Jumat, 12 Juni 2026

Kejagung Tetapkan 1 Tersangka Baru Korupsi MBG


 Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menetapkan satu tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni Asep Yusuf Somanti alias AYS.

"Pada hari Sabtu yang lalu tanggal 6 Juni 2026, tim penyidik menetapkan satu orang lagi tersangka atas nama AYS selaku pihak swasta sebagai tersangka," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Dirdik Jampidsus Kejagung), Syarief Sulaeman Nahdi, di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Syarief menjelaskan, Asep merupakan pihak swasta yang diminta oleh tersangka Sony Sonjaya, selaku Wakil Kepala BGN ketika itu, untuk mencari mitra dalam rangka pelaksanaan program MBG.

"Bahwa saudara SS melawan hukum memberikan akses kepada AYS untuk melakukan intervensi kepada tim verifikator mitra MBG sehingga dapat mengetahui titik-titik dapur yang kosong ya, dan mengatur sedemikian rupa calon SPPG yang mendaftar pada portal mitra MBG yang semula telah disetujui kemudian menjadi dibatalkan status pendaftarannya," ungkapnya.

Selain itu, Asep juga memfasilitasi SPPG yang baru mendaftar portal yang sudah tutup.Setelah melakukan pengaturan titik-titik SPPG tersebut, Asep juga memberikan sejumlah uang kepada tersangka Sony Sonjaya.Bahwa tersangka disangka melanggar Pasal 12 huruf a, huruf b Undang-Undang Tipikor dan Pasal 605 ayat 2, Pasal 606 tentang KUHP," ujarnya.

Dengan demikian total tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola MBH sebanyak empat orang.Asep sudah ditahan

Kejagung menahan Asep selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Terkait kemungkinan ada tidaknya tersangka lainnya, Syarief menegaskan pihaknya masih terus melakukan pendalaman.

"Kami tetap melakukan pendalaman dan apabila ada orang-orang yang melakukan atau dapat dimintai pertanggungjawaban ya selama ada alat buktinya pasti akan kita proses," ucapnya.

Kamis, 11 Juni 2026

SBY Bicara Tren Rupiah dan IHSG Menguat: Semoga Pertanda Baik

 

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbicara soal rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat dalam beberapa hari terakhir. SBY berharap tren itu bisa menjadi awal yang baik untuk kondisi ekonomi Indonesia.

"Alhamdulillah, ada "good news" untuk kita semua.

Dua hari ini, 9-10 Juni 2026, Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini merupakan awal dan pertanda baik ~ "a good beginning"," tulis SBY dalam akun X pribadinya, seperti dilihat, Rabu (10/6/2026).

SBY mengatakan kabar baik itu sejalan dengan prediksinya pada Mei 2026 lalu. SBY meyakini pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki sumber daya politik dan ekonomi dalam mengatasi tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat Indonesia.

Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita," ujar SBY.

Menurut SBY, ada beberapa faktor yang mempengaruhi menguatnya rupiah dan IHSG dalam beberapa hari terakhir. Dia menyoroti sinergi yang solid antara kebijakan yang dijalankan Bank Indonesia dan pemerintah.

SBY berharap momentum ini bisa terus dijaga pemerintahan Prabowo. Dia yakin pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Ke depan, hari-hari mendatang, kita berharap pemerintah terus melakukan langkah-langkah stabilisasi ekonomi. Menyehatkan APBN kita. Membatasi dan mengendalikan jumlah utang pemerintah. Mencegah terjadinya kenaikan harga barang dan jasa yang bisa memukul kehidupan rakyat," kata SBY.SBY juga mendorong agar pemerintah mampu segera memulihkan kepercayaan investor hingga meningkatkan komunikasi yang lebih efektif terhadap masyarakat. Selain itu, SBY berharap adanya solusi.terhadap nasib rakyat yang terdampak terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non- subsidi yang telah diputus pemerintah.

Lebih lanjut, SBY juga mengajak masyarakat untuk menjaga stabilitas negara dengan mendukung pemerintahan Prabowo. Dia menyebut dukungan banyak pihak di situasi sulit dibutuhkan pemerintah.

"Saya tahu, karena kenyang dalam menangani tekanan ekonomi seperti ini ketika memimpin Indonesia dulu, semua ikhtiar pemerintah ini tentu memerlukan waktu. Perlu dukungan publik yang lebih kuat. Ingat, "in crucial thing, unity". "In important thing, dialogue" dan diwadahinya keragaman pandangan yang konstruktif. Pikiran yang rasional, kebijakan yang tepat dan aksi-aksi nyata yang serius menjadi sangat penting," pungkas SBY.

Rabu, 10 Juni 2026

Hotman Paris Buka Suara soal Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai


Advokat senior Hotman Paris Hutapea buka suara soal selebritas yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad terseret dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Hotman mengaku dirinya telah diminta Raffi untuk memberikan pendampingan hukum setelah terseret dalam perkara tersebut.

Menurut Hotman, Raffi Ahmad dinistakan oleh pihak-pihak tertentu dalam perkara tersebut.

Raffi Ahmad telepon saya, minta pendampingan hukum melawan semua yang telah memfitnah dia, ya, katanya nama dia disebut-sebut dalam sidang, sidang soal Blueray Cargo import," kata Hotman dalam video yang diunggah di akun Instagramnya @hotmanparisofficial seperti dikutip Selasa (9/6).

Dalam video lainnya, Hotman mengungkapkan kepergian Raffi ke Amerika Serikat itu tidak seorang diri, tapi juga ada selebritas lainnya.

Hotman menyebut sejumlah nama selebritas papan atas Indonesia dari mulai Ariel Noah hingga Gading Martin.

"Orang-orang yang ada di tempat tersebut pada waktu itu, waktu makan di Awang Kitchen di New York City adalah ada nama Ariel Noah, au nama Desta, dan Gading Martin. Waktu itu mereka menguniungi Awang Kitchen, satu.

restoran populer di New York, Amerika Serikat," tutur dia.

"Tapi, kok tiba-tiba nama Raffi Ahmad oleh para oknum yang tidak suka, malah dia diviralkan, diviralkan, dibuat nistaan bahwa seolah-olah Rafi Ahmad terlibat dalam skandal, skandal impor Blueray cargo, ya, Blueray cargo yang melibatkan oknum Bea dan Cukai," sambungnya.

Hotman belum berbicara lebih lanjut ihwal terseretnya Raffi dalam kasus tersebut. Dia hanya menerangkan bersama Raffi Ahmad akan menggelar konferensi pers pada Kamis (11/6) untuk berbicara lebih lanjut ihwal perkara terseret dalam kasus rasuah di lingkungan bea cukai tersebut.

"Ketemu hari Kamis jam 02.00 siang di tempat yang akan ditentukan, Hotman dan Raffi Ahmad akan melakukan konferensi pers di Jakarta," ucap Hotman.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi perwakilan Raffi Ahmad terkait kabar tersebut, tapi belum mendapatkan respons.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi nama Raffi Ahmad, disebut dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan nama Raffi muncul karena dirinya sempat berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat (AS) untuk menitip atau mengirimkan sejumlah barang elektronik ke Indonesia, seperti iPhone 17.

"Betul, ada fakta saudara RA [Raffi Ahmad] itu menitip," ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6) malam.

Nama Raffi pertama kali muncul pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jumat (5/6) dalam perkara dengan terdakwa Pimpinan Blueray Cargo (Grup) John Field dan kawan-kawan.

Awalnya, jaksa KPK menanyakan kepada saksi Sri Pangestuti alias Tuti selaku Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) terkait permintaan pengiriman laptop dan iPhone 17 dari AS ke Indonesia.

"Ibu pernah diminta bantuan untuk, ini ada di chat komunikasi WA (WhatsApp) ibu, ibu pernah diminta bantuan untuk mengirimkan laptop sama iPhone dari Amerika Serikat?" tanya jaksa dalam persidangan Jumat (5/6).

Tuti pun membenarkan komunikasi antara dirinya dengan Yohanes. Namun, dia mengklaim enggan memenuhi permintaan dimaksud.

Tak hanya itu, nama Raffi juga tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Yohanes. Hal ini sempat ditanyakan jaksa dalam persidangan pada Rabu (20/5).

"DI BAP Nomor 108, ini ada titipan kargo di Bali atas nama Raffi Ahmad melalui Nelwan pegawai Blueray Jakarta perwakilan Amerika Serikat. Dia ada nitip laptop sama hp, bagaimana ini saksi?" tanya jaksa.

Yohanes lantas menjelaskan bahwa Nelwan merupakan Kepala Divisi Blueray Cargo di AS. Saat itu, Raffi sedang berlibur.

"Izin saya jelaskan. Jadi, lagi itu dari Ko Nelwan, dia kepala divisi Amerika, dia ada apa si Raffi lagi jalan-jalan ke Amerika, mau titip handphone. Itu iPhone 17 kalau enggak salah baru keluar, buat masukin," jawab Yohanes.

Yohanes pun menyatakan bahwa iPhone 17 tersebut tidak jadi dikirimkan ke Indonesia.


 

Selasa, 09 Juni 2026

Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Tata Ulang Penerima MBG



Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudarti Deyang, beserta dua wakilnya, Trenggono dan Agustina Arumsari, resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Nanik menjelaskan Arumsari akan bertugas mengelola bidang keuangan, sedangkan Trenggono mengurusi titik-titik dapur di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

"Di sini saya ditemani Ibu Arumsari yang sehari-hari akan memelototi saya dalam hal keuangan. Dengan teliti, dengan benar. Saya tidak akan mengambil keputusan apa pun berkait pengeluaran duit bila Bu Sari tidak oke," kata Nanik setelah dilantik, di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

"Di samping saya ada Pak Trenggono, yang dia juga akan melindungi saya, ikut nanti menggarap dapur- dapur di 3T dan juga kawasan-kawasan yang belum teritorial yang belum terbangun," imbuhnya.

BGN di bawah kepemimpinannya akan berfokus pada optimalisasi efisiensi anggaran. Nanik menekankan efisiensi akan diupayakan tanpa mengurangi tujuan pemenuhan gizi bagi anak-anak.

"Langkah kami adalah pertama-tama seperti yang beberapa waktu lalu saya sampaikan, kami concern pada efisiensi anggaran. Agar bisa tidak membebani anggaran negara pada saat ini, tetapi dengan tidak mengubah target dari yang kita berikan gizi," kata dia.

Sejumlah langkah diambil BGN dalam melakukan efisiensi tersebut. Salah satunya moratorium atau penundaan pembukaan dapur baru.

"Efisiensi ini kami lakukan yang pertama melalui moratorium. Moratorium ini bukan titik baru, tetapi juga dapur-dapur baru. Bila per hari ini totalnya berapa, Bu Sari? Jadi per hari ini jumlahnya titik dapur yang operasional berdasarkan virtual account itu 27.877," katanya.

Selain itu, Nanik menekankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) akan difokuskan ulang sesuai sasaran. Menurutnya MBG tidak akan.diberikan kepada siswa-siswa kalangan ekonomi atas.

"Yang kedua, kami refocusing penerima manfaat. Refocusing ini maksudnya adalah apakah perlu, rasanya tidak perlu ya, kalau misalnya sekolah- sekolah kaya. Kan ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus. Jadi kita lebih arahkan nanti benar- benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi," ujarnya .Selanjutnya, BGN akan meningkatkan kualitas dapur-dapur yang sudah ada. Nanik akan menggencarkan sidak ke lapangan untuk memastikan dapur-dapur MBG berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis).

"Yang ketiga, itu kita akan melakukan kontrol atau apa, kualitas ya. Kami juga sudah sampaikan ke Presiden di tahun 2026 ini kita bukan mengejar kuantitas, tapi pada kualitas. Sehingga kami akan mengecek apakah dapur-dapur yang sekarang ada ini sesuai dengan juknis atau tidak. Nanti akan kita grading. Misalnya apakah dapur ini bisa 3.000 (penerima), 2.000 atau 1.000 saja itu nanti akan kita.

grading. Misalnya apakah dapur ini bisa 3.000 (penerima), 2.000 atau 1.000 saja itu nanti akan kita kelompok-kelompokkan," kata dia.

Senin, 08 Juni 2026

13 Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Jaya 2026


 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 8 hingga 21 Juni 2026. Simak 13 pelanggaran yang diiincar.

Operasi ini digelar guna meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan jalan raya. Dikutip dari akun instagram TMCpoldametro, terdapat 13 jenis pelanggaran yang jadi incaran. Rinciannya sebagai berikut:

1. Pengendara kendaraan bermotor menggunakan HP saat berkendara

2. Pengendara speeda motor berboncengan lebih dari 1 orang

3. Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI

4. Pengendara kendaraan bermotor roda empat tidak menggunakan sabuk pengaman

5. Pengemudi kendaraan bermotor yang melawan arus

6. Pengemudi kendaraan bermotor yang melebihi batas kecepatan

7. Kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi TNKB

8. Pengendara kendaraan bermotor yang melanggar marka atau rambu lalu lintas

9. Pengemudi kendaraan bermotor yang menerobos lampu merah

10. Kendaraan yang menerobos jalur busway

11. Kendaraan parkir tidak pada tempatnya

12.Harga turun, kualitas hidup naik

13. Kendaraan tidak sesuai spesifikasi kelengkapan berkendara.

Ada Tilang Manual di Operasi Patuh, Ketemu Petugas Pungli Rekam dan Lapor!

Penegak hukum di Operasi Patuh 2026 masih akan mengoptimalkan tilang berbasis ETLE. Namun demikian, porsi tilang manual juga akan ditingkatkan, yakni mencapai 30 persen. Sementara penindakan berbasis ETLE 60 persen dan 10 persen sisanya teguran simpatik.


Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkap, penegakkan hukum non-ETLE itu difokuskan pada pelanggaran yang belum bisa terdeteksi perangkat ETLE.

Penegakan hukum Non-ETLE juga bertujuan mengakomodasi wilayah yang belum memiliki perangkat ETLE atau daerah yang masih terbatas cakupan pengawasannya, sehingga pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tetap dapat berjalan secara menyeluruh di seluruh Indonesia," jelas Agus dilansir laman Korlantas Polri.

Pengendara yang kedapatan melanggar lalu lintas akan ditilang di tempat. Bila pada saat pelaksanaan Operasi Patuh ditemui petugas yang melakukan pungli, maka warga bisa merekam dan melapor.

"Saat ini eranya era digitalisasi, masyarakat boleh merekam boleh memvideokan kalau ada perilaku- perilaku petugas yang menyimpang salah satu diantaranya bermain-main dengan tilang. Saya sudah perintahkan kepada anggota seluruhnya jangan sampai ada yang main-main atau melakukan penyimpangan dengan tilang," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin

Sabtu, 06 Juni 2026

Purbaya Buka Suara Jawab Rumor Mundur dari Menkeu

Purbaya buka suara menjawab rumor yang menyebut dirinya mundur dari jabatan menkeu di Kabinet Merah Putih.

 Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menjawab rumor yang menyebut dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih.

Rumor pengunduran diri Purbaya ramai beredar di kalangan wartawan. Namun, ia membantah kabar mundur tersebut.

"Tidak," kata Purbaya melalui pesan singkat WhatsApp kepada CNNIndonesia.com, Kamis (4/6).

Pada kesempatan sama Purbaya juga membantah soal rumor akan digeser menjadi gubernur Bank Indonesia (BI) di tengah pelemahan rupiah yang menembus level Rp18 ribu per dolar AS.

"Tidak benar," balasnya singkat.

Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya sebagai menkeu menggantikan Sri Mulyani pada September 2025 lalu. Artinya, baru 10 bulan ia menjabat menkeu.

 Pengakatan Purbaya berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 86 Tahun 2025 yang dibacakan di Istana Negara, Senin (8/9/2025).

Di awal penunjukan, banyak yang sangsi dan meragukan sosok Purbaya mumpuni menggantikan Sri Mulyani yang notabene pernah menjabat menkeu era tiga presiden.

Namun, Purbaya berhasil membalik opini publik dalam waktu singkat, bahkan termasuk menjadi menteri yang paling populer di kabinet. Gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos, lucu cenderung tengil dan agak 'koboi' ternyata mudah diterima masyarakat.

Purbaya pernah bercerita gaya koboi yang dimilikinya merupakan perintah Presiden Prabowo. Menurutnya, ia justru versi halus dari sang Kepala Negara.

Semua pekerjaan saya, walaupun saya kelihatannya koboi, itu disuruh oleh Presiden (Prabowo). Itu pandangan presiden," ungkap Purbaya dalam economic Hari Keuangan Nasional di Studio CNN, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025).

Sang Bendahara Negara menegaskan tidak ada yang akan diubah dalam gaya komunikasi koboinya walau ia menyadari ada sejumlah orang yang tidak terima dengan caranya berkomunikasi.

"Saya baru tahu bahwa sebagian orang enggak bisa terima, tapi biar saja. For the sake of the country, I don't care! Tapi karena ini perintah.

Sang Bendahara Negara menegaskan tidak ada yang akan diubah dalam gaya komunikasi koboinya walau ia menyadari ada sejumlah orang yang tidak terima dengan caranya berkomunikasi.

"Saya baru tahu bahwa sebagian orang enggak bisa terima, tapi biar saja. For the sake of the country, I don't care! Tapi karena ini perintah (Presiden Prabowo), kalau diperintah berubah, saya berubah. Ini hanya perpanjangan tangan dari bapak presiden lah, dengan versi yang lebih halus," tuturnya.

Jumat, 05 Juni 2026

Kode 'Malaikat' di Kasus Silmy Karim: Aliran Duit untuk Pejabat Tinggi



KPK membongkar peran Wamen Imipas Silmy Karim dan sejumlah pegawai Kementerian Imipas dalam dugaan perkara pemerasan pengurusan izin tinggal sementara WNA. Terungkap, ada kode-kode tertentu, dari 'malaikat' hingga 'vokalis', untuk pembagian uang hasil pemerasan mengurus izin tinggal WNA.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto saat jumpa pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026). Total ada delapan tersangka yang sudah ditetapkan oleh KPK.

Berikut ini daftarnya:

1. Wamen Imipas 2025-2026 dan Dirjen Imipas 2023-2024 Silmy Karim (SK)

2. Plt Dirjen Imigrasi 2024-2025 Saffar Muhammad Godam (SMG)

3. Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Ditjen Imigrasi Jaya Saputra (JS)

4. Kasubdit Alih Status Izin Tinggal di Direktorat Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Ditjen Imigrasi Tessar Bayu Setyaji (TBS)

5. Kasubdit di Direktorat Izin Tinggal, Bagus Bramantyo (BGS)

6. Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Pusat 2024-2025 dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat 2025-2026 Ronald Arman Abdullah (DAA)

7. ⁠Ketua Tim Alih Status ITAS, Juniadi Sri Priambudi (JSP)

8. Staf Subdit Izin Tinggal, Gusti Benardiansyah (GST).

JS kemudian memerintahkan kepada BGS dan TBS, masing-masing keduanya selaku Kasubdit di Direktorat Izin Tinggal, untuk melakukan penarikan 'biaya extra', tambahan, atau pungli, dari para pengurus, baik itu penjamin, sponsor untuk para WNA ini, untuk setiap dokumen permohonan izin tinggal sementara yang dilakukan, baik itu kanim, karena ada beberapa kegiatan, ada perpanjangan, ada alih status, ada update domisili, termasuk juga ada dependent, dependent itu dia untuk membawa anak, istri, keluarga, dll," kata Setyo.

Untuk setiap proses pengurusan izin tinggal sementara itu, ada 'biaya klik' yang dibebankan kepada pihak WNA. Untuk melaksanakan perintah tersebut, Bagus Bramantyo dan Tessar Bayu Setyaji memberikan akses pada Juniadi Sri Priambudi dan Gusti Benardiansyah selaku staf subdit izin tinggal.

"Bahwa kemudian, GST duga memanfaatkan beberapa rekening nomine sebagai 'rekening pengepul' untuk menampung fee dari setiap pengurusan izin tinggal yang bersumber dari penjamin, biro jasa atau sponsor yang mengurus dari WNA," ujar Setyo.

Selama periode 2022-2026, para pihak di Dirjen Imipas menerima uang secara langsung maupun melalui layering atau perantara, sekurang- kurangnya mencapai Rp 145,5 miliar. Uang tersebut, kemudian dibagikan kepada para oknum di Dirjen Imipas setiap pekan pada hari Jumat, salah satunya Silmy Karim yang menerima jatah rutin sebesar Rp 100 juta per minggu.

"Untuk menyamarkan pembagian uang, para pihak, ini yang bertugas membagi, memberikan atau menggunakan kode distribusi khusus, seperti penggunaan istilah 'malaikat' yang dimaksudkan distribusi uang untuk para pejabat tinggi di lingkungan Dirien Imipas, ucapan setyo.Kemudian ditemukan, kode lainnya, ada beberapa pihak kan yang dapat bagian ini. Ini dengan menggunakan istilah pembayaran konser, jadi konser grup band, misalkan vokalis dapat sekian, gitaris dapat sekian, backing vocal dapat sekian, dan koreografer juga tertentu, jadi menentukan untuk membedakan jumlah menggunakan kode-kode tertentu tersebut," tambahnya.

Selanjutnya, uang tersebut digunakan oleh para pihak untuk kepentingan pribadi, pembelian aset, maupun kegiatan usaha, seperti mendirikan perusahaan towing untuk menyamarkan penerimaan uang tersebut. Perusahaan towing untuk kepentingan hobi, seperti motor trail dan offroad.

Di sisi lain, ketika perkara RPTKA di Kemnaker yang ditangani saat itu 2025 oleh mencuat, ini para pihak terkait diduga panik dan segera menarik beberapa uang, jadi beberapa dari rekening itu ditarik, dikeluarkan, mungkin bertahap proses penarikannya karena menggunakan nama-nama nomine orang lain, dll. Uang tersebut kemudian dibelikan sejumlah emas. Bahkan pada saat melakukan pembelian rumah, itu termasuk barang bukti juga yang sudah disita, ini pembayarannya tidak biasa, biasanya transaksional pembelian barang tidak bergerak itu menggunakan rupiah, transaksinya di bank, transfer, dll, tapi ini menggunakan kepingan emas," imbuhnya.

Silmy dkk dijerat dengan pasal pemerasan dan gratifikasi, kini sudah ditahan oleh KPK. Penyidik juga turut menyita sejumlah barang bukti dalam perkara ini, termasuk uang tunai dalam bentuk valas, yakni dolar Amerika dan dolar Singapura. Selain itu, ada logam mulia serta sejumlah kendaraan.