About

Senin, 30 Maret 2026

3.500 Tentara AS Tiba di Timur Tengah!

 

Sebanyak lebih dari 3.500 tentara Amerika Serikat (AS), termasuk kapal induk USS Tripoli yang mengangkut sekitar 2.500 personel Marinir, telah tiba di Timur Tengah pada Sabtu, (28/03/2026). Kedatangan bala bantuan militer besar-besaran ini terjadi di tengah serangan yang kian intensif dalam perang Iran yang terus memanas di kawasan tersebut.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan dalam unggahan media sosial bahwa USS Tripoli, yang menjadi kapal bendera bagi Tripoli Amphibious Ready Group / 31st Marine Expeditionary Unit, telah tiba di area tanggung jawabnya. Kapal perang amfibi ini merupakan versi paling mutakhir dari jenis kapal "big deck", yang memberikan ruang lebih luas bagi jet tempur siluman F-35, pesawat Osprey, serta pesawat tempur lainnya.


Kapal tersebut sebelumnya berbasis di Jepang sebelum akhirnya menerima perintah pengerahan ke Timur Tengah hampir dua pekan lalu. CENTCOM menjelaskan bahwa selain membawa pasukan Marinir, Tripoli juga membawa pesawat angkut dan jet tempur serang, serta aset serbuan amfibi, sementara kapal USS Boxer dan dua kapal lainnya beserta unit ekspedisi Marinir lainnya juga telah diperintahkan menuju wilayah tersebut dari San Diego.

Eskalasi serangan udara juga dilaporkan terus meningkat tajam sejak dimulainya operasi militer besar-besaran. Berdasarkan lembar fakta yang dirilis CENTCOM pada hari Sabtu, lebih dari 11.000 target telah digempur sejak Operasi Epic Fury resmi dimulai pada 28 Februari lalu.


Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, memberikan pernyataan terkait strategi militer Washington pada hari Jumat lalu. Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat dapat mencapai tujuannya di kawasan tersebut tanpa harus melibatkan pengerahan pasukan darat secara langsung.


"Amerika Serikat dapat memenuhi tujuannya tanpa pasukan darat mana pun. Namun, Presiden Trump harus bersiap untuk berbagai kemungkinan dan pasukan Amerika tersedia untuk memberikan pilihan maksimal bagi presiden serta kesempatan maksimal untuk menyesuaikan diri dengan kemungkinan-kemungkinan yang muncul jika hal itu terjadi," ujar Rubio.


Pengerahan pasukan ini merupakan respons atas serangan Iran yang melukai personel Amerika sebelumnya. Setidaknya 10 tentara AS, termasuk dua orang yang terluka parah, mengalami cedera saat Iran menembakkan enam rudal balistik dan 29 drone ke pangkalan udara Pangeran Sultan di Arab Saudi.


Perang yang terus mengganas ini telah mengacaukan penerbangan sipil global, mengganggu ekspor minyak, dan memicu lonjakan harga bahan bakar. Blokade Iran terhadap Selat Hormuz, yang merupakan jalur perairan strategis, telah memperburuk dampak ekonomi di tingkat global.


Kondisi semakin rumit setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran menyatakan bergabung dalam peperangan pada hari Sabtu. Kelompok tersebut mengeklaim telah meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel yang menurut otoritas setempat berhasil dicegat.


Juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, menyatakan dalam pesan rekaman yang disiarkan televisi Al-Masirah bahwa pihaknya telah meluncurkan serangan kedua ke Israel. Saree menyebut serangan ke Israel selatan itu dilakukan bersamaan dengan serangan dari Iran dan Hizbullah, meski ia tidak merinci lokasi pastinya.


Keterlibatan Houthi dikhawatirkan akan merusak jalur pengiriman barang global jika mereka kembali menargetkan kapal-kapal di Selat Bab el-Mandeb. Analis senior Yaman di International Crisis Group, Ahmed Nagi, memperingatkan bahwa peningkatan serangan terhadap perkapalan komersial akan mendorong kenaikan harga minyak dan mengganggu stabilitas keamanan maritim secara keseluruhan.


"Dampaknya tidak akan terbatas pada pasar energi saja," kata Nagi.


Akibat penutupan Selat Hormuz, banyak negara kini berebut mencari rute alternatif untuk pengiriman komoditas. Selat Bab el-Mandeb di ujung selatan Semenanjung Arab menjadi jalur krusial bagi kapal menuju Terusan Suez, di mana Arab Saudi kini mengirimkan jutaan barel minyak mentah per hari melalui jalur tersebut.


Sebagai informasi, sekitar 12% perdagangan dunia dan 10% perdagangan maritim global-termasuk 40% lalu lintas kapal kontainer-melewati Terusan Suez setiap tahunnya. Ancaman Houthi sangat nyata mengingat antara November 2023 hingga Januari 2025, mereka telah menyerang lebih dari 100 kapal dagang dan menenggelamkan dua di antaranya.


Hingga saat ini, ketegangan politik antara Washington dan Teheran masih menemui jalan buntu. Presiden Donald Trump telah memberikan tenggat waktu kepada Iran hingga 6 April untuk membuka kembali Selat Hormuz, namun pihak Iran bersikeras tidak akan melakukan negosiasi apa pun.


Utusan Trump, Steve Witkoff, mengungkapkan bahwa Washington telah menyampaikan 15 poin "daftar tindakan" kepada Iran untuk gencatan senjata, termasuk pembatasan program nuklir. Namun, Teheran menolak proposal tersebut dan justru mengajukan lima poin tuntutan balik yang mencakup pembayaran reparasi serta pengakuan kedaulatan Iran atas jalur perairan tersebut.

Minggu, 29 Maret 2026

Iran Serang Pangkalan Militer di Arab Saudi, 12 Tentara AS Luka-luka

 

Serangan udara Iran menghantam sebuah pangkalan militer di wilayah Arab Saudi, saat Teheran terus membalas gempuran Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sedikitnya 12 tentara AS yang ada di pangkalan Saudi itu mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Dua tentara AS di antaranya mengalami luka serius.


Iran terus melancarkan serangan balasan terhadap negara-negara Teluk, yang dituduhnya menjadi landasan peluncuran serangan AS terhadap negara tersebut. Perang meletus setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Laporan media-media terkemuka AS, New York Times (NYT) dan Wall Street Journal (WSJ), yang mengutip sejumlah pejabat yang tidak disebut namanya, seperti dilansir AFP, Sabtu (28/3/2026), menyebut bahwa serangan udara Iran menargetkan Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Saudi, yang menampung pasukan AS.Serangan itu disebut melibatkan setidaknya satu rudal dan beberapa drone tempur.


Tentara-tentara AS itu sedang berada di dalam sebuah bangunan di kompleks pangkalan udara tersebut ketika serangan terjadi.


Beberapa pesawat militer jenis pengisian bahan bakar di udara, sebut laporan NYT dan WSJ, juga mengalami kerusakan akibat serangan Teheran itu.


Saudi sebelumnya telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan ke area dekat pangkalan militer tersebut.

Belum ada tanggapan langsung dari Pentagon maupun Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, terkait laporan tersebut.


Sedikitnya 13 tentara AS di negara-negara Teluk tewas akibat rentetan serangan pembalasan Iran sejak perang berkecamuk pada akhir Februari. Lebih dari 300 tentara AS lainnya mengalami luka-luka.


Sementara di kubu Iran, total sedikitnya 1.340 orang tewas akibat rentetan serangan AS-Israel di berbagai wilayah negara tersebut, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei.

Jumat, 27 Maret 2026

Iran perbolehkan kapal Thailand dan lima negara lain melintasi Selat Hormuz, bagaimana dengan kapal Indonesia?

 

Sebuah kapal tanker minyak Thailand berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman setelah pemerintah Thailand dan Iran melakukan koordinasi diplomatik, menurut Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow.

Sihasak mengatakan kapal tanker milik Bangchak Corporation itu melintasi Selat Hormuz pada Senin (23/03) menyusul pembicaraan antara dirinya dengan Duta Besar Iran untuk Thailand, Nasereddin Heydari.

"Saya meminta apakah kapal-kapal Thailand yang perlu melewati selat dapat dibantu untuk memastikan pelayaran yang aman," kata Sihasak.

"Mereka menjawab bahwa mereka akan mengurusnya dan meminta kami menyampaikan daftar kapal yang akan melintas," sambungnya sebagaimana dikutip Bangkok Post.

Pelayaran aman kapal tanker Thailand ini terjadi dua minggu setelah kapal pengangkut berbendera Thailand, Mayuree Naree, diserang proyektil di selat tersebut.

Negara mana saja yang kapalnya diperbolehkan melintasi Selat Hormuz?


Berbicara kepada stasiun televisi pemerintah Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup.

"Banyak pemilik kapal, atau negara pemilik kapal-kapal tersebut, telah menghubungi kami dan meminta agar kami memastikan keselamatan pelayaran mereka melalui selat," ujar Araghchi, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Untuk sejumlah negara yang kami anggap bersahabat, atau dalam kasus tertentu yang kami nilai perlu, angkatan bersenjata kami telah memberikan pengawalan secara aman," tambahnya.

Seperti yang Anda lihat dalam pemberitaan: China, Rusia, Pakistan, Irak, dan India. Dua kapal India melintas beberapa malam lalu, begitu pula dari negara lain, bahkan Bangladesh, saya kira. Negara-negara ini berbicara dan berkoordinasi dengan kami, dan hal ini akan terus berlanjut di masa depan, bahkan setelah perang berakhir," lanjutnya.

Data pelayaran Kpler menunjukkan hanya 99 kapal yang melewati selat sempit tersebut sepanjang bulan ini, atau rata-rata lima hingga enam kapal per hari.

Padahal sebelum perang, sekitar 138 kapal melintasi selat itu setiap hari, berdasarkan data Joint Maritime Information Centre. Kapal-kapal itu diandalkan untuk membawa seperlima pasokan minyak global.

Analisis BBC menunjukkan sekitar sepertiga dari pelayaran terbaru di Selat Hormuz dilakukan oleh kapal-kapal yang memiliki keterkaitan dengan Iran. Di antaranya terdapat 14 kapal yang berlayar dengan bendera Iran serta sejumlah kapal lain yang dikenai sanksi karena diduga terhubung dengan perdagangan minyak Teheran.

Sembilan kapal lainnya dimiliki perusahaan yang beralamat di China. Adapun enam kapal tercatat menjadikan India sebagai tujuan akhir

Sejumlah kapal yang berhasil melintasi Selat Hormuz tampak memilih rute yang lebih panjang dari biasanya.

Data pelacakan sebuah kapal tanker berbendera Pakistan menunjukkan kapal itu berlayar lebih dekat ke pantai Iran pada 15 Maret—alih-alih menempuh jalur umum yang berada di bagian tengah selat.

Tidak ada akses bagi musuh'


Araghchi juga menyatakan bahwa kapal-kapal yang terkait dengan negara-negara yang dianggap sebagai musuh atau pihak yang terlibat dalam konflik saat ini tidak akan diizinkan melintas.

Ia mengatakan bahwa kapal dari Amerika Serikat, Israel, dan sejumlah negara Teluk yang berperan dalam krisis yang berlangsung tidak akan diberi izin transit.

"Kami berada dalam keadaan perang. Kawasan ini adalah zona perang, dan tidak ada alasan untuk mengizinkan kapal-kapal milik musuh dan sekutu mereka melintas. Namun selat tetap terbuka bagi pihak lainnya," ujarnya pada Rabu (25/03).

Perkataan Araghchi sejalan dengan pernyataan yang diunggah oleh perwakilan Iran untuk PBB.

Dalam unggahan di X, Teheran menyatakan bahwa "kapal-kapal yang tidak bermusuhan" akan diizinkan melintasi Selat Hormuz, asalkan mereka berkoordinasi dengan "otoritas Iran yang berwenang."

Kapal-kapal yang berhasil melintasi Selat Hormuz sejak awal bulan ini mencakup kapal dari China, India, dan Pakistan.

Alih-alih menggunakan dua koridor transit sempit yang lebih dekat ke Oman, kapal-kapal kini mengalihkan rute lebih ke utara, melewati perairan teritorial Iran di utara Pulau Larak, sehingga aparat Iran bisa memantau dan mengendalikan lalu lintas maritim.

Bagaimana dengan kapal-kapal Indonesia?


Hingga 26 Maret 2026, dua kapal tanker Pertamina milik Indonesia masih tertahan di Teluk Arab dan belum dapat melewati Selat Hormuz. Keduanya adalah PIS VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Sebagaimana tertera pada situs MarineTraffic, kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di sebelah utara Kota Dammam, Arab Saudi.

Adapun kapal Gamsunoro berada di dekat pesisir Kuwait dan Irak.

Berdasarkan pernyataan Pertamina International Shipping, kapal Pertamina Pride mengangkut kargo untuk kebutuhan energi nasional. Sedangkan Gamsunoro melayani pengangkutan untuk mitra pihak ketiga (non-Pertamina).

"Keselamatan kru dan kargo menjadi prioritas kami. Pertamina Group mengoperasikan 345 kapal sehingga kondisi ini dipastikan tidak mengganggu pasokan energi dalam negeri," ujar Vega Pita, Pjs. Sekretaris Korporat Pertamina International Shipping, melalui akun resmi Instagram @pertaminainternationalshipping.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia saat ini masih melakukan komunikasi dengan otoritas Iran agar dua kapal Pertamina tersebut diizinkan melintasi Selat Hormuz.


Selasa, 24 Maret 2026

Juru Bicara Militer Iran: Hey Trump, You're Fired!


 Juru bicara markas besar pusat Khatam al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengeluarkan pernyataan baru yang mengejek Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pernyataan mengejek itu disampaikan menjelang tenggat waktu ultimatum Trump untuk pembukaan kembali penuh Selat Hormuz.

"Hey Trump, YOU'RE FIRED! Anda sudah familiar dengan kalimat ini. Terima kasih atas perhatian Anda pada masalah ini," kata Zolfaghari dalam klip video berbahasa Inggris dilansir Al Jazeera, Senin (23/3/2026).


'You're fired!' adalah ungkapan khas yang dipopulerkan Trump saat menjadi pembawa acara TV The Apprentice. Frasa ini digunakan Trump untuk mengeliminasi peserta dan menjadi slogan khasnya.

Iran telah bersumpah untuk melancarkan serangan balasan yang keras jika AS melanjutkan ancamannya untuk menyerang jaringan energi dan listrik negara itu jika Selat Hormuz tetap diblokade.


Dalam pernyataan terpisah Khatam al-Anbiya mengatakan pasukannya menyerang pangkalan udara Pangeran Sultan di Arab Saudi dan Armada Kelima AS di Bahrain, menggunakan rudal dan drone.


Kelompok tersebut juga mengklaim bahwa pesawat pengintai AS ditempatkan di pangkalan udara Pangeran Sultan, yang menurut mereka kemudian menjadi sasaran rudal balistik, dan menggambarkannya sebagai lokasi kunci untuk penempatan dan operasi militer AS.

Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen, dan belum ada komentar langsung dari pejabat AS atau Israel.


Selain itu, IRGC mengatakan ancaman untuk menyerang pembangkit listrik bertujuan untuk mencegah serangan AS Korps Garda Revolusi Islam itu menolak klaim palsu AS bahwa Teheran bermaksud untuk menghancurkan pabrik desalinasi air di kawasan Teluk.


"Yang telah kami lakukan adalah mengumumkan keputusan kami bahwa jika terjadi serangan terhadap pembangkit listrik, Iran akan membalas dengan menargetkan pembangkit listrik rezim pendudukan [Israel] dan pembangkit listrik negara-negara di kawasan yang memasok listrik ke pangkalan Amerika, dan pada saat yang sama, infrastruktur ekonomi, industri, dan energi di mana Amerika adalah pemegang saham," katanya.

Kalian menyerang rumah sakit kami, kami tidak melakukannya. Kalian menyerang pusat bantuan kami, kami tidak melakukannya; kalian menyerang sekolah kami, kami tidak melakukannya. Tetapi jika kalian menyerang listrik, kami akan menyerang listrik juga," katanya.


IRGC mengatakan akan membalas setiap ancaman dengan cara yang sama untuk mencegah serangan tersebut.


"Kami bertekad untuk menanggapi setiap ancaman dengan tingkat pencegahan yang sama seperti yang ditimbulkannya, dan kami akan melakukannya. Amerika tidak mengetahui kemampuan kami dan akan melihatnya di lapangan," tambahnya.

Senin, 23 Maret 2026

Silaturahmi idulfitri prabowo telepon sejumlah pemimpin negara muslim






Presiden prabowo subanto menelpon  sejumlah pemimpin negara muslim untuk melakukan silahturahmi dalam rangka idul fitri. momentum silahturahmi idul fitri ini di sampaikan sekretaris kabinet Teddy indra wijaya.
Dalam unggahannya  dia akun instagram sekretaris kabinet Teddy menjelaskan rangkaian kegiatan Prabowo selama idul fitri yang cukup padat. Prabowo diketaahui berada di sumatera utara{sumut}.
saat malam takbiran hingga shalat ied dia ceh lalu kembali ke jakarta untuk halal   bihalal Setelah bermalam takbiran di Sumatra Utara, Salat Idulfitri di Aceh, serta halal bihalal bersama masyarakat di Istana Merdeka, Jakarta," kata Teddy seperti dilihat Minggu (22/3/2026).
Teddy mengungkapkan Prabowo juga melakukan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan sejumlah pemimpin negara muslim. Pemimpin negara muslim yang dihubungi yakni Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman.

"Dalam beberapa hari di suasana Idulfitri ini Presiden Prabowo juga melaksanakan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara muslim, di antaranya Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania, ⁠Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman," ungkapnya.
eddy mengatakan, Prabowo juga akan menghubungi beberapa kepala negara lainnya. Menurutnya, silaturahmi ini merupakan wujud erat persaudaraan dan memperkuat hubungan bilateral antar negara di tengah suasana Lebaran.

"Beberapa kepala negara lainnya juga akan dihubungi dalam waktu dekat, menunggu konfirmasi dari masing-masing negara," ujarnya.
Silaturahmi ini menjadi wujud eratnya persaudaraan dan kerja sama antar negara-negara Muslim, sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan," imbuhnya.

Sabtu, 21 Maret 2026

Malam Takbiran, Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Mulai Pukul 18.00 WIB

 



Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, akan mulai ditutup sejak pukul 18.00 WIB, Jumat (20/3) ini. Hal ini dilakukan dalam rangka car free night menyambut malam takbir Lebaran 2026.

"Car free night khusus di ruas Jalan Sudirman-Thamrin, di mana akan ada kegiatan pawai dimulai dari Patung Kuda sampai dengan HI," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (20/3),


Rencana awal, penutupan jalan diberlakukan dari pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Namun tergantung situasi, penutupan bisa diperpanjang hingga pukul 24.00 WIB.


"Ini ruas jalannya akan kami tutup mulai pukul 18.00 sampai dengan 22.00 direncanakan, mungkin bisa menjadi 23.00 atau pun 24.00," kata Komarudin.


Pada saat malam takbiran, kata Komarudin, seluruh petugas Operasi Ketupat 2026 di Polda Metro Jaya akan diterjunkan untuk mengamankan situasi.

Untuk di ruas Jalan Sudirman-Thamrin sendiri, tidak kurang dari 557 personel kita terjunkan, karena ada beberapa ruas jalan yang nantinya akan kita rekayasa, termasuk antisipasi sekiranya banyak antusias masyarakat yang akan datang ke tempat ini," tutur Komarudin.


Sebelumnya, Komarudin juga mengimbau agar masyarakat Ibu Kota Jakarta tidak melakukan konvoi saat merayakan malam takbiran untuk menjaga keamanan.


"Pada kesempatan ini kami mengimbau kepada masyarakat Ibu Kota kiranya untuk pelaksanaan malam takbir tidak melaksanakan konvoi," ujar Komarudin.


Ia juga menambahkan, setelah arus mudik selesai, Ditlantas Polda Metro Jaya akan fokus mengamankan arus balik pemudik ke Jakarta dengan berbagai kebijakan rekayasa lalu lintas untuk memecah kepadatan kendaraan.


"Dan terakhir, nanti kita kembali akan melaksanakan pergelaran kekuatan maksimal untuk menyambut saudara-saudara kita yang kembali dari mudik," kata Komarudin.


Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah telah menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026 setelah sidang Isbat pada Kamis (19/3).

Kamis, 19 Maret 2026

Astronom di Arab Ungkap Prediksi Waktu Idulfitri-1 Syawal 1447 Hijriah

 


Mayoritas negara diperkirakan akan merayakan Idulfitri 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026, berdasarkan perhitungan astronomi. Prediksi ini muncul setelah hilal Syawal dinilai tidak mungkin terlihat pada Rabu, 18 Maret 2026.

Direktur Pusat Astronomi Internasional, Mohammed Shawkat Odeh, menjelaskan negara yang memulai Ramadan pada 18 Februari akan mencoba mengamati hilal pada 18 Maret. Sementara itu, negara yang mulai berpuasa pada 19 Februari akan melakukan rukyatul hilal pada 19 Maret.

Namun, menurutnya, peluang melihat hilal pada 18 Maret hampir mustahil. "Melihat hilal Syawal pada hari Rabu tidak mungkin karena bulan akan terbenam sebelum matahari, dan konjungsi astronomis terjadi setelah matahari terbenam," ujar Odeh, seperti dikutip Gulf News, Rabu (18/3/2026).

Dengan kondisi tersebut, banyak negara diperkirakan akan menyempurnakan Ramadan menjadi 30 hari, sehingga Idulfitri jatuh pada Jumat, 20 Maret.

Untuk pengamatan pada Kamis, 19 Maret, Odeh menyebut visibilitas hilal juga sangat terbatas. Di wilayah timur dunia, hilal tidak dapat diamati, sementara di sebagian Asia Barat dan Afrika hanya mungkin terlihat dengan bantuan teleskop dalam kondisi langit sangat cerah.

"Sebagian besar negara diperkirakan akan mengumumkan Jumat, 20 Maret sebagai hari pertama Idulfitri," kata Odeh.

Meski demikian, ia mengingatkan adanya potensi perbedaan penetapan. "Mengingat kesulitan mengamati hilal pada hari Kamis dari sebagian besar wilayah dunia Islam, sejumlah negara mungkin tidak dapat mengonfirmasi penampakan tersebut, yang dapat menyebabkan Sabtu, 21 Maret dinyatakan sebagai Idulfitri di tempat tersebut," ujarnya.

Secara teknis, kondisi hilal di berbagai kota juga menunjukkan tantangan pengamatan. Di Jakarta, misalnya, bulan hanya terbenam sekitar 10 menit setelah matahari dengan usia 11 jam, sehingga tidak memungkinkan diamati bahkan dengan teleskop.

Sementara di Abu Dhabi dan Riyadh, hilal berada sedikit lebih lama di atas ufuk, namun tetap membutuhkan alat bantu optik dan kondisi atmosfer yang sangat cerah. Di wilayah Eropa Barat dan Afrika Barat, pengamatan dengan mata telanjang juga tergolong sangat sulit.

Odeh menegaskan bahwa visibilitas hilal tidak hanya bergantung pada satu faktor. Selain usia bulan, parameter seperti jarak sudut dari matahari dan ketinggian bulan di atas cakrawala turut menentukan keberhasilan pengamatan.

Penetapan Idulfitri di Indonesia Berpotensi Berbeda

Di Indonesia, potensi perbedaan penetapan Idulfitri 2026 juga mencuat. Badan Riset dan Inovasi Nasional bersama Observatorium Bosscha memperkirakan Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Prediksi tersebut mengacu pada perhitungan posisi hilal pada Kamis, 19 Maret 2026 yang dinilai belum memenuhi kriteria baru MABIMS. Dalam kriteria itu, awal bulan Hijriah ditetapkan jika tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi mencapai 6,4 derajat.

Sementara itu, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Muhammadiyah serta mengacu pada metode Kalender Hijriah Global Tunggal.

Adapun pemerintah melalui Kementerian Agama akan menetapkan secara resmi tanggal Idulfitri melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026.