About

Rabu, 01 April 2026

Prabowo Berduka Atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

 

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ungkapan dukacita ini diunggah Prabowo lewat fitur story dalam akun Instagram @prabowo pada Selasa (31/3/2026).

Inna lillahi wa inna 'ilaihi raaji'uun. Turut berduka cita atas gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah," tulis Prabowo dalam unggahannya

Pihak Istana sebelumnya juga mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung UNIFIL tersebut.

Pemerintah RI dorong investigasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah sangat menyayangkan kejadian ini sekaligus meminta kepada otoritas-otoritas terkait untuk melakukan investigasi. Di sisi lain, ia juga telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak agar proses pemulangan jenazah bisa disegerakan.


Kami juga sebagai Mensesneg telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk dengan Panglima TNI dalam hal melakukan upaya yang terbaik untuk pemulangan jenazah ketiga prajurit yang gugur," ucap dia


Adapun koordinasi itu sekaligus memberikan arahan kepada para prajurit yang masih berjaga di UNIFIL. "Sekaligus memberikan briefing kepada seluruh pasukan dan prajurit yang masih bertugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan. Sekali lagi tentunya kita merasa sangat kehilangan dan merasakan duka cita yang sangat mendalam," kata Prasetyo.

Selasa, 31 Maret 2026

Prajurit TNI tewas di Lebanon: Kemlu Indonesia mengutuk keras, DPR minta pasukan TNI ditarik

 

Seorang prajurit TNI bernama Farizal Rhomadhon dengan pangkat Prajurit Kepala meninggal dunia saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan. Tiga prajurit TNI lainnya mengalami luka-luka dan kini mendapatkan perawatan medis secara intensif di rumah sakit.

"Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquarters dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, sebagaimana dilaporkan kantor berita Antara, Senin (30/03).

Aulia menjelaskan, Praka Farizal merupakan personel yang tergabung dalam pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL.

Menurut Aulia, Praka Farizal gugur akibat adanya serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan, Minggu (29/03).

Adapun tiga prajurit yang mengalami luka-luka, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Aulia.

Aulia melanjutkan dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Level I UNIFIL.

"Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan," kata Aulia.

Pemerintah Indonesia L

Pemerintah Indonesia mengutuk keras insiden serangan di Lebanon yang menewaskan seorang prajurit TNI yang menjadi anggota Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL).

"Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan," kata Kemlu Indonesia melalui akun

"Insiden terjadi di tengah laporan saling serang antara militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan," sebut Kemlu.

Pemerintah Indonesia juga mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh atas insiden serangan tersebut, melalui jalur perundingan diplomasi untuk menurunkan intensitas ketegangan dan konflik guna mencegah kekerasan kembali terjadi.

"Meminta investigasi penuh dari UNIFIL untuk bisa menemukan sumber dari insiden ini dan sekali lagi meminta kepada semua pihak untuk melakukan deeskalasi," kata Menteri Luar Negeri, Sugiono, di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, Senin (30/3).

Secara terpisah, politikus Partai Golkar yang juga anggota DPR Dave Laksono, meminta pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan kembali keberadaan prajurit TNI di Lebanon.

Bila perlu, lanjutnya, segera dilakukan penarikan pasukan TNI dari negara itu.

"Ada baiknya pemerintah melakukan, apa namanya, penarikan ataupun juga evaluasi terhadap keberadaan prajurit kita di Lebanon," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/03).

Sebelumnya, Sekjen PBB António Guterres melalui akun X-nya, Senin (30/03), menyebut satu anggota TNI meninggal dan seorang lainnya mengalami luka serius.

"Saya mengutuk keras insiden hari Minggu yang menewaskan seorang penjaga perdamaian Indonesia dari @UNIFIL_ di tengah permusuhan antara Israel & Hizbullah," tulisnya.

Dia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, teman, dan kolega penjaga perdamaian yang meninggal, serta kepada Indonesia.

Guterres menyerukan kepada semua pihak untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan untuk memastikan keselamatan dan keamanan personel dan properti PBB.

Kantor berita Reuters melaporkan, sejauh ini UNIFIL menyatakan belum mengetahui asal proyektil tersebut.

Kemlu Indonesia menyatakan keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian PBB harus dihormati sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional.

"Segala bentuk ancaman terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan merusak upaya kolektif untuk menjaga perdamaian dan stabilitas," ujar Kemenlu Indonesia.

Dalam keterangan lebih lanjut, Kemlu Indonesia menegaskan kembali kecamannya atas serangan Israel di Lebanon selatan.

Indonesia, melalui Kemlu, juga menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon.

Serta, "menghentikan serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur, serta kembali ke dialog dan diplomasi untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan memajukan perdamaian," tegas Kemlu.




 


Senin, 30 Maret 2026

3.500 Tentara AS Tiba di Timur Tengah!

 

Sebanyak lebih dari 3.500 tentara Amerika Serikat (AS), termasuk kapal induk USS Tripoli yang mengangkut sekitar 2.500 personel Marinir, telah tiba di Timur Tengah pada Sabtu, (28/03/2026). Kedatangan bala bantuan militer besar-besaran ini terjadi di tengah serangan yang kian intensif dalam perang Iran yang terus memanas di kawasan tersebut.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan dalam unggahan media sosial bahwa USS Tripoli, yang menjadi kapal bendera bagi Tripoli Amphibious Ready Group / 31st Marine Expeditionary Unit, telah tiba di area tanggung jawabnya. Kapal perang amfibi ini merupakan versi paling mutakhir dari jenis kapal "big deck", yang memberikan ruang lebih luas bagi jet tempur siluman F-35, pesawat Osprey, serta pesawat tempur lainnya.


Kapal tersebut sebelumnya berbasis di Jepang sebelum akhirnya menerima perintah pengerahan ke Timur Tengah hampir dua pekan lalu. CENTCOM menjelaskan bahwa selain membawa pasukan Marinir, Tripoli juga membawa pesawat angkut dan jet tempur serang, serta aset serbuan amfibi, sementara kapal USS Boxer dan dua kapal lainnya beserta unit ekspedisi Marinir lainnya juga telah diperintahkan menuju wilayah tersebut dari San Diego.

Eskalasi serangan udara juga dilaporkan terus meningkat tajam sejak dimulainya operasi militer besar-besaran. Berdasarkan lembar fakta yang dirilis CENTCOM pada hari Sabtu, lebih dari 11.000 target telah digempur sejak Operasi Epic Fury resmi dimulai pada 28 Februari lalu.


Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, memberikan pernyataan terkait strategi militer Washington pada hari Jumat lalu. Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat dapat mencapai tujuannya di kawasan tersebut tanpa harus melibatkan pengerahan pasukan darat secara langsung.


"Amerika Serikat dapat memenuhi tujuannya tanpa pasukan darat mana pun. Namun, Presiden Trump harus bersiap untuk berbagai kemungkinan dan pasukan Amerika tersedia untuk memberikan pilihan maksimal bagi presiden serta kesempatan maksimal untuk menyesuaikan diri dengan kemungkinan-kemungkinan yang muncul jika hal itu terjadi," ujar Rubio.


Pengerahan pasukan ini merupakan respons atas serangan Iran yang melukai personel Amerika sebelumnya. Setidaknya 10 tentara AS, termasuk dua orang yang terluka parah, mengalami cedera saat Iran menembakkan enam rudal balistik dan 29 drone ke pangkalan udara Pangeran Sultan di Arab Saudi.


Perang yang terus mengganas ini telah mengacaukan penerbangan sipil global, mengganggu ekspor minyak, dan memicu lonjakan harga bahan bakar. Blokade Iran terhadap Selat Hormuz, yang merupakan jalur perairan strategis, telah memperburuk dampak ekonomi di tingkat global.


Kondisi semakin rumit setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran menyatakan bergabung dalam peperangan pada hari Sabtu. Kelompok tersebut mengeklaim telah meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel yang menurut otoritas setempat berhasil dicegat.


Juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, menyatakan dalam pesan rekaman yang disiarkan televisi Al-Masirah bahwa pihaknya telah meluncurkan serangan kedua ke Israel. Saree menyebut serangan ke Israel selatan itu dilakukan bersamaan dengan serangan dari Iran dan Hizbullah, meski ia tidak merinci lokasi pastinya.


Keterlibatan Houthi dikhawatirkan akan merusak jalur pengiriman barang global jika mereka kembali menargetkan kapal-kapal di Selat Bab el-Mandeb. Analis senior Yaman di International Crisis Group, Ahmed Nagi, memperingatkan bahwa peningkatan serangan terhadap perkapalan komersial akan mendorong kenaikan harga minyak dan mengganggu stabilitas keamanan maritim secara keseluruhan.


"Dampaknya tidak akan terbatas pada pasar energi saja," kata Nagi.


Akibat penutupan Selat Hormuz, banyak negara kini berebut mencari rute alternatif untuk pengiriman komoditas. Selat Bab el-Mandeb di ujung selatan Semenanjung Arab menjadi jalur krusial bagi kapal menuju Terusan Suez, di mana Arab Saudi kini mengirimkan jutaan barel minyak mentah per hari melalui jalur tersebut.


Sebagai informasi, sekitar 12% perdagangan dunia dan 10% perdagangan maritim global-termasuk 40% lalu lintas kapal kontainer-melewati Terusan Suez setiap tahunnya. Ancaman Houthi sangat nyata mengingat antara November 2023 hingga Januari 2025, mereka telah menyerang lebih dari 100 kapal dagang dan menenggelamkan dua di antaranya.


Hingga saat ini, ketegangan politik antara Washington dan Teheran masih menemui jalan buntu. Presiden Donald Trump telah memberikan tenggat waktu kepada Iran hingga 6 April untuk membuka kembali Selat Hormuz, namun pihak Iran bersikeras tidak akan melakukan negosiasi apa pun.


Utusan Trump, Steve Witkoff, mengungkapkan bahwa Washington telah menyampaikan 15 poin "daftar tindakan" kepada Iran untuk gencatan senjata, termasuk pembatasan program nuklir. Namun, Teheran menolak proposal tersebut dan justru mengajukan lima poin tuntutan balik yang mencakup pembayaran reparasi serta pengakuan kedaulatan Iran atas jalur perairan tersebut.

Minggu, 29 Maret 2026

Iran Serang Pangkalan Militer di Arab Saudi, 12 Tentara AS Luka-luka

 

Serangan udara Iran menghantam sebuah pangkalan militer di wilayah Arab Saudi, saat Teheran terus membalas gempuran Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sedikitnya 12 tentara AS yang ada di pangkalan Saudi itu mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Dua tentara AS di antaranya mengalami luka serius.


Iran terus melancarkan serangan balasan terhadap negara-negara Teluk, yang dituduhnya menjadi landasan peluncuran serangan AS terhadap negara tersebut. Perang meletus setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Laporan media-media terkemuka AS, New York Times (NYT) dan Wall Street Journal (WSJ), yang mengutip sejumlah pejabat yang tidak disebut namanya, seperti dilansir AFP, Sabtu (28/3/2026), menyebut bahwa serangan udara Iran menargetkan Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Saudi, yang menampung pasukan AS.Serangan itu disebut melibatkan setidaknya satu rudal dan beberapa drone tempur.


Tentara-tentara AS itu sedang berada di dalam sebuah bangunan di kompleks pangkalan udara tersebut ketika serangan terjadi.


Beberapa pesawat militer jenis pengisian bahan bakar di udara, sebut laporan NYT dan WSJ, juga mengalami kerusakan akibat serangan Teheran itu.


Saudi sebelumnya telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan ke area dekat pangkalan militer tersebut.

Belum ada tanggapan langsung dari Pentagon maupun Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, terkait laporan tersebut.


Sedikitnya 13 tentara AS di negara-negara Teluk tewas akibat rentetan serangan pembalasan Iran sejak perang berkecamuk pada akhir Februari. Lebih dari 300 tentara AS lainnya mengalami luka-luka.


Sementara di kubu Iran, total sedikitnya 1.340 orang tewas akibat rentetan serangan AS-Israel di berbagai wilayah negara tersebut, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei.

Jumat, 27 Maret 2026

Iran perbolehkan kapal Thailand dan lima negara lain melintasi Selat Hormuz, bagaimana dengan kapal Indonesia?

 

Sebuah kapal tanker minyak Thailand berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman setelah pemerintah Thailand dan Iran melakukan koordinasi diplomatik, menurut Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow.

Sihasak mengatakan kapal tanker milik Bangchak Corporation itu melintasi Selat Hormuz pada Senin (23/03) menyusul pembicaraan antara dirinya dengan Duta Besar Iran untuk Thailand, Nasereddin Heydari.

"Saya meminta apakah kapal-kapal Thailand yang perlu melewati selat dapat dibantu untuk memastikan pelayaran yang aman," kata Sihasak.

"Mereka menjawab bahwa mereka akan mengurusnya dan meminta kami menyampaikan daftar kapal yang akan melintas," sambungnya sebagaimana dikutip Bangkok Post.

Pelayaran aman kapal tanker Thailand ini terjadi dua minggu setelah kapal pengangkut berbendera Thailand, Mayuree Naree, diserang proyektil di selat tersebut.

Negara mana saja yang kapalnya diperbolehkan melintasi Selat Hormuz?


Berbicara kepada stasiun televisi pemerintah Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup.

"Banyak pemilik kapal, atau negara pemilik kapal-kapal tersebut, telah menghubungi kami dan meminta agar kami memastikan keselamatan pelayaran mereka melalui selat," ujar Araghchi, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Untuk sejumlah negara yang kami anggap bersahabat, atau dalam kasus tertentu yang kami nilai perlu, angkatan bersenjata kami telah memberikan pengawalan secara aman," tambahnya.

Seperti yang Anda lihat dalam pemberitaan: China, Rusia, Pakistan, Irak, dan India. Dua kapal India melintas beberapa malam lalu, begitu pula dari negara lain, bahkan Bangladesh, saya kira. Negara-negara ini berbicara dan berkoordinasi dengan kami, dan hal ini akan terus berlanjut di masa depan, bahkan setelah perang berakhir," lanjutnya.

Data pelayaran Kpler menunjukkan hanya 99 kapal yang melewati selat sempit tersebut sepanjang bulan ini, atau rata-rata lima hingga enam kapal per hari.

Padahal sebelum perang, sekitar 138 kapal melintasi selat itu setiap hari, berdasarkan data Joint Maritime Information Centre. Kapal-kapal itu diandalkan untuk membawa seperlima pasokan minyak global.

Analisis BBC menunjukkan sekitar sepertiga dari pelayaran terbaru di Selat Hormuz dilakukan oleh kapal-kapal yang memiliki keterkaitan dengan Iran. Di antaranya terdapat 14 kapal yang berlayar dengan bendera Iran serta sejumlah kapal lain yang dikenai sanksi karena diduga terhubung dengan perdagangan minyak Teheran.

Sembilan kapal lainnya dimiliki perusahaan yang beralamat di China. Adapun enam kapal tercatat menjadikan India sebagai tujuan akhir

Sejumlah kapal yang berhasil melintasi Selat Hormuz tampak memilih rute yang lebih panjang dari biasanya.

Data pelacakan sebuah kapal tanker berbendera Pakistan menunjukkan kapal itu berlayar lebih dekat ke pantai Iran pada 15 Maret—alih-alih menempuh jalur umum yang berada di bagian tengah selat.

Tidak ada akses bagi musuh'


Araghchi juga menyatakan bahwa kapal-kapal yang terkait dengan negara-negara yang dianggap sebagai musuh atau pihak yang terlibat dalam konflik saat ini tidak akan diizinkan melintas.

Ia mengatakan bahwa kapal dari Amerika Serikat, Israel, dan sejumlah negara Teluk yang berperan dalam krisis yang berlangsung tidak akan diberi izin transit.

"Kami berada dalam keadaan perang. Kawasan ini adalah zona perang, dan tidak ada alasan untuk mengizinkan kapal-kapal milik musuh dan sekutu mereka melintas. Namun selat tetap terbuka bagi pihak lainnya," ujarnya pada Rabu (25/03).

Perkataan Araghchi sejalan dengan pernyataan yang diunggah oleh perwakilan Iran untuk PBB.

Dalam unggahan di X, Teheran menyatakan bahwa "kapal-kapal yang tidak bermusuhan" akan diizinkan melintasi Selat Hormuz, asalkan mereka berkoordinasi dengan "otoritas Iran yang berwenang."

Kapal-kapal yang berhasil melintasi Selat Hormuz sejak awal bulan ini mencakup kapal dari China, India, dan Pakistan.

Alih-alih menggunakan dua koridor transit sempit yang lebih dekat ke Oman, kapal-kapal kini mengalihkan rute lebih ke utara, melewati perairan teritorial Iran di utara Pulau Larak, sehingga aparat Iran bisa memantau dan mengendalikan lalu lintas maritim.

Bagaimana dengan kapal-kapal Indonesia?


Hingga 26 Maret 2026, dua kapal tanker Pertamina milik Indonesia masih tertahan di Teluk Arab dan belum dapat melewati Selat Hormuz. Keduanya adalah PIS VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Sebagaimana tertera pada situs MarineTraffic, kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di sebelah utara Kota Dammam, Arab Saudi.

Adapun kapal Gamsunoro berada di dekat pesisir Kuwait dan Irak.

Berdasarkan pernyataan Pertamina International Shipping, kapal Pertamina Pride mengangkut kargo untuk kebutuhan energi nasional. Sedangkan Gamsunoro melayani pengangkutan untuk mitra pihak ketiga (non-Pertamina).

"Keselamatan kru dan kargo menjadi prioritas kami. Pertamina Group mengoperasikan 345 kapal sehingga kondisi ini dipastikan tidak mengganggu pasokan energi dalam negeri," ujar Vega Pita, Pjs. Sekretaris Korporat Pertamina International Shipping, melalui akun resmi Instagram @pertaminainternationalshipping.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia saat ini masih melakukan komunikasi dengan otoritas Iran agar dua kapal Pertamina tersebut diizinkan melintasi Selat Hormuz.


Selasa, 24 Maret 2026

Juru Bicara Militer Iran: Hey Trump, You're Fired!


 Juru bicara markas besar pusat Khatam al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengeluarkan pernyataan baru yang mengejek Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pernyataan mengejek itu disampaikan menjelang tenggat waktu ultimatum Trump untuk pembukaan kembali penuh Selat Hormuz.

"Hey Trump, YOU'RE FIRED! Anda sudah familiar dengan kalimat ini. Terima kasih atas perhatian Anda pada masalah ini," kata Zolfaghari dalam klip video berbahasa Inggris dilansir Al Jazeera, Senin (23/3/2026).


'You're fired!' adalah ungkapan khas yang dipopulerkan Trump saat menjadi pembawa acara TV The Apprentice. Frasa ini digunakan Trump untuk mengeliminasi peserta dan menjadi slogan khasnya.

Iran telah bersumpah untuk melancarkan serangan balasan yang keras jika AS melanjutkan ancamannya untuk menyerang jaringan energi dan listrik negara itu jika Selat Hormuz tetap diblokade.


Dalam pernyataan terpisah Khatam al-Anbiya mengatakan pasukannya menyerang pangkalan udara Pangeran Sultan di Arab Saudi dan Armada Kelima AS di Bahrain, menggunakan rudal dan drone.


Kelompok tersebut juga mengklaim bahwa pesawat pengintai AS ditempatkan di pangkalan udara Pangeran Sultan, yang menurut mereka kemudian menjadi sasaran rudal balistik, dan menggambarkannya sebagai lokasi kunci untuk penempatan dan operasi militer AS.

Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen, dan belum ada komentar langsung dari pejabat AS atau Israel.


Selain itu, IRGC mengatakan ancaman untuk menyerang pembangkit listrik bertujuan untuk mencegah serangan AS Korps Garda Revolusi Islam itu menolak klaim palsu AS bahwa Teheran bermaksud untuk menghancurkan pabrik desalinasi air di kawasan Teluk.


"Yang telah kami lakukan adalah mengumumkan keputusan kami bahwa jika terjadi serangan terhadap pembangkit listrik, Iran akan membalas dengan menargetkan pembangkit listrik rezim pendudukan [Israel] dan pembangkit listrik negara-negara di kawasan yang memasok listrik ke pangkalan Amerika, dan pada saat yang sama, infrastruktur ekonomi, industri, dan energi di mana Amerika adalah pemegang saham," katanya.

Kalian menyerang rumah sakit kami, kami tidak melakukannya. Kalian menyerang pusat bantuan kami, kami tidak melakukannya; kalian menyerang sekolah kami, kami tidak melakukannya. Tetapi jika kalian menyerang listrik, kami akan menyerang listrik juga," katanya.


IRGC mengatakan akan membalas setiap ancaman dengan cara yang sama untuk mencegah serangan tersebut.


"Kami bertekad untuk menanggapi setiap ancaman dengan tingkat pencegahan yang sama seperti yang ditimbulkannya, dan kami akan melakukannya. Amerika tidak mengetahui kemampuan kami dan akan melihatnya di lapangan," tambahnya.

Senin, 23 Maret 2026

Silaturahmi idulfitri prabowo telepon sejumlah pemimpin negara muslim






Presiden prabowo subanto menelpon  sejumlah pemimpin negara muslim untuk melakukan silahturahmi dalam rangka idul fitri. momentum silahturahmi idul fitri ini di sampaikan sekretaris kabinet Teddy indra wijaya.
Dalam unggahannya  dia akun instagram sekretaris kabinet Teddy menjelaskan rangkaian kegiatan Prabowo selama idul fitri yang cukup padat. Prabowo diketaahui berada di sumatera utara{sumut}.
saat malam takbiran hingga shalat ied dia ceh lalu kembali ke jakarta untuk halal   bihalal Setelah bermalam takbiran di Sumatra Utara, Salat Idulfitri di Aceh, serta halal bihalal bersama masyarakat di Istana Merdeka, Jakarta," kata Teddy seperti dilihat Minggu (22/3/2026).
Teddy mengungkapkan Prabowo juga melakukan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan sejumlah pemimpin negara muslim. Pemimpin negara muslim yang dihubungi yakni Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman.

"Dalam beberapa hari di suasana Idulfitri ini Presiden Prabowo juga melaksanakan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara muslim, di antaranya Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania, ⁠Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman," ungkapnya.
eddy mengatakan, Prabowo juga akan menghubungi beberapa kepala negara lainnya. Menurutnya, silaturahmi ini merupakan wujud erat persaudaraan dan memperkuat hubungan bilateral antar negara di tengah suasana Lebaran.

"Beberapa kepala negara lainnya juga akan dihubungi dalam waktu dekat, menunggu konfirmasi dari masing-masing negara," ujarnya.
Silaturahmi ini menjadi wujud eratnya persaudaraan dan kerja sama antar negara-negara Muslim, sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan," imbuhnya.