Senin, 24 Agustus 2026

Tinjau Karhutla di Banjarbaru, Menhut Raja Juli Sebut Titik Kebakaran Kembali Meluas


 Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (23/8/2026).

Lokasi karhutla yang ditinjau Raja Juli berada di wilayah Guntung Damar, Kecamatan Landasan Ulin.

Lokasi ini merupakan salah satu lokasi terparah, sebab api sudah mendekati permukiman warga.

Raja Juli sempat melihat langsung petugas pemadam melakukan pembasahan agar api tak lagi muncul setelah dipadamkan.

Usai melihat kondisi karhutla, Raja Juli mengatakan bahwa lahan gambut yang terbakar di Banjarbaru tak mudah dipadamkan.Walaupun di atas lahan telah dipadamkan, api masih memungkinkan tersimpan di bawah gambut."Ini terlihat sudah padam, tapi dari dalam masih terlihat ada api. Dan ini memang gambut jadi asapnya memang lebih banyak dan potensi untuk munculnya api masih tetap besar," ujar Raja Juli kepada wartawan, Minggu.

Laporan perkembangan titik api di Kalsel berdasarkan data dari Sipongi atau sistem pemantauan karhutla milik Kementerian Kehutanan (Kemenhut), titik api sempat menurun ke level terendah pada Sabtu (22/8/2026) malam.Namun saat ini, ungkap Juli, titik api kembali melonjak mencapai 44 titik.

"Kemarin itu sempat hanya 11 titik api di Kalsel setelah sebelumnya 157. Tapi saat saya mendarat tadi, saya dilihatkan data baru itu sudah menjadi 44 kembali," ungkap Juli.

Karena luasnya lahan di Kalsel yang sudah terdampak karhutla, Juli mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.Yang masih punya tradisi bukan lahan dengan dibakar, mohon dihentikan, jangan dilakukan lagi karena dampaknya luar biasa," imbau Juli.

Pemadaman karhutla di seluruh provinsi yang terdampak, kata Juli, memerlukan kerja sama semua pihak.

Untuk memaksimalkan pemadaman karhutla di Kalsel, Juli memastikan penambahan helikopter water bombing dari Badan Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB).

"Ada penambahan dari BNPB helikopter water bombing yang dibawa dari Riau. Kebetulan di Riau relatif rendah angka karhutlanya," pungkas Juli.

Minggu, 23 Agustus 2026

Tak Pakai Masker, Prabowo Tinjau Titik Karhutla di Sungai Raya Kalbar



Presiden Prabowo Subianto meninjau salah satu titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Prabowo didampingi sejumlah menteri turun langsung ke titik karhutla.

Adapun titik peninjauan berada di Jalan A Yani III, Desa Limbung, Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Prabowo tiba di lokasi Sabtu (22/8/2026), sekitar pukul 13.20 WIB.

Saat turun dari mobil, Prabowo yang mengenakan baju safari krem dan topi biru dongker langsung turun ke salah satu titik karhutla. Prabowo tampak tidak mengenakan masker selama peninjauan berlangsung.Turun mendampingi Prabowo dalam peninjauan ini Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Mereka juga terlihat tidak mengenakan masker.

Selama peninjauan, Prabowo tampak mengamati titik lokasi sambil menerima laporan pejabat setempat. Sementara itu, sejumlah petugas di lokasi tampak memegang selang melakukan proses pemadaman.Di area peninjauan, asap atau kabut tipis tampak menyelimuti sehingga jarak pandang ke bagian belakang lokasi menjadi terbatas. Akses menuju lokasi terlihat berupa jalur tanah gambut di atas parit kering.

Prabowo sebelumnya memimpin rapat terbatas penanganan karhutla di Posko Satgas Udara, Lanud Supadio, Kalimantan Barat. Prabowo menegaskan kedatangannya untuk melihat keadaan nyata proses penanganan karhutla.

"Baik, terima kasih, Saudara-saudara sekalian. Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata," kata Prabowo membuka rapat.

Prabowo lalu meminta pejabat daerah untuk melaporkan situasi terkini penanganan karhutla. "Sekarang saya minta siapa yang bisa kasih saya presentasi tentang situasi?" ujarnya.Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen Purnawirawan Asrianus Bulo lantas memberikan laporan. la menyebut berdasarkan data satelit 24 jam terakhir ada 198 titik api dengan tingkat tinggi.

"Ini artinya dengan tingkat kepercayaan tinggi ada titik api dan asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat," ujar Asrianus Bulo.


 

Jumat, 21 Agustus 2026

2 Orang Tewas Tertemper KRL Hari Ini: Siswa SMA di Kalideres dan Lansia di Tebet


 Dua insiden orang tertemper kereta rel listrik (KRL) terjadi di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), dan Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). Seorang pelajar dan pria lanjut usia (lansia) tutup usia akibat kecelakaan itu.

Dua peristiwa itu juga terjadi pada waktu yang relatif sama, yakni pukul 06.30 WIB. Sebagai informasi, kecelakaan tersebut terjadi di 2 lintas yang berbeda, yakni Bogor-Jakarta Kota dan Duri- Tangerang.

Insiden temperan KRL di Kalideres mengakibatkan siswa SMA berinisal DK (18) tewas. Korban tertemper KRL di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper, Jakarta Barat (Jakbar).

Polisi menyebutkan korban membonceng ayahnya saat motor yang dikendarainya tertemper. Saat itu korban hendak berangkat sekolah.Infonya ayah dan anak. Korban yang bonceng," kata Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang saat dihubungi, Kamis (20/8/2026).

Ayah korban terluka akibat kecelakaan itu. Namun belum diketahui detail kondisi terkini ayah korban.

"Kalau keadaan korban sekarang belum monitor. Karena ditangani unit Laka Polres," tuturnya.

Lansia di Tebet Tewas

Sementara insiden temperan KRL di Tebet mengakibatkan tewasnya seorang pria lansia yang merupakan warga sekitar. Polisi telah mengecek lokasi kecelakaan di jalur KRL rute Bogor-Jakarta Kota, tepatnya di Jalan Kebon Baru RT 06 RW 06, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jaksel.

"Korbanya seorang laki-laki diketahui bernama Ishak, usia 80 tahun," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi, Kamis (20/8).Joko menerangkan, korban sempat berjalan di pinggir rel kereta sebelum tertemper. Kemudian, korban meninggal dunia.


"Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian, terlihat korban berjalan di sekitaran pinggir rel kereta api dan sesaat setelah melintas kereta listrik dari arah Bogor menuju Jakarta diketahui korban terserempet kereta listrik dimaksud. Atas kejadian korban meninggal dunia di lokasi dan saat ini jenazah korban dibawa ke rumah sakit," katanya.

Pramono Dorong Perkuat Pengamanan Rel


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemprov DKI perlu berkoordinasi dengan PT ΚΑΙ untuk mencegah kejadian serupa terulang. Pramono menyebut sejumlah ruas rel di Jakarta sebenarnya telah dipasangi pagar agar warga tidak bisa menyeberang rel secara sembarangan.


"Beberapa ruas sebenarnya sudah kami bangun pagar untuk masyarakat tidak, apa, dengan bebas menyeberangi rel kereta yang ada. Saya terus terang

baru mendengar ini," kata Pramono di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/8).


Pramono mengatakan insiden orang tertemper kereta harus menjadi perhatian bersama antara Pemprov DKI dan PT KAI. Menurut dia, diperlukan langkah untuk meningkatkan keamanan di sekitar jalur rel.

Selasa, 18 Agustus 2026

Siasat Penyelundupan Emas ke Dubai: Dilebur, Diberi Pewarna Jadi Gel


 Dittipidter Bareskrim Polri membongkar praktik penyelundupan emas di kawasan Sunter, Jakarta Utara (Jakut). Dalam penggeledahan ini polisi mengungkapkan siasat pelaku yang mengubah emas batangan menjadi gel agar lolos dari pemeriksaan bandara.

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, mengatakan penggeledahan dilakukan, Senin (17/8) malam. Operasi ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua warga negara (WN) India yang sebelumnya kedapatan menyelundupkan emas ke Dubai.

"Dari hasil penggeledahan, ditemukan dugaan modus baru dengan cara melebur emas menjadi serbuk," kata Irhamni dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).Irhamni menjelaskan para pelaku menghancurkan emas batangan menjadi serbuk. Serbuk tersebut kemudian dicampur dengan zat kimia dan pewarna khusus hingga teksturnya berubah menyerupai gel.

"Di situ kemudian diberikan pewarna sesuai denganjenis kainnya, kemudian diberikan obat kimia dan pewarna sehingga serbuk emas menjadi seperti gel," jelasnya.

Emas yang telah berbentuk gel ini kemudian dimasukkan ke dalam celana dalam dan bra yang telah dimodifikasi sedemikian rupa. Penggunaan zat kimia dan pewarna ini bertujuan untuk mengelabui pemeriksaan petugas di Bandara Soekarno-Hatta.Sehingga tidak terdeteksi sebagai logam di x-ray bandara. Dan ketika diraba atau digeledah, terkesan tidak seperti logam, tetapi seperti kulit biasa atau kenyal," ungkap Irhamni.

Pada saat ini, Bareskrim tengah melakukan pengembangan lebih lanjut untuk memburu anggota sindikat lainnya. Irhamni menyebut ada terduga pelaku yang diduga telah melarikan diri ke luar negeri.

"Melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap terduga para pelaku, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang sudah melarikan diri ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Filipina," imbuhnya.

Sebelumnya, sindikat ini diketahui bisa mengumpulkan emas hingga 30 kilogram per hari dari seluruh Indonesia untuk diselundupkan. Dengan estimasi tersebut, total emas yang diselundupkan bisa mencapai 1 ton per bulan.

Senin, 17 Agustus 2026

Gempa berkekuatan 7,7 guncang NTT – 53 orang tewas, ratusan gempa susulan, dan 5.000 mengungsi


Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/08) dilaporkan menyebabkan 53 orang tewas dan 5.000 lainnya mengungsi.


Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (16/08) pukul 16:00 WIB


Lokasi para korban yang tewas itu berada di:


Kabupaten Sikka: empat jiwa


Kabupaten Manggarai: 25 jiwa


Manggarai Timur: 20 jiwa


Ende: 2 jiwa


Manggarai Barat: 1 jiwa


Nagekeo: 1 jiwa


Kemudian untuk korban luka-luka, baik ringan maupun berat, mencapai 135 orang. Paling banyak berada di Manggarai Timur.


BNPB turut mencatat bahwa hingga 16 Agustus 2026 per pukul 15.00 WIB, muncul 995 kali gempa susulan. Namun, imbuh BNPB, dari angka itu masyarakat cuma merasakan sekitar 46 kali gempa.

Sejumlah pasien mendapatkan perawatan di luar rumah sakit setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Mbay, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026.


Selain korban meninggal dunia, sekitar 5.000 orang mengungsi akibat gempa.


Berdasarkan pemutakhiran data per Minggu (16/8) pukul 00:00 WIB, konsentrasi pengungsi terbesar di NTT saat ini terpantau di Kabupaten Sikka dengan total 3.356 jiwa.


Sedangkan di Kabupaten Manggarai, jumlah pengungsi mencapai total 2.078 jiwa.Ratusan pengungsi lainnya juga dilaporkan bertahan di Nagekeo sebanyak 500 jiwa.


Pemenuhan hak-hak dasar dan logistik di pengungsian kini menjadi salah satu prioritas penanganan darurat.


BBC NEWS |


INDONESIA


BBC News Indonesia


Kini hadir di hatsApp


Akun resmi kami di WhatsApp


Liputan mendalam BBC News Indonesia langsung di WhatsApp Anda.


Para penyintas, khususnya di Kabupaten Manggarai, sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa puluhan tenda darurat, makanan, obat-obatan, selimut, velbed, pasokan air bersih, hingga genset.


Klik di sini


Bantuan mendesak juga diperlukan di bidang kesehatan.Menurut data Kementerian Kesehatan pada Sabtu (15/08), dari 21 rumah sakit di kabupaten-kabupatenMenurut data Kementerian Kesehatan pada Sabtu (15/08), dari 21 rumah sakit di kabupaten-kabupaten yang terdampak gempa, sebanyak enam RS rusak ringan dan tiga RS rusak berat.


Dari tiga RS yang mengalami rusak berat, satu berada di Kabupaten Manggarai (RS Ruteng) dan dua lainnya berada di Kabupaten Nagekeo (RS Pratama Raja dan RS Aeramo).


Adapun dari 190 puskesmas, sebanyak 37 puskesmas rusak sedang dan 20 puskesmas rusak berat. Puskesmas-puskesmas itu tersebar di Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Ngada.Maumere. Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak di dua wilayah, yakni 1.000 paket untuk Kabupaten Sikka dan 725 paket untuk Kabupaten Ende.


Selain melalui Maumere, pada pengiriman yang sama bantuan sembako juga tiba di Labuan Bajo sebanyak 3.200 paket untuk didistribusikan ke Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo. Dengan demikian, total bantuan sembako yang dikirim melalui pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus mencapai 4.925 paket.


Bantuan tersebut merupakan bagian dari rencana distribusi 50.000 paket sembako untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana di wilayah NTT.


Setelah pengiriman tahap awal, masih terdapat 45.075 paket sembako yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan perkembangan penanganan di lapangan.


Tetapkan status tanggap darurat bencana


Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Provinsi NTT selama 14 hari, terhitung mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.


Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 305/KEP/HK/2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Provinsi Nusa Tenggara.Gubernur NTT Melki Laka Lena menjelaskan melalui status tanggap darurat ini, Pemprov NTT bersama pemerintah kabupaten/kota, pemerintah pusat, TNI- Polri, lembaga terkait, dunia usaha, dan masyarakat dapat memperkuat langkah penanganan secara cepat, tepat, terpadu, dan terkoordinasi.


"Keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat ini," ujarnya.


"Keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat ini," ujarnya.


Dia menekankan bahwa seluruh sumber daya yang tersedia akan diarahkan untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi korban, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, penyediaan tempat pengungsian, pemulihan akses transportasi dan infrastruktur, serta penanganan berbagai dampak lain yang ditimbulkan oleh bencana.


Dalam keputusan tersebut, Pemprov NTT juga memastikan dukungan pembiayaan untuk penanganan tanggap darurat.


Segala biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya status tanggap darurat akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi NTT serta sumber lainnya yang sah dan tidak mengikat.


Penetapan status tanggap darurat ini sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah dan seluruhpemangku kepentingan untuk bergerak bersama dalam mempercepat penanganan bencana dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.


'Bantuan medis belum tiba satu pun'


Gempa NTT berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi Sabtu (15/08) kemarin meninggalkan kenyataan pahit di banyak daerah, salah satunya Kabupaten Ngada.


Saat ini, situasi di Kabupaten Ngada yang berlokasi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, masih memprihatikan, menurut salah seorang warga, Charles Abar.


Sejumlah fasilitas publik maupun pribadi, seperti rumah, puskesmas, sampai ketersediaan air minum, terdampak gempa bumi.


Di Puskesmas Ladja, Golewa Selatan, misalnya, layanan kesehatan terpaksa dipindah ke area luar karena gedung yang rusak. Di sana, mereka mendirikan tenda darurat.


Pemandangan serupa ditemukan di Puskesmas Maronggela, Riung Barat, yang "hampir rusak di setiap sisi," terang Charles kepada BBC News Indonesia, Minggu (11/08).


Peralatan kesehatan pun tak banyak yang berfungsi lagi sebab rusak. Alhasil, puskesmas-puskesmas hanya mengandalkan sisa fasilitas yang tersedia demi mengobati pasien. Bantuan medis, menurut Charles, belum tiba satu pun.Beberapa ruas jalan juga didapati rusak yang kemudian menyebabkan putusnya akses ke sebagian kecil desa.


Sementara dari sisi masyarakat, sebanyak lebih dari 500 rumah mengalami kerusakan. Warga yang rumahnya rusak terpaksa menginap ke tetangga atau mencari titik yang lebih tinggi untuk mengantisipasi gempa susulan. Mereka belum balik ke rumah masing-masing.


"Masyarakat masih trauma," tegas Charles.


CHARLES ABAR


Pasien di salah satu puskesmas yang dirawat secara darurat akibat kerusakan gempa di Kabupaten Ngada.


Charles memandang respons pemerintah tidak cukup cepat. Dia mencontohkan sampai sekarang keberadaan tenda darurat yang terpusat di satu titik seperti kecamatan belum tersedia.Kemudian dari aspek logistik bahan makanan pokok, utamanya beras, Charles mengaku khawatir ketersediaannya tak akan mencukupi hari-hari masyarakat.


Charles berharap pemerintah segera aktif bergerak membantu para korban gempa. Pemerintah pusat maupun daerah, contohnya, perlu lekas membangun posko pengungsi yang layak kepada para korban gempa bumi yang kehilangan rumah.


Dengan demikian, warga di Kabupaten Ngada tidak dibiarkan bertahan seorang diri, di samping memudahkan pemerintah dalam melakukan pendataan.


"Agar masyarakat stabil baik secara fisik maupun psikologis," paparnya.


'Banyak warga kelaparan'


Pemandangan yang sama dijumpai di Kabupaten Nagekeo.


Data yang dihimpun masyarakat memperlihatkan sejumlah kendala masih dihadapi pascagempa berkekuatan Magnitudo 7,7, Sabtu (15/08) kemarin.


Di Kecamatan Mauponggo, akses jalan dari Mulakoli ke Sawu tertutup longsor.


Lalu di Kecamatan Nangaroro, jaringan listrik mati.


Kebutuhan masyarakat terhadap akses dasar disebut sangat mendesak, terang pemimpin redaksi mediasangat mendesak, terang pemimpin redaksi media Floresa, Herry Kabut.


Floresa sendiri, sejak gempa terjadi, aktif menggalang informasi serta menyalurkan bantuan ke penduduk terdampak.


"Masing-masing warga di sana membuat posko sendiri untuk pengungsian," ucapnya kepada BBC News Indonesia, Minggu (16/08).


"Sejauh ini, banyak kebutuhan dasar seperti sembako [sembilan bahan pokok] dan air bersih sangat dibutuhkan."


Di Desa Woloede & Raja Selatan, berdasarkan rekapitulasi data yang dihimpun, penduduk masih tidur di luar rumah atau tepatnya di kebun lantaran khawatir terkait gempa susulan. Penyaluran terpal mandiri atau tenda berukuran keluarga pun dipandang menjadi prioritas.

Bergeser ke Desa Kotakeo I, masyarakat memerlukan genset untuk menerangi belasan titik kumpul.

Lalu di Desa Ngegedhawe, Kecamatan Aesesa, masyarakat kekurangan pasokan air minum serta logistik bahan makanan.

Di Kabupaten Nagekeo, total terdapat 18 desa di enam kecamatan terdampak gempa. Hampir 150 rumah mengalami kerusakan sedang maupun berat.

"Masyarakat sama sekali tidak terarah mau mengungsi ke mana. Imbauan pemerintah tidak ada. Banyak dari mereka yang mengungsi ke bukit-bukitBanyak dari mereka yang mengungsi ke bukit-bukit dan kelaparan," tutur Herry.


Bagaimana kondisi bangunan setelah gempa?

Sementara itu, gempa tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan yang melumpuhkan aktivitas warga.

Data sementara BNPB menyebut 914 unit rumah mengalami rusak berat, 126 rusak sedang, dan 317 rusak ringan.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas pendidikan 93 unit, fasilitas kesehatan 36 unit, kantor pemerintah 38 unit, tempat ibadah 5 unit, dan sejumlah fasilitas umum lain.BNPB menyebut sejumlah infrastruktur transportasi mengalami kerusakan.

"Kemudian untuk bandara dari Kemenhub, ada lima bandara terdampak, tapi bukan di runway [landasan pacu], tapi di gedung terminal. Lalu pelabuhan terdampak ada dua pelabuhan Reo di Manggarai dan Maumere," ujar Kepala BNPB Suharyanto.


Potensi tsunami

BMKG telah menerbitkan peringatan dini tsunami atas peristiwa itu, namun peringatan dinyatakan berakhir.

Di sejumlah tempat tsunami telah terdeteksi. Di Bakalang, Alor, NTT, tsunami setinggi 0,14 meter pada 05:41 WIB.

Di Dompu, NTB, tsunami setinggi 0,17 meter. Lalu di Flores Timur, Labuan Bajo, dan Sikka ketinggian air dari 0,19 hingga 0,36 meter.

Di Maurole, Ende, NTT ketinggian air hampir satu meter pada 05:27 WIB.Sebelumnya, Wakil Bupati Sikka, NTT, Simon Subandi Supriadi melaporkan dua orang tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan di Pelabuhan Laurentius Say.

"Yang satu ibu mau ke Kupang. Jadi kena runtuhan, meninggal. Satu lagi bapak pasien orang Adonara, sudah mau pulang di pelabuhan," kata Simon.

Simon bilang kerusakan terparah sejauh ini yang terdata terjadi di Pelabuhan Laurentius Say.

"Kalau di fasilitas umum, sementara belum ada laporan kerusakan yang berat. Tadi saya pantau di rumah sakit, pasien diungsikan di luar."


"Dan sementara sedang berlangsung pemasangan tenda darurat dari BPBD dan dinas sosial," kata Simon.gempa dengan guncangan yang besar itu terjadi pada hagi hari.


"Saya kaget dan bangun, langsung menuju ke kamar anak, langsung tarik anak keluar dari rumah, istri ikut dari belakang. Rumah kami pinggir pantai," ujar Arnold.


Di luar rumah, Arnold melihat banyak warga lain juga yang lari menuju perbukitan dan memenuhi jalan raya.


"Karena setelah gempa besar itu masih terjadi gempa susulan dan air laut sempat surut agak lama," tambah Arnold.


Dia juga melihat para pasien di puskesmas dievakuasi di luar bangunan dan aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah dihentikan sementara.


Di wilayah Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sejumlah warga juga dilaporkan berbondong-bondong menuju perbukitan untuk mencari perlindungan setelah gempa mengguncang wilayah itu.Berdasarkan laporan jurnalis Kompas.com di lapangan, sejumlah warga mengungsi ke dataran yang lebih tinggi karena khawatir terjadi gempa susulan serta kenaikan air laut.


"Saya pun berlindung bersama warga di perbukitan di Kelurahan Watu Nggene, untuk menghindar dari gempa susulan dan air lain naik," lapor jurnalis Kompas.com di lapangan.


Sejumlah kerusakan juga dilaporkan terjadi, di antaranya adalah Gedung kampus Universitas Katolik Indonesia (Unika) Ruteng.Di Kota Mataram, NTB, sejumlah warga yang sedang beraktivitas langsung berhamburan ke tengah jalan.


"Gempa itu bikin kaget karena terjadi saat jam sibuk menyiapkan anak ke sekolah," kata salah seorang warga bernama Veronika saat ditemui di Mataram, NTB, Sabtu.


la mengatakan gempa terasa seperti ayunan dan berlangsung cukup lama, sehingga membuat kepala terasa pusing seperti jet usai melakukan penerbangan menggunakan pesawat."Tadi saat lagi tidur tiba-tiba semua benda di kamar bergoyang, ternyata itu gempa bumi. Semoga tidak terjadi hal buruk di daerah pusat gempa," ucap Adam, salah seorang warga Lombok lainnya.


Apa penyebab gempa itu?


Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan bahwa sumber gempa itu berkaitan dengan aktivitas sesar aktif yang berada di bagian utara Pulau Flores.


Menurut Arief, aktivitas sesar serupa juga pernah berkaitan dengan gempa yang terjadi pada 1992.


"Jadi memang ada sesar aktif yang di sepanjang utara Pulau Flores. Seperti juga pada tahun 1992. Jadi ini penyebabnya adalah sesar yang di utara Pulau Flores," kata Arief .


Selain itu, Arief meminta masyarakat menjauhi kawasan pesisir untuk sementara waktu.


"Untuk saat ini tapi tetap untuk masyarakat jangan jangan mendekati pantai," katanya.


BMKG telah mengakhiri peringatan tsunami setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang NTT.


"Pengakhiran telah diterbitkan," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, dalam konferensi pers daring.


Meski peringatan tsunami sudah dicabut, BMKG totan memantau kondisi laut dan aktivitas compa

tetap memantau kondisi laut dan aktivitas gempa susulan di sekitar wilayah terdampak.


BNPB juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa.

Minggu, 16 Agustus 2026

Update Korban Gempa NTT: 47 Orang Meninggal, Ratusan Rumah Rusak


 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan info terbaru terkait penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Lebih dari 40 warga meninggal dunia dan ratusan rumah mengalami kerusakan.

"Total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang dan Ende 1 orang," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Sabtu (15/8/2026).

Selain korban ini, petugas mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka. BNPB dan pihak lain mengirim bantuan pangan dan non-pangan ke wilayah bencana.

Data sementara sore tadi, pukul 17.00 WIB, Sabtu (15/8), total rumah rusak berat mencapai 157 unit, rusak sedang 41 unit dan rusak ringan 148 unit. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas Pendidikan 87 unit, kesehatan 18 unit, tempat ibadah 5 unit, kantor 6 unit dan sejumlah fasilitas umum lain.

Sementara itu, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin, merinci korban di Kabupaten Manggarai Timur tercatat ada 11 orang meninggal dunia dan yang luka-luka ada 24 orang. Kemudian, di Kabupaten Sikka ada 3 orang meninggal dan 2 orang luka-luka.

Di Kabupaten Manggarai Barat, tercatat ada 1 orang meninggal dunia dan 2 orang terluka. Selanjutnya, Kabupaten Manggarai itu ada 24 orang korban jiwa dan yang 22 orang korban luka. Sementara, di Kabupaten Nagekeo terdapat 1 orang meninggal."Sampai dengan saat ini tim masih bekerja di lapangan dan kita juga berharap kita memanfaatkan golden hour pada 72 jam semenjak kejadian kita bisa menyelamatkan dan berupaya untuk bisa mengevaluasi seluruh korban yang terdampak adanya bencana. Kita semua berharap dengan semua dukungan seluruh potensi SAR Nasional yang ada di seluruh wilayah Indonesia," jelasnya.

Dia mengatakan Basarnas Kantor Pusat juga akan menuju lokasi terdampak. Dia mengatakan helikopter Basarnas juga sudah dikerahkan dan saat ini berada di Bandara Ngurah Rai dan drone untuk diisi di sana.

"Kemudian tadi sore kami juga monitor kekuatan kapal KN Puntadewa dari Maumere juga sudah tiba di Pelabuhan Waingapu untuk melaksanakan kegiatan evakuasi yang ada di sana," tambahnya.

Gempa M 7 terjadi pada pagi ini pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan pemutakhiran informasi, pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer (km) timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT. Pusat gempa ada pada kedalaman 15 km.

Tsunami sempat terjadi di 10 titik di NTT hingga Sulawesi Selatan (Sulsel). Ratusan gempa susulan teriadi.

Sabtu, 15 Agustus 2026

Anggaran Pendidikan Rp 820 Triliun, Rp 240 Triliun Dialokasikan buat MBG


 Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan anggaran program makan bergizi gratis (MBG) untuk 2027 mencapai Rp 240 triliun.

Anggaran MBG tahun depan masih dialokasikan dalam pos anggaran pendidikan yang nilainya mencapai Rp 820,9 triliun.

"Kaitannya untuk MBG sekitar Rp 240 triliun untuk MBG," ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).

Dalam paparannya, program MBG pada 2027 membidik sekitar 60,6 juta penerima manfaat. Selain itu, Purbaya membeberkan sejumlah alokasi anggaran sektor pendidikan beserta peruntukannya.

Pertama, untuk Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 22.1 juta siswa dengan alokasi sepesar Rp 15.9triliun. Kedua, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa senilai Rp 17 triliun.

Ketiga, pembangunan 7 Sekolah Unggul Garuda sebesar Rp 2,7 triliun. Keempat, renovasi Sekolah dan Madrasah 12.215 Unit sebesar Rp 18,2 triliun.

Kelima, pembangunan 100 sekolah rakyat (SR) dan Operasional 166 SR Rp 32,9 triliun

"Untuk pembangunan 7 sekolah unggul Rp 2,7 triliun, renovasi sekolah Rp 18,2 triliun, pembangunan 100 SR Rp 32,9 triliun," jelas Purbaya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan anggaran program

MBG 2027 sementara dialokasikan Rp 240 triliun.

"(anggaran) Rp 240 triliun sementara. Nanti kita lihat jika refocusing. Penerima manfaat kira-kira lebih kurang 70 juta," ujar Zulhas saat ditemui di kantor DJP.