yang main-main atau melakukan penyimpangan dengan tilang," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin