About

Senin, 09 Maret 2026

Panglima TNI Perintahkan Siaga 1, Antisipasi Konflik Timur Tengah

 


Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan jajarannya untuk siaga tingkat 1 sebagai langkah antisipasi perkembangan situasi di dalam negeri akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Perintah tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026. Surat ini diteken Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 maret 2026.

Ada tujuh perintah dalam telegram itu. Pertama, Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI diminta menyiagakan personel dan alutsista serta melakukan patroli di objek vital strategis dan pusat perekonomian.

Patroli tersebut mencakup bandara, pelabuhan laut maupun sungai, stasiun kereta, terminal bus, hingga fasilitas penting seperti kantor perusahaan listrik negara dan lain-lain.

Ada tujuh perintah dalam telegram itu. Pertama, Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI diminta menyiagakan personel dan alutsista serta melakukan patroli di objek vital strategis dan pusat perekonomian.

Patroli tersebut mencakup bandara, pelabuhan laut maupun sungai, stasiun kereta, terminal bus, hingga fasilitas penting seperti kantor perusahaan listrik negara dan lain-lain.

Kedua,Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) diperintahkan melaksanakan deteksi dini serta pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam.

Ketiga,Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI diminta memerintahkan atase pertahanan RI di negara-negara terdampak konflik untuk mendata dan memetakan kondisi warga negara Indonesia (WNI), serta menyiapkan rencana evakuasi apabila diperlukan.

BAIS diminta berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, KBRI dan otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah.

Keempat,Kodam Jaya diperintahkan meningkatkan patroli di berbagai objek vital strategis dan kawasan kedutaan besar serta mengantisipasi perkembangan situasi dalam menjaga kondusifitas DKI Jakarta.

Kelima,satuan intelijen TNI diperintahkan melakukan deteksi dini dan pencegahan adanya kelompok yang memanfaatkan situasi di Timur Tengah untuk membuat situasi dalam negeri tidak kondusif.

Keenam, Badan pelaksana pusat (Balakpus) TNI diminta melaksanakan kesiapsiagaan di satuan masing-masing.

Ketujuh, setiap perkembangan situasi yang terjadi harus segera dilaporkan kepada Panglima TNI.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah membenarkan instruksi Panglima TNI itu.

Ia mengatakan sesuai amanat UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara.

Ia menjelaskan TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional, serta siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional.

"Dengan demikian TNI harus memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi, salah satunya adalah dengan melaksanakan Apel pengecekan kesiapan secara rutin," kata Aulia saat dihubungi, Minggu (8/3).

Minggu, 08 Maret 2026

PBB Mulai Bergerak, Serangan AS Bom SD Iran Bakal Ditindak


 Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Volker Türk mendesak dilakukan penyelidikan cepat atas serangan mematikan yang menghantam sebuah sekolah dasar di Iran selatan. Desakan ini muncul setelah sebuah investigasi media menyebutkan bahwa serangan tersebut kemungkinan besar dilakukan oleh militer Amerika Serikat.

Serangan itu terjadi pada hari pertama perang, Sabtu pekan lalu, ketika sebuah sekolah dasar di kota Minab dilaporkan terkena serangan udara. Pejabat Iran menyebutkan sedikitnya 150 orang tewas dalam insiden tersebut.


Türk mengecam keras peristiwa itu dan menyebutnya sebagai tragedi besar. Ia menegaskan bahwa penyelidikan harus dilakukan dengan cepat dan terbuka.



"Ini adalah insiden yang benar-benar tragis. Saya berharap investigasi dilakukan dengan segera dan secara penuh transparan," ujar Türk kepada wartawan di Geneva, Swiss dilansir dari AFP.


Ia juga menegaskan pentingnya pertanggungjawaban atas insiden tersebut.


"Kami juga berharap ada akuntabilitas, karena jelas kesalahan telah terjadi," katanya.


Hingga kini baik Israel maupun Amerika Serikat belum secara resmi mengakui bertanggung jawab atas serangan tersebut. Lokasi sekolah yang terkena serangan berada tidak jauh dari sejumlah fasilitas yang dikuasai oleh Islamic Revolutionary Guard Corps.


Departemen Pertahanan AS sendiri menyatakan sedang melakukan investigasi terkait insiden itu.

Laporan investigasi yang dipublikasikan oleh The New York Times pada Kamis menyebut pernyataan militer AS mengenai operasi serangan terhadap target angkatan laut di sekitar Selat Hormuz mengindikasikan bahwa pasukan AS kemungkinan besar berada di balik serangan tersebut.


Analisis terhadap unggahan media sosial pada saat kejadian, serta foto dan video dari para saksi, menunjukkan bahwa sekolah Shajare Tayyebeh School terkena serangan pada waktu yang sama dengan target pangkalan angkatan laut IRGC di wilayah tersebut.


Dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya juga mengatakan kepada Reuters bahwa penyelidik militer "meyakini kemungkinan besar" pasukan AS bertanggung jawab atas serangan itu.


AFP menyatakan belum dapat mengakses langsung lokasi kejadian untuk memverifikasi secara independen jumlah korban maupun kronologi peristiwa.


Kepala perwira militer tertinggi AS, Dan Caine, sebelumnya menyampaikan bahwa Amerika Serikat memang tengah melakukan serangan di wilayah Iran selatan pada waktu yang sama.


Menurut laporan The New York Times, Caine bahkan menunjukkan sebuah peta yang menggambarkan area yang mencakup Minab sebagai bagian dari wilayah yang menjadi target serangan dalam 100 jam pertama operasi militer tersebut.


Kota Minab sendiri berada sekitar 25 kilometer dari Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia.


Caine juga menyebut bahwa operasi militer Israel lebih banyak berlangsung di wilayah Iran bagian utara.

Türk menyambut baik pernyataan pemerintah AS yang menyatakan akan melakukan penyelidikan. Namun ia menegaskan bahwa proses tersebut harus dilakukan dengan cepat.


"Kami membutuhkan hal ini dilakukan dengan sangat cepat, dan kami juga harus memastikan ada akuntabilitas serta pemulihan bagi para korban," ujarnya.


Ia juga menyoroti adanya kekhawatiran serius terkait kepatuhan terhadap hukum humaniter internasional dalam konflik yang sedang berlangsung.


"Ada kekhawatiran signifikan terkait penghormatan terhadap hukum humaniter internasional, terutama terkait cara operasi militer dilakukan, termasuk langkah-langkah kehati-hatian, prinsip pembedaan target, serta proporsionalitas," kata Türk.


Ia menegaskan bahwa sekolah merupakan institusi sipil yang seharusnya tidak pernah menjadi sasaran serangan.


"Ketika yang terkena serangan adalah sebuah sekolah, itu jelas merupakan institusi sipil yang seharusnya tidak pernah diserang," ujarnya.


Selain itu, menurutnya masih ada pertanyaan mengenai jenis senjata yang digunakan serta waktu terjadinya serangan.


"Serangan itu terjadi pada pagi hari, saat anak-anak kemungkinan besar sedang berada di sekolah. Faktor-faktor ini harus dipertimbangkan," tambahnya.

Kelompok pemantau HAM berbasis di Norwegia, Hengaw Organization for Human Rights, melaporkan bahwa sekolah tersebut sedang menjalankan sesi belajar pagi ketika serangan terjadi dan diperkirakan sekitar 170 siswa berada di lokasi.


Türk mengatakan tragedi tersebut menyimpan pelajaran pahit bagi komunitas internasional.


"Ada pelajaran yang sangat mengerikan dan tragis ketika anak-anak perempuan terbunuh dengan cara seperti ini," katanya.


Ia berharap insiden tersebut tidak hanya diikuti jaminan agar kejadian serupa tidak terulang, tetapi juga evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasi militer yang berlaku.


"Saya berharap tidak hanya ada jaminan bahwa hal ini tidak akan terulang, tetapi juga dilakukan peninjauan terhadap seluruh prosedur operasi standar yang berkaitan dengan situasi seperti ini," ujarnya.


Türk menegaskan tanggung jawab penyelidikan kini berada pada pihak yang melakukan serangan tersebut.


"Beban tanggung jawab sekarang benar-benar ada pada pihak yang melakukan serangan ini untuk melakukan penyelidikan seperti itu," kata dia.


"Kami berharap akuntabilitas benar-benar ditegakkan." lanjutnya.

Kamis, 05 Maret 2026

Baru 4 Hari Perangi Iran, AS Sudah Tekor Rp33 T

 


-- Amerika Serikat (AS) rugi hingga mencapai Rp33 triliun (asumsi kurs Rp16.880 per dolar AS) hanya dalam empat hari perang melawan Iran. Kerugian AS dihitung dari kehilangan peralatan militer sejak Sabtu (28/2).

Mendia Tukri, Anadolu, melaporkan kerugian peralatan militer tersebut meliputi terminal komunikasi satelit (SATCOM), pesawat tempur F-15E Strike Eagle, dan peralatan radar.

Faktor utama penyebab kerugian tersebut adalah sistem radar peringatan dini AS AN/FPS-132 yang rusak akibat serangan rudal Iran pada Sabtu (28/2). Sistem radar senilai US$1,1 miliar atau setara Rp18,56 triliun tersebut ditempatkan di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar.

Pada serangan awal, Iran menyerang markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Manama, Bahrain, serta menghancurkan dua terminal SATCOM dan beberapa gedung besar. Menurut laporan intelijen sumber terbuka, terminal SATCOM tersebut diidentifikasi sebagai AN/GSC-52B senilai US$20 juta atau Rp337,5 miliar.

Kemudian, Iran juga mengklaim telah menghancurkan komponen radar AN/TPY-2 senilai US$500 juta atau setara Rp8,5 triliun dari Sistem Pertahanan Rudal Balistik (ABM) THAAD, yang dipasang di Kota Industri Al-Ruwais di Uni Emirat Arab.

Selain itu, pada Minggu (1/3), sebanyak tiga pesawat F-15E Strike Eagle rusak ditembak pertahanan udara Kuwait, yang diperkirakan senilai US$282 juta atau setara Rp4,75 triliun. Meski armada rusak, keenam awak pesawat dilaporkan selamat.

Dengan menggabungkan biaya kerugian tersebut, Iran diduga telah merusak aset militer AS senilai US$2 miliar atau setara Rp33 triliun.

Iran menargetkan setidaknya tujuh lokasi militer AS di Timur Tengah, yakni markas Armada Kelima AS di Bahrain, Camp Arifjan, Pangkalan Udara Ali Al Salem, dan Camp Buehring di Kuwait.

Kemudian, Pangkalan Erbil di Irak, Pelabuhan Jebel Ali di UEA (pelabuhan terbesar Angkatan Laut AS di Timur Tengah), dan Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar.

Perang Iran melawan AS dan Israel pecah sejak 28 Februari silam.

Gara-garanya, AS dan Israel melancarkan serangan provokasi kepada Iran. Kedua negara itu 'mengeroyok' Teheran dengan melancarkan serangan militer besar‑besaran, sehingga menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran.

Rabu, 04 Maret 2026

Situasi Terkini Perang AS-Israel VS Iran, Makin Meluas ke Negara Arab

 

Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran sejak Sabtu, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei, berujung pembalasan dari Iran. Rudal Teheran menghantam Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di negara Arab.


Serangan dilaporkan makin melebar dengan ditutupnya Selat Hormuz dan ikut diserangnya fasilitas di negara-negara Arab. Lalu bagaimana situasi terkini Timur Tengah, Selasa (3/3/2026).



Sheikh Isa, Bahrain

Garda Revolusi Iran (IRGC) menargetkan pangkalan udara Amerika di Bahrain. Pernyataan pasukan elit Republik Islam tersebut yang dimuat pada hari Selasa oleh kantor berita resmi IRNA.


"IRGC mengumumkan bahwa... pasukan angkatan lautnya melakukan serangan drone dan rudal skala besar pada subuh hari di pangkalan udara AS di daerah Sheikh Isa, Bahrain," tulis IRNA di Telegram.


Pasukan tersebut mengatakan dalam pernyataannya bahwa 20 drone dan tiga rudal diluncurkan. "Ini menghancurkan markas komando utama pangkalan tersebut," tanpa memberikan bukti.

Riyadh, Arab Saudi

Serangan dua drone terjadi Selasa pagi terhadap kedutaan AS di Riyadh. Namun, hal ini dilaporkan memicu kebakaran kecil di bangunan itu.


"Kedutaan AS di Riyadh diserang oleh dua drone, menurut penilaian awal. Serangan itu mengakibatkan kebakaran terbatas dan kerusakan material kecil pada bangunan," kata sebuah itu.


Sebelumnya, saksi mata mengatakan mereka melihat asap di atas gedung yang menampung misi AS. Sanksi mengaku mendengar ledakan keras di kawasan diplomatik, tempat kedutaan asing yang berada di ibu kota Saudi.


Sebuah sumber yang dekat dengan militer Saudi, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas masalah sensitif ini, mengatakan kepada AFP bahwa pertahanan udara Saudi mencegat empat drone ke Riyadh. Setelah kejadian itu, kedutaan AS mengeluarkan pemberitahuan untuk berlindung di tempat bagi Jeddah, Riyadh, dan Dhahran serta membatasi perjalanan yang tidak penting ke instalasi militer mana pun di wilayah tersebut.


Tak lama kemudian, Kementerian Pertahanan Saudi mengatakan telah mencegat lebih dari setengah lusin drone di dekat ibu kota Riyadh dan kota Al-Kharj. "Delapan drone dicegat dan dihancurkan di dekat kota Riyadh dan Al-Kharj," kata juru bicara Kementerian Pertahanan, Walikota Jenderal Turki al-Malki, pada tanggal X.


Teheran, Iran

Penyiar pemerintah Iran melaporkan dua ledakan di dekat markasnya di Teheran pada hari Selasa. Namun mereka mengatakan bahwa mereka terus melakukan siaran di tengah kampanye serangan Israel-AS yang sedang berlangsung.


"Asap dari dua ledakan di sekitar markas IRIB... Tidak ada gangguan pada operasi IRIB," tulis Islamic Republic of Iran Broadcasting di Telegram.


Tentara Israel mengklaim pada Senin hingga Selasa malam bahwa mereka telah "menyerang dan menghancurkan" markas IRIB di distrik Evin di utara Teheran, yang mereka gambarkan sebagai "pusat komunikasi rezim teroris Iran". Sebelumnya, Israel telah mendesak penduduk distrik tersebut "untuk segera mengungsi".


Presiden AS Donald Trump memperingatkan pada hari Senin bahwa serangannya terhadap Iran dapat berlangsung lebih dari sebulan. Ini seiring dengan meluasnya perang yang dilancarkan Israel terhadap Lebanon dan Teheran yang menargetkan fasilitas minyak di negara-negara Teluk.


Doha, Qatar

Militer Qatar mencegat dua rudal balistik pada Selasa pagi. Sebelumnya, ledakan keras terdengar di seluruh Doha.


"Qatar mampu mencegat dan menetralisir dua rudal balistik yang menargetkan beberapa wilayah di dalam negeri," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.


"Ancaman tersebut ditangani segera setelah terdeteksi," ujar kementerian lagi.


Haret Hreik, Lebanon

Serangan Israel menghantam kantor Al-Manar TV di Beirut selatan, yang berafiliasi dengan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran.


Israel "menargetkan gedung Al-Manar Channel di daerah Haret Hreik," tulis Al-Manar di Telegram, merujuk pada bagian selatan Beirut.

Erbil, Irak

Kelompok Perlawanan Islam di Irak mengatakan telah melakukan "serangan kawanan drone" terhadap sebuah hotel yang menampung pasukan AS di kota Erbil, Irak. Hal ini dilaporkan Reuters Selasa.

Kelompok yang didukung Iran itu mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah melakukan 23 operasi menggunakan puluhan drone yang menargetkan pangkalan udara AS di Irak dan wilayah tersebut. Perlawanan Islam di Irak sendiri adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan operasi oleh semua milisi Irak yang didukung Iran.

Dubai, Uni Emirat Arab

Drone Iran menyerang pangkalan udara dekat Dubai yang digunakan oleh Australia. Menteri Pertahanan Australia mengkonfirmasi pada hari Selasa.

"Tidak ada yang terluka dalam serangan akhir pekan di Pangkalan Udara Al Minhad, yang telah lama digunakan Australia sebagai pusat persiapan operasi militer di Timur Tengah," tulis CNN International mengutip Menteri Pertahanan Richard Marles.

Ia mengatakan semua personel pertahanan telah dipastikan keberadaannya dan dalam keadaan aman.

Senin, 02 Maret 2026

Putin Buka Suara AS-Israel Bunuh Ayatollah Khamenei, Katakan Ini

 


Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Ia menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap moralitas dan hukum.

Rusia adalah sekutu dekat Iran. Teheran selama ini telah mendukung perang Rusia di Ukraina.



Mengutip AFP, Senin (2/2/2026), Kremlin menerbitkan surat yang dikirim Putin kepada rekan sejawatnya dari Iran, Masoud Pezeshkian, Minggu. Ia menyampaikan "belasungkawa terdalam atas pembunuhan" Khamenei.


Ia mengatakan pembunuhan itu dilakukan dengan "pelanggaran sinis" terhadap semua norma moralitas manusia dan hukum internasional.


Putin mengatakan Khamenei akan dikenang sebagai "negarawan luar biasa yang memberikan kontribusi pribadi yang sangat besar bagi pengembangan hubungan persahabatan Rusia-Iran".


Ia pun meminta Pezeshkian untuk menyampaikan simpati dan dukungan tulus dirinya kepada keluarga dan orang-orang terkasih Khamenei. Dukungan Putin juga diberikan kepada pemerintah dan kepada seluruh rakyat Iran.


Sabtu, Rusia mengutuk serangan terhadap Iran sebagai "petualangan berbahaya" yang dapat memicu "bencana" di kawasan tersebut. Pada hari yang sama, diplomat utama Moskow Sergei Lavrov berbicara melalui telepon dengan mitranya dari Iran, Abbas Araghchi, dengan kementerian Rusia menekankan bahwa panggilan tersebut dilakukan "atas inisiatif pihak Iran".


Pada tahun 2025, Rusia dan Iran menandatangani perjanjian kemitraan strategis yang bertujuan untuk memperkuat hubungan. Ini termasuk dalam hal militer.

Sabtu, 28 Februari 2026

AS dan Israel Bombardir Iran, Bagaimana Nasib IHSG Pekan Depan?

 


Serangan yang dilakukan AS dan zionis Israel menargetkan pemimpin tertinggi Iran yakni Ayatollah Ali 

Amerika Serikat (AS) dan  Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Konflik di Timur Tengah ini dinilai akan berdampak negatif ke Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).


Mengutip Reuters, serangan yang dilakukan AS dan zionis Israel menargetkan pemimpin tertinggi Iran yakni Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian.


Namun melalui sumber yang mengetahui hal tersebut, Reuters melaporkan jika Khamenei tidak berada di Teheran dan telah dipindahkan ke lokasi yang aman.


Tak lama berselang, Iran melakukan serangan balik ke pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Garda Revolusi Iran mengatakan serangan pertama rudal dan drone balasan telah diluncurkan ke semua pangkalan AS.


Suara ledakan keras terdengar di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, produsen minyak utama dan sekutu dekat AS. Ledakan juga terdengar di Dubai. 


Pengamat pasar modal Wahyu Laksono mengatakan serangan yang dilakukan AS dan Israel ke Iran merupakan masalah serius dibanding konflik sebelumnya.


"Ini lebih serius dari konflik Iran Israel sebelumnya, melibatkan AS, dan banyak sekutu AS di Timur Tengah siap tempur melawan Iran,"


Wahyu kemudian menyoroti dampak serangan tersebut. Menurutnya, konflik ini bisa berdampak negatif bagi pasar saham dunia, termasuk IHSG pada perdagangan pekan depan.


"Jika tidak ada resolusi atau de-eskalasi ,Senin, 2 Maret 2026,

BEI: Perdagangan Saham Ditutup Bervariasi, IHSG Merosot


PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat data perdagangan saham selama satu pekan periode 23-27 Februari 2026 ditutup bervariasi.


Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan peningkatan tertinggi tercatat pada rata-rata nilai transaksi harian, yaitu sebesar 25,35 persen.


"Menjadi Rp29,52 triliun dari Rp23,89 triliun pada pekan sebelumnya," ujar dia dalam keterangannya, Sabtu, 28 Februari 2026.


Peningkatan turut dialami oleh rata-rata volume transaksi harian BEI pada pekan ini menjadi 51,02 miliar lembar saham atau naik 8,55 persen dari 47 miliarlembar saham pada pekan sebelumnya.


Namun, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami penurunan sebesar 0,44 persen sehingga ditutup pada level 8.235,485, dari posisi 8.271,767 pada pekan lalu.


"Kapitalisasi pasar BEI mengalami perubahan sebesar 1,03 persen menjadi triliun Rp14.787 dari Rp14.941 triliun pada pekan sebelumnya," terang Kautsar.


Sementara itu rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami perubahan sebesar 3,72 persen menjadi 2,95 juta kali transaksi dari 3,06 juta kali transaksi pada pekan lalu.


Kautsar mengatakan investor asing pada Jumat, 27 Februari 2026, mencatatkan nilai jual bersih Rp694,22 miliar. Adapun sepanjang tahun 2026, kata Kautsar, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp9,51 triliun

Jumat, 27 Februari 2026

Cinta Ditolak, Kapak Bertindak: Motif Mahasiswa UIN Suska Riau Bacok Mahasiswi

 

Reyhan Mufazar (22 tahun), mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, membacok mahasiswi Hukum bernama Farradila Ayu Pramesti (23) menggunakan kapak.

Peristiwa itu terjadi di ruang sidang kampus tersebut, Kamis (26/2), pukul 07.30 WIB. Korban disebut sedang melaksanakan seminar proposal (sempro).



Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra, mengungkapkan, motif pembacokan tersebut diduga karena korban menolak cinta pelaku.

Korban sedang mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Riau.


“Korban mengalami luka bacok di bagian tangan dan kepala,” kata Pandra.


Ia menambahkan, kondisi korban saat ini sudah membaik setelah mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Riau.


“Saat ini sedang dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau dan kondisinya sudah mulai membaik,” pungkasnya.

Polisi telah memasang garis polisi di lokasi sekitar TKP.


Pelaku telah diamankan di Polsek Binawidya, Pekanbaru.